• Latest
  • Trending
  • All
Partai Buruh di Indonesia Rendahnya Kesadaran Kelas dan Pengaruh Oligarki

Partai Buruh di Indonesia Rendahnya Kesadaran Kelas dan Pengaruh Oligarki

June 30, 2026
Truk Tabrak JPO Tendean, Kemacetan Mengular Hingga Kuningan dan Warung Buncit

JPO Tendean Hampir Roboh, Truk Crane Masih Terjepit

July 14, 2026
Titik Kemacetan Akibat Truk Angkut Alat Berat Tabrak JPO Tendean

Titik Kemacetan Akibat Truk Angkut Alat Berat Tabrak JPO Tendean

July 14, 2026
Kejagung Selidiki Informasi Bunker dan Brankas Milik Febrie Adriansyah

Kejagung Selidiki Informasi Bunker dan Brankas Milik Febrie Adriansyah

July 14, 2026
Truk Tabrak JPO Tendean, Kemacetan Mengular Hingga Kuningan dan Warung Buncit

Sopir Truk Penabrak JPO di Tendean Jakarta Selatan Diperiksa Polisi

July 14, 2026
Truk Tabrak JPO Tendean, Kemacetan Mengular Hingga Kuningan dan Warung Buncit

Truk Tabrak JPO Tendean, Kemacetan Mengular Hingga Kuningan dan Warung Buncit

July 14, 2026
IHSG Menguat, Simak Rekomendasi Saham Menarik Hari Ini

IHSG Menguat, Simak Rekomendasi Saham Menarik Hari Ini

July 14, 2026
FOTO: Janji Relokasi Cawang Sejak Era Soeharto Akhirnya Terwujud

FOTO: Janji Relokasi Cawang Sejak Era Soeharto Akhirnya Terwujud

July 13, 2026
Kepemimpinan Berintegritas Ditekankan Seskab Teddy kepada Taruna Akmil

Kepemimpinan Berintegritas Ditekankan Seskab Teddy kepada Taruna Akmil

July 13, 2026
Peneror Bom Sekolah di Jagakarsa Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

Peneror Bom Sekolah di Jagakarsa Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

July 13, 2026
24 Tewas di Sungai Uwe Wamena Papua Akibat Jembatan Gantung Putus

Ojol Tewas Ditusuk saat Istirahat, Motor dan HP Menghilang

July 13, 2026
S&P Prediksi Nilai Tukar Rupiah Menjadi Rp 17.700 per Dolar AS

S&P Prediksi Nilai Tukar Rupiah Menjadi Rp 17.700 per Dolar AS

July 13, 2026
Satu Pasien Tewas Saat Gempa M5,4 Guncang Buol Sulteng

Satu Pasien Tewas Saat Gempa M5,4 Guncang Buol Sulteng

July 13, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Tuesday, July 14, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Edukasi

Partai Buruh di Indonesia Rendahnya Kesadaran Kelas dan Pengaruh Oligarki

by Hendri
June 30, 2026
in Edukasi
0
Partai Buruh di Indonesia Rendahnya Kesadaran Kelas dan Pengaruh Oligarki
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sekretaris Jenderal Partai Buruh, Ferri Nuzarli, beserta 1,3 juta anggota dan pengurus Organisasi Rakyat Indonesia (ORI) memutuskan untuk mundur dari partai. Ferri mengklaim keputusan ini diambil karena adanya perbedaan pandangan mengenai arah perjuangan partai yang saat ini sedang bertransformasi.

Keputusan ini diambil hanya beberapa waktu setelah Said Iqbal, Presiden Partai Buruh, dilantik menjadi Penasihat Khusus Presiden dalam bidang Ketenagakerjaan. Situasi ini menimbulkan berbagai reaksi dan semakin memicu perdebatan terkait masa depan Partai Buruh di kancah politik nasional.

Said Iqbal sendiri menunjukkan sikap tenang terkait pengunduran ini. Ia berpendapat bahwa berpindahnya kader dalam partai politik merupakan hal yang wajar dan bukan sesuatu yang perlu dibesar-besarkan.

Mundurnya Ferri Nuzarli dan Implikasinya bagi Partai Buruh

Mundurnya Ferri dari Partai Buruh menambah sorotan terhadap partai tersebut, yang sudah berjuang untuk mendapatkan posisi lebih dalam pengorganisasian suara. Partai Buruh pada Pemilu 2024 lalu gagal mencapai ambang batas parlemen, hanya meraih 972.910 suara atau 0,64 persen dari total suara.

