• Latest
  • Trending
  • All
Prabowo Heran Indonesia Masih Belum Memiliki Kendaraan Buatan Sendiri

Prabowo Heran Indonesia Masih Belum Memiliki Kendaraan Buatan Sendiri

June 26, 2026
Motif Orang Tua Teror Bom Sekolah di Jaksel karena Tersinggung soal Seragam

Motif Orang Tua Teror Bom Sekolah di Jaksel karena Tersinggung soal Seragam

July 15, 2026
TNI-Polri Harus Lulus Sertifikasi HAM untuk Kenaikan Jabatan

TNI-Polri Harus Lulus Sertifikasi HAM untuk Kenaikan Jabatan

July 15, 2026
Titiek Soeharto Pertanyakan Permenhut Ditandatangani Saat Raja Juli ke Luar Negeri

Titiek Soeharto Pertanyakan Permenhut Ditandatangani Saat Raja Juli ke Luar Negeri

July 15, 2026
KPK Panggil Bobby Rizaldi Pekan Ini untuk Dapatkan Keterangan Penyidik

KPK Panggil Bobby Rizaldi Pekan Ini untuk Dapatkan Keterangan Penyidik

July 15, 2026
Terapis Spa Gasak ATM Pelanggan Rp1,2 M Dihukum 2,5 Tahun Penjara

Terapis Spa Gasak ATM Pelanggan Rp1,2 M Dihukum 2,5 Tahun Penjara

July 15, 2026
Pendaftaran Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral oleh OJK Dibuka

Pendaftaran Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral oleh OJK Dibuka

July 15, 2026
Tiga Anggota DPRD Timor Tengah Utara Menolak Tuduhan Intimidasi Terhadap Dokter Icha

Tiga Anggota DPRD Timor Tengah Utara Menolak Tuduhan Intimidasi Terhadap Dokter Icha

July 15, 2026
Fakta Baru RD Berubah Niat Bunuh Diri Menjadi Menghabisi Nyawa Ojol

Fakta Baru RD Berubah Niat Bunuh Diri Menjadi Menghabisi Nyawa Ojol

July 15, 2026
Transaksi Judi Online oleh Pegawai Pemprov Jabar Mencapai Rp14 Miliar

Transaksi Judi Online oleh Pegawai Pemprov Jabar Mencapai Rp14 Miliar

July 15, 2026
Penyitaan Cukai Palsu Tidak Mempengaruhi Kasus di Bea Cukai

Ketua KPK Anggap Ambil Alih Kasus Eks Jampidsus Febrie Terlalu Dini

July 15, 2026
KPK Akan Selidiki Dugaan Penyaluran Uang DJKA Rp100 Juta ke Miftah Maulana

KPK Selidiki Peran Anggota V BPK Bobby Rizaldi dalam Kasus Muara Enim

July 15, 2026
Rekomendasi 5 Saham dengan Potensi Untung Hari Ini

Rekomendasi 5 Saham dengan Potensi Untung Hari Ini

July 15, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Thursday, July 16, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Edukasi

Prabowo Heran Indonesia Masih Belum Memiliki Kendaraan Buatan Sendiri

by Hendri
June 26, 2026
in Edukasi
0
Prabowo Heran Indonesia Masih Belum Memiliki Kendaraan Buatan Sendiri
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini mengungkapkan keprihatinannya terkait kurangnya manufaktur otomotif di Indonesia. Meskipun negara ini telah merdeka selama hampir 81 tahun, masih belum ada pabrik mobil atau sepeda motor nasional yang beroperasi. Ia berpendapat bahwa situasi ini menunjukkan adanya ketergantungan yang tinggi terhadap produk luar negeri, terutama dalam industri otomotif.

Sebanyak 10 juta sepeda motor dibeli setiap tahun di Indonesia, namun keberadaan pabrik lokal masih sangat minim. Ini membuat Prabowo mempertanyakan keinginan masyarakat dan pemerintah untuk menciptakan industri otomotif yang mandiri.

“Kenapa kita tidak punya pabrik sendiri, padahal kita membeli mobil dan sepeda motor dalam jumlah yang sangat besar?” ujarnya dalam acara Sarasehan Kebangsaan yang diadakan di Jakarta.

Pertanyaan Kemandirian Industri Nasional

Prabowo mengungkapkan kegelisahan mengenai kemandirian industri nasional, terutama di sektor otomotif. Ia mengajak para akademisi dan pakar untuk merenungkan alasan di balik ketidakmampuan Indonesia memproduksi kendaraan sendiri. Diskusi dengan berbagai pemangku kepentingan mencakup banyak sektor, dari pangan hingga industri manufaktur.

