• Latest
  • Trending
  • All
Indikator Likuiditas dalam KSSK yang Sulit Dipahami

Indikator Likuiditas dalam KSSK yang Sulit Dipahami

June 26, 2026
Kepala YTR Korban Infeksi Serius, Terdapat Belatung di Tubuhnya

Kepala YTR Korban Infeksi Serius, Terdapat Belatung di Tubuhnya

June 26, 2026
Ketua TP PKK Dorong Pelajar Siapkan Diri untuk Generasi Emas 2045

Ketua TP PKK Dorong Pelajar Siapkan Diri untuk Generasi Emas 2045

June 26, 2026
Aksi Masyarakat Sipil Surabaya Berlangsung Malam, Aparat Membubarkan

Aksi Masyarakat Sipil Surabaya Berlangsung Malam, Aparat Membubarkan

June 26, 2026
Kolaborasi Jadi Kunci Pembangunan Jakarta Berkelanjutan Menurut Rano

Kolaborasi Jadi Kunci Pembangunan Jakarta Berkelanjutan Menurut Rano

June 26, 2026
Prabowo Heran Indonesia Masih Belum Memiliki Kendaraan Buatan Sendiri

Prabowo Heran Indonesia Masih Belum Memiliki Kendaraan Buatan Sendiri

June 26, 2026
Jokowi Blusukan Keliling Indonesia Hari Ini di Lampung

Jokowi Blusukan Keliling Indonesia Hari Ini di Lampung

June 26, 2026
Imigrasi Bali Terima Suap Hingga Rp 2,5 Juta untuk Izin Tinggal WNA

Imigrasi Bali Terima Suap Hingga Rp 2,5 Juta untuk Izin Tinggal WNA

June 26, 2026
Ratusan Calon Mahasiswa Baru di Jateng Mundur, Apa Penyebabnya?

Ratusan Calon Mahasiswa Baru di Jateng Mundur, Apa Penyebabnya?

June 26, 2026
KSP Dudung Kunjungi YTR dan Sampaikan Pesan dari Prabowo

KSP Dudung Kunjungi YTR dan Sampaikan Pesan dari Prabowo

June 26, 2026
Kunjungi Lampung, Jokowi Kenakan Kemeja dan Topi Logo PSI

Kunjungi Lampung, Jokowi Kenakan Kemeja dan Topi Logo PSI

June 26, 2026
Anak Buah Purbaya Pastikan Meski Rupiah Melemah APBN Tetap Aman

Anak Buah Purbaya Pastikan Meski Rupiah Melemah APBN Tetap Aman

June 26, 2026
Eks Ketua dan Wakil Ketua PN Depok Segera Disidang Setelah Berkas Dilimpahkan

Eks Ketua dan Wakil Ketua PN Depok Segera Disidang Setelah Berkas Dilimpahkan

June 25, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Friday, June 26, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Indikator Likuiditas dalam KSSK yang Sulit Dipahami

by Hendri
June 26, 2026
in Lifestyle
0
Indikator Likuiditas dalam KSSK yang Sulit Dipahami
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa indikator kecukupan likuiditas yang saat ini diterapkan dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan dianggap tidak mencerminkan kondisi nyata. Ia menyoroti bahwa ukuran seperti Loan to Deposit Ratio (LDR) dan Alat Likuid terhadap Non-Core Deposit (AL/NCD) tidak memberikan gambaran yang akurat tentang likuiditas di sektor perbankan.

Purbaya menjelaskan bahwa data yang ditunjukkan oleh indikator tersebut sering kali tidak relevan. Meskipun angka yang muncul terkesan baik, kenyataannya bisa berbeda; banyak bank mengalami kesulitan, dan ini menciptakan kesan yang tidak tepat mengenai situasi di lapangan.

Oleh karena itu, Purbaya menekankan pentingnya menggunakan indikator base money atau M0 sebagai pengukuran yang lebih jelas. Menurutnya, data uang primer ini lebih mampu mencerminkan kebijakan moneter dan kondisi likuiditas perbankan yang sesungguhnya.

“Kita perlu kembali ke teori sederhana dalam ekonomi moneter dengan memperhatikan base money. Itu adalah hal utama yang harus dilihat untuk memahami pengaruh kebijakan bank sentral terhadap perekonomian,” imbuh Purbaya.

Ia juga mencatat bahwa pendapat dari jajaran direksi perbankan sangat penting. Purbaya mengamati apakah bank-bank tersebut berada dalam kondisi tenang atau gaduh, yang menjadi tanda vital bagi kestabilan likuiditas.

Pentingnya Indikator yang Relevan dalam Ekonomi

Purbaya mengakui bahwa pemilihan indikator yang relevan sangat krusial bagi kebijakan keuangan. Ia merasa bahwa jika indikator yang digunakan tidak mencerminkan kenyataan, maka upaya untuk menjaga stabilitas ekonomi akan sia-sia. Tanpa data yang akurat, penilaian terhadap kondisi bank menjadi sangat sulit.

“Kita harus memahami bagaimana pengaruh likuiditas terhadap penyaluran kredit. Jika situasi tidak diatasi dengan baik, bisa berdampak pada pertumbuhan kredit yang turun drastis,” tegasnya.

