• Latest
  • Trending
  • All
Seperti Mengantar Anak ke Jalan yang Salah

Seperti Mengantar Anak ke Jalan yang Salah

August 26, 2026
Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Telah Meninggal Dunia

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Telah Meninggal Dunia

November 5, 2026
Momen Ziarah Megawati mengenang 40 hari wafat Guruh

Momen Ziarah Megawati mengenang 40 hari wafat Guruh

November 5, 2026
Sidang Militer, Sertu Rafy Tembak Pratu F di Palembang Jarak Dekat

Sidang Militer, Sertu Rafy Tembak Pratu F di Palembang Jarak Dekat

November 5, 2026
Kader Gerindra Ditangkap Saat Pesta Narkoba dan 7 Polisi Diperoleh Mutasi

Kader Gerindra Ditangkap Saat Pesta Narkoba dan 7 Polisi Diperoleh Mutasi

November 5, 2026
Satgas PKH Kuasai Seluruh Lahan Terafiliasi Arif Kurniawan

Satgas PKH Kuasai Seluruh Lahan Terafiliasi Arif Kurniawan

November 5, 2026
Fundamental Bisnis Kuat, SeaBank Terus Jaga Pertumbuhan Positif

Fundamental Bisnis Kuat, SeaBank Terus Jaga Pertumbuhan Positif

November 5, 2026
Mengapa Kondisi Negara Kita Menjadi Seperti Ini

Mengapa Kondisi Negara Kita Menjadi Seperti Ini

November 4, 2026
Presiden Prabowo Memberhentikan Jenderal Listyo Sigit dari KSP

Presiden Prabowo Memberhentikan Jenderal Listyo Sigit dari KSP

November 4, 2026
Listyo Dicopot, Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Sebagai Plt KSP

Listyo Dicopot, Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Sebagai Plt KSP

November 4, 2026
Panen Raya Padi di Dua Desa Blora Jadi Lumbung Pangan Jawa Tengah

Panen Raya Padi di Dua Desa Blora Jadi Lumbung Pangan Jawa Tengah

November 4, 2026
Kasus Penyadapan Listyo Dinilai Mahfud Lebih Jahat daripada Sambo dan Teddy

Kasus Penyadapan Listyo Dinilai Mahfud Lebih Jahat daripada Sambo dan Teddy

November 4, 2026
Bank Jual Dolar AS Melebihi Rp18.200

Bank Jual Dolar AS Melebihi Rp18.200

November 4, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Thursday, November 5, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Tekno

Seperti Mengantar Anak ke Jalan yang Salah

by Hendri
August 26, 2026
in Tekno
0
Seperti Mengantar Anak ke Jalan yang Salah
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kasus dugaan kekerasan dan penelantaran anak di sebuah tempat penitipan anak di Yogyakarta menghadirkan sorotan serius terhadap praktik keamanan dan kesejahteraan anak. Imedia Dwi Anjani, seorang ibu yang menjadi saksi dalam sidang, menyatakan penyesalan mendalam setelah menitipkan putranya di daycare tersebut, yang berujung pada tragedi yang lebih mengenaskan.

Sidang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Yogyakarta pada 25 Agustus, di mana kesaksian Imedia menggambarkan pengalaman pahit yang dialaminya. Penyesalan tersebut diungkapkan dengan tegas saat majelis hakim, Sunaryanto, bertanya tentang dampak yang dirasakan Imedia akibat berjalannya peristiwa tersebut.

Imedia tidak hanya bercerita tentang rasa sakitnya akibat situasi yang menimpa putranya, namun juga mengenai harapan yang diciptakan saat memilih daycare tersebut. Dia mengungkapkan betapa awalnya merasa optimis ketika mendengar informasi tentang daycare yang diklaim memiliki fasilitas lengkap dan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus.

Pemilihan Daycare yang Mengandung Harapan Besar

Keputusan Imedia untuk menitipkan putranya, B, di Daycare Little Aresha didasari oleh keyakinan bahwa tempat ini mampu memberikan perawatan yang baik bagi anak-anak, termasuk mereka yang memiliki Autism Spectrum Disorder (ASD). Dia tertarik dengan fasilitas yang dijanjikan, mulai dari ruangan yang bersih hingga dukungan terapi bicara, yang dianggap penting untuk perkembangan anaknya.

Namun, keyakinan tersebut mulai memudar ketika Imedia menyadari bahwa selama menitipkan B, ia tidak menerima informasi yang cukup dari pihak daycare. Hanya dokumentasi aktivitas yang diterima, tanpa ada komunikasi yang jelas mengenai kondisi dan pengalaman harian putranya.