Dalam beberapa kesempatan, Prabowo mengajukan pertanyaan mengenai ketergantungan Indonesia terhadap produk impor, termasuk dalam kasus benih gandum dan kelapa sawit. Pertanyaan ini mencerminkan kekhawatiran yang lebih luas tentang posisi Indonesia di peta industri global.

Wawancara dengan para profesor dari Institut Pertanian Bogor turut memberikan gambaran menyeluruh tentang tantangan yang dihadapi Indonesia dalam meraih kemandirian industri, khususnya dalam konteks produktivitas dan inovasi.

Pencapaian Kendaraan Nasional

Di tengah tantangan tersebut, Prabowo merasa ada kemajuan yang perlu diapresiasi, terutama dalam industri otomotif. Dirinya merasa bangga dengan kendaraan kepresidenan yang diproduksi oleh Pindad, yaitu Maung MV3 Garuda Limousine. Ini merupakan langkah simbolis menuju kemandirian industri nasional.

Meskipun Maung MV3 belum sepenuhnya memiliki komponen lokal, Prabowo meyakini bahwa kandungan lokal sekitar 65-70 persen sudah cukup untuk mengklaim sebagai produk buatan Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa ada harapan dan potensi yang bisa digali lebih dalam.

“Saya bisa menggunakan mobil buatan Indonesia, dan itu membuat saya merasa bangga,” katanya, menggarisbawahi komitmennya untuk mendukung produk dalam negeri selama menjabat sebagai presiden.

Tantangan dan Solusi untuk Pengembangan Industri

Namun, Prabowo juga tidak menampik bahwa produk nasional dalam tahap pengembangan masih memiliki banyak kekurangan. Pengalaman menggunakan mobil kepresidenan yang sempat bocor saat hujan merupakan salah satu contoh dari berbagai tantangan yang harus dihadapi. Ia menekankan pentingnya memperbaiki kekurangan tersebut untuk memperkuat industri dalam negeri.

“Risikonya adalah saya harus menggunakan mobil buatan Indonesia selama menjabat. Walaupun ada kekurangan, ini adalah bagian dari proses pengembangan,” tambahnya. Ini menunjukkan bahwa keberanian untuk berinvestasi dalam industri lokal adalah jalan yang harus ditempuh, meski ada rintangan di sepanjang jalan.

Pentingnya dukungan dan perbaikan dari berbagai pihak, termasuk para ahli dan produsen, menjadi kunci untuk membangun industri otomotif yang kuat di Indonesia. Prabowo optimis bahwa dengan kerja sama, produk dalam negeri bisa bersaing di kancah internasional.

Visi untuk Masa Depan Industri Indonesia

Prabowo menyangkal kekhawatiran tentang ketidakmampuan Indonesia untuk memproduksi kendaraan secara mandiri. Ia percaya bahwa hal ini hanya masalah waktu dan keputusan. Dengan visi yang jelas, industri otomotif Indonesia bisa berkembang menjadi lebih mandiri dan berdaya saing tinggi.

Keberanian untuk memulai adalah kunci dalam menciptakan langkah-langkah nyata menuju kemandirian industri. “Kita harus berani memulai, meskipun saat ini belum sempurna,” ujarnya. Dengan pemikiran ini, ia berharap bisa menginspirasi generasi mendatang untuk lebih fokus pada pengembangan industri dalam negeri.

Visi Prabowo mencakup bukan hanya industri otomotif, tetapi juga berbagai sektor lain yang memerlukan kemandirian. Perubahan dan inovasi dalam industri harus disertai dengan pendidikan dan pelatihan yang memadai bagi generasi muda agar mereka siap menghadapi tantangan besok.

Tags: BelumBuatanHeranIndonesiaKendaraanMasihMemilikiPrabowoSendiri
Share196Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Raperda Pelindungan Perempuan DKI dari Hulu ke Hilir Sedang Dibahas

Raperda Pelindungan Perempuan DKI dari Hulu ke Hilir Sedang Dibahas

May 21, 2026
Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

May 16, 2026
Urgensi Pengesahan RUU KKS Menurut Akademisi dan DPR

Urgensi Pengesahan RUU KKS Menurut Akademisi dan DPR

May 12, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Motif Orang Tua Teror Bom Sekolah di Jaksel karena Tersinggung soal Seragam

Motif Orang Tua Teror Bom Sekolah di Jaksel karena Tersinggung soal Seragam

July 15, 2026
TNI-Polri Harus Lulus Sertifikasi HAM untuk Kenaikan Jabatan

TNI-Polri Harus Lulus Sertifikasi HAM untuk Kenaikan Jabatan

July 15, 2026
Titiek Soeharto Pertanyakan Permenhut Ditandatangani Saat Raja Juli ke Luar Negeri

Titiek Soeharto Pertanyakan Permenhut Ditandatangani Saat Raja Juli ke Luar Negeri

July 15, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In