Ia juga menyoroti bahwa pernyataan-pernyataan dari pihak bank tentang pertumbuhan kredit yang positif perlu ditanggapi dengan hati-hati. Sangat mungkin bahwa angka-angka tersebut tidak mencerminkan kenyataan di lapangan.

Melalui evaluasi lebih mendalam terhadap indikator yang ada, Purbaya berharap dapat menciptakan kebijakan yang lebih efektif. Penggunaan base money sebagai indikator esensial bisa membantu pemerintah untuk lebih responsif terhadap perubahan situasi dalam dunia perbankan.

Dengan cara ini, harapannya adalah meningkatkan kondisi likuiditas secara keseluruhan. Kementerian Keuangan berkomitmen untuk mengatasi masalah yang ada dan menciptakan situasi yang lebih stabil bagi sektor perbankan.

Peran Kementerian Keuangan dalam Stabilitas Perbankan

Dalam pandangannya, Kementerian Keuangan juga perlu berperan aktif dalam menyalurkan likuiditas. Purbaya mengumumkan bahwa pemerintah telah memutuskan untuk mengalokasikan dana pemerintah yang tidak terpakai di Bank Indonesia hingga menjelang akhir tahun.

Jumlah yang dialokasikan adalah sekitar Rp 400 triliun, yang ditujukan untuk Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Dengan langkah ini, Purbaya berharap kondisi likuiditas di perbankan dapat cepat membaik.

“Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa perekonomian tetap tumbuh, terutama pada sektor perbankan. Dengan menyuntikkan likuiditas ini, diharapkan pertumbuhan ekonomi bisa dijaga di atas angka 5,5%,” terang Purbaya.

Namun, dia juga menekankan pentingnya pengelolaan cash flow yang baik. Dengan pengelolaan yang tepat, likuiditas yang disuplai dapat segera kembali ke sistem, sehingga tidak menganggu stabilitas ekonomi secara keseluruhan.

Dengan adanya alokasi dana ini, Kementerian Keuangan menunjukkan bahwa kebijakan yang diambil memiliki dampak signifikan terhadap perekonomian. Ini menjadi sinyal bagi dunia perbankan bahwa pemerintah siap mengambil langkah untuk mendukung pemulihan ekonomi.

Menjaga Stabilitas Ekonomi pada Masa Krisis

Purbaya mencatat bahwa tantangan yang dihadapi oleh sektor perbankan jauh dari sederhana. Banyak bank yang berjuang untuk mempertahankan likuiditas di tengah ketidakpastian ekonomi global. Oleh karena itu, pendekatan yang lebih pragmatis dalam pemantauan kondisi likuiditas sangat diperlukan.

Melalui komunikasi yang intensif dengan para pemimpin bank, Purbaya berusaha untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi. Ia tidak hanya mengandalkan angka yang ada, tetapi lebih kepada situasi nyata yang dialami oleh setiap bank.

Ini mencakup mendengar keluhan dan isu-isu yang dihadapi oleh perbankan. Dengan pemahaman yang lebih mendalam, pemerintah bisa mengambil tindakan yang lebih tepat terhadap masalah yang ada.

Inisiatif untuk menyuntikkan likuiditas pun dianggap sebagai langkah yang perlu untuk mencegah dampak negatif lebih lanjut. Purbaya yakin bahwa kebijakan ini akan membantu membangun kembali kepercayaan dalam sektor perbankan.

Dengan demikian, harapan untuk mencapai pertumbuhan yang stabil dan berkelanjutan dalam ekonomi nasional pun semakin terjangkau. Penanganan yang cepat dan tepat terhadap isu-isu likuiditas menjadi kunci dalam menciptakan reformasi yang diperlukan untuk perubahan yang lebih baik.

Tags: DalamDipahamiIndikatorKSSKLikuiditasSulityang
Share196Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Urgensi Pengesahan RUU KKS Menurut Akademisi dan DPR

Urgensi Pengesahan RUU KKS Menurut Akademisi dan DPR

May 12, 2026
KY Selidiki Dugaan Pelanggaran Etik pada Sidang Kasus Andrie Yunus

KY Selidiki Dugaan Pelanggaran Etik pada Sidang Kasus Andrie Yunus

May 13, 2026
UGM Berusaha Memanfaatkan Rumah Pahlawan Nasional Sardjito yang Akan Dijual

UGM Berusaha Memanfaatkan Rumah Pahlawan Nasional Sardjito yang Akan Dijual

May 20, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Kepala YTR Korban Infeksi Serius, Terdapat Belatung di Tubuhnya

Kepala YTR Korban Infeksi Serius, Terdapat Belatung di Tubuhnya

June 26, 2026
Ketua TP PKK Dorong Pelajar Siapkan Diri untuk Generasi Emas 2045

Ketua TP PKK Dorong Pelajar Siapkan Diri untuk Generasi Emas 2045

June 26, 2026
Aksi Masyarakat Sipil Surabaya Berlangsung Malam, Aparat Membubarkan

Aksi Masyarakat Sipil Surabaya Berlangsung Malam, Aparat Membubarkan

June 26, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In