Selain itu, informasi dari sumber resmi menyebutkan bahwa Partai Buruh dibangun kembali oleh para pendiri yang anggotanya berasal dari berbagai konfederasi serikat pekerja serta organisasi sosial lainnya. Namun, performa mereka dalam pemilihan umum menunjukkan masih banyak tantangan yang harus dihadapi.

Di masa lalu, Partai Buruh juga memiliki catatan prestasi yang belum begitu cemerlang. Pada Pemilu Legislatif 2004, Partai Buruh Sosial Demokrat yang dipimpin Muchtar Pakpahan juga mengalami kegagalan yang serupa, tidak dapat lolos ke parlemen.

Faktor Penyebab Kegagalan Partai Buruh dalam Pemilu

Co-Founder Center for Indonesian Governance and Development Policy (CIGDEP), Cusdiawan, menilai bahwa kegagalan Partai Buruh tidak terlepas dari struktur ekonomi politik dan warisan sejarah Orde Baru. Menurutnya, buruh mengalami depolitisasi dan lebih menjadi subordinat dalam konstruk pembangunan ekonomi yang ditetapkan negara.

Cusdiawan berpendapat bahwa basis sosial buruh seharusnya kuat, namun mereka tidak mampu berkompetisi secara politik di tingkat yang lebih tinggi. Hal ini menciptakan kesenjangan antara kekuatan sosial dan kekuatan politik yang seharusnya bisa diaterjemahkan ke dalam pilihan politik yang lebih baik.

Selanjutnya, ia menambahkan bahwa depolitisasi ini telah memisahkan buruh dari tradisi politik kelas. Akibatnya, mereka terfragmentasi ke dalam berbagai identitas, membuat suara mereka kalah oleh kepentingan elite yang lebih dominan.

Analisis tentang Fragmentasi di dalam Partai Buruh

Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis, Agung Baskoro, juga memberikan analisis mengenai fragmentasi di dalam Partai Buruh. Ia menyebutkan bahwa partai yang baik harus mampu menggabungkan berbagai faksi untuk membangun struktur yang kuat. Sayangnya, dalam hal ini Partai Buruh masih kurang mampu melakukan hal tersebut.

Agung menjelaskan bahwa mayoritas partai politik di Indonesia sering bermain di ranah identitas, suku, dan agama, yang memberikan mereka ceruk suara yang lebih besar. Sementara itu, Partai Buruh lebih terkait dengan kelompok profesi, membatasi ruang lingkup dukungan mereka.

Kurangnya figur kharismatik di Partai Buruh juga menjadi salah satu kendala. Dalam dunia politik yang semakin kompetitif, tokoh yang bisa menarik suara dari masyarakat sangat penting, dan saat ini tampaknya Partai Buruh belum memiliki sosok yang seperti itu.

Secara keseluruhan, meskipun ada banyak tantangan yang dihadapi, Partai Buruh masih memiliki potensi jika mampu mengorganisir kekuatan sosial ke dalam politik yang lebih terstruktur. Dengan memperhatikan analisis ini, dapat diharapkan pembenahan-pembenahan yang diperlukan untuk masa depan yang lebih baik bagi buruh di Indonesia.

Tags: BuruhdanIndonesiaKelasKesadaranOligarkiPartaiPengaruhRendahnya
Share196Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Urgensi Pengesahan RUU KKS Menurut Akademisi dan DPR

Urgensi Pengesahan RUU KKS Menurut Akademisi dan DPR

May 12, 2026
KY Selidiki Dugaan Pelanggaran Etik pada Sidang Kasus Andrie Yunus

KY Selidiki Dugaan Pelanggaran Etik pada Sidang Kasus Andrie Yunus

May 13, 2026
Raperda Pelindungan Perempuan DKI dari Hulu ke Hilir Sedang Dibahas

Raperda Pelindungan Perempuan DKI dari Hulu ke Hilir Sedang Dibahas

May 21, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Truk Tabrak JPO Tendean, Kemacetan Mengular Hingga Kuningan dan Warung Buncit

JPO Tendean Hampir Roboh, Truk Crane Masih Terjepit

July 14, 2026
Titik Kemacetan Akibat Truk Angkut Alat Berat Tabrak JPO Tendean

Titik Kemacetan Akibat Truk Angkut Alat Berat Tabrak JPO Tendean

July 14, 2026
Kejagung Selidiki Informasi Bunker dan Brankas Milik Febrie Adriansyah

Kejagung Selidiki Informasi Bunker dan Brankas Milik Febrie Adriansyah

July 14, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In