Di sisi lain, dalam dinamika keseharian, Imedia mulai mencium adanya kejanggalan ketika mendapati putranya sering mengalami luka, seperti lebam dan goresan, yang tidak dapat dijelaskan dengan baik oleh pengelola daycare. Ketidakpuasan ini mendorongnya untuk bertanya lebih jauh tentang perawatan yang diterima B di tempat tersebut.

Kejadian Penggerebekan yang Mencengangkan

Situasi semakin mengkhawatirkan ketika pada 24 April, pihak kepolisian melakukan penggerebekan di Daycare Little Aresha. Imedia tidak bisa membayangkan apa yang dilihatnya ketika menyaksikan video putranya yang terikat di engsel pintu dan hanya mengenakan diapers. Kondisi tersebut jelas menunjukkan pelanggaran yang serius terhadap hak anak.

Pengalaman menyaksikan putranya dalam kondisi seperti itu menjadi momen yang sangat mengguncang hati Imedia. Dia mengungkapkan bahwa beberapa anak lain di daycare tersebut juga ditemukan dalam keadaan tidak mengenakan baju, menunjukkan situasi yang tidak pantas dan melanggar norma perawatan anak.

Setelah penggerebekan, perilaku B mulai berubah drastis. Imedia memperhatikan bahwa putranya menjadi lebih agresif dan sulit berinteraksi. Dia merasakan dampak psikologis yang mungkin berasal dari perlakuan yang dialami B selama berada di daycare.

Dampak Psikologis dan Perubahan Perilaku Anak

Imedia mengobservasi bahwa B seringkali melakukan perilaku aneh, seperti mengikat mainannya. Perilaku ini ia nilai sebagai respons terhadap pengalaman traumatis yang dialami B di daycare. Dia merasa sangat tertekan mengetahui bahwa putranya yang memiliki kebutuhan khusus seharusnya mendapatkan perawatan yang lebih baik, bukan justru terikat dalam situasi menyakitkan.

Kemudian, ia mulai mengumpulkan informasi dari orangtua lain yang anaknya juga menempuh pendidikan di daycare yang sama. Hal ini dilakukan untuk mencari tahu apakah ada kesamaan pengalaman yang dapat mendukung keterangan yang ia miliki.

Banyak orangtua lain pun mengakui bahwa anak-anak mereka juga menunjukkan perubahan perilaku yang serupa, termasuk keinginan untuk menyakiti diri atau menolak pakaian. Hal ini jelas menunjukkan adanya masalah serius dalam pengasuhan di daycare tersebut yang tidak boleh diabaikan.

Proses Hukum dan Sidang yang Sedang Berlangsung

Sidang pemeriksaan saksi ini melibatkan sepuluh ibu yang juga mengalami situasi serupa dengan anak-anak mereka. Mereka semua diperiksa untuk beragam berkas perkara yang terkait. Hal ini memperkuat keyakinan bahwa tindakan kekerasan dan penelantaran anak di daycare tersebut adalah masalah sistematis yang perlu ditangani secara serius.

Di antara para terdakwa terdapat Diyah Kusumastuti, ketua yayasan, serta para pengasuh yang diduga terlibat dalam kasus ini. Mereka dihadapkan pada dakwaan yang mencakup penelantaran dan kekerasan terhadap anak, yang pastinya menuai perhatian dari masyarakat.

Sidang dijadwalkan untuk dilanjutkan pada 3 September, di mana pemeriksaan saksi lanjutan akan dilakukan. Proses hukum ini diharapkan dapat membawa keadilan tidak hanya bagi anak-anak yang mengalami kekerasan, tetapi juga bagi orangtua yang merasa kehilangan hak atas perawatan yang semestinya diterima oleh anak-anak mereka.

Tags: AnakJalanMengantarSalahSepertiyang
Share197Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kondisi Terbaru Anggota DPR Gus Hilman Setelah Kecelakaan Maut

Detik-detik Tabrak Lari dan Diamuk Massa di Jakbar

June 23, 2026
Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

May 16, 2026
Oki dan Laksono Tetap Masuk Bursa Direksi BEI Meski Jadi Bos INA

Oki dan Laksono Tetap Masuk Bursa Direksi BEI Meski Jadi Bos INA

May 22, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Telah Meninggal Dunia

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Telah Meninggal Dunia

November 5, 2026
Momen Ziarah Megawati mengenang 40 hari wafat Guruh

Momen Ziarah Megawati mengenang 40 hari wafat Guruh

November 5, 2026
Sidang Militer, Sertu Rafy Tembak Pratu F di Palembang Jarak Dekat

Sidang Militer, Sertu Rafy Tembak Pratu F di Palembang Jarak Dekat

November 5, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In