• Latest
  • Trending
  • All
Eks Kasat Narkoba Dipecat Terkait Kasus Narkoba di Kutai Barat

Eks Kasat Narkoba Dipecat Terkait Kasus Narkoba di Kutai Barat

May 18, 2026
Kasus ISPA Meningkat, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September

Kasus ISPA Meningkat, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September

September 9, 2026
Investor Wajib Baca, S&P Global Berikan Berita Positif Tentang BBRI

Investor Wajib Baca, S&P Global Berikan Berita Positif Tentang BBRI

September 9, 2026
Kubu Febrie Heran Tersangka Diperiksa Menggunakan Rujukan Instansi Lain

Kubu Febrie Heran Tersangka Diperiksa Menggunakan Rujukan Instansi Lain

September 8, 2026
Pramono Ingatkan Warga Hati-hati Terhadap Risiko Kebakaran di Musim El Nino

Pramono Ingatkan Warga Hati-hati Terhadap Risiko Kebakaran di Musim El Nino

September 8, 2026
Percepat Bantuan Bencana NTT, Pemda Diminta Segera Bergerak

Percepat Bantuan Bencana NTT, Pemda Diminta Segera Bergerak

September 8, 2026
Tim Khusus Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Tim Khusus Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

September 8, 2026
Wamendagri Tekankan 26 Pemda Papua Untuk Pencairan Otsus Tahap II

Wamendagri Tekankan 26 Pemda Papua Untuk Pencairan Otsus Tahap II

September 8, 2026
Laba Melonjak 445%, SMGR Ungkap Strategi Bisnis Tahun Ini

Laba Melonjak 445%, SMGR Ungkap Strategi Bisnis Tahun Ini

September 8, 2026
Kantor Loker Bodong di Pasar Minggu Kembalikan Uang Tiga Korban

Kantor Loker Bodong di Pasar Minggu Kembalikan Uang Tiga Korban

September 8, 2026
Febrie Adriansyah Diperiksa Lagi dalam Kasus Asabri

Febrie Adriansyah Diperiksa Lagi dalam Kasus Asabri

September 8, 2026
Gunung Anak Krakatau Terus Meletus

Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali Sejak Dini Hari Sampai Pagi Ini

September 8, 2026
Banjir Rendam 16156 Rumah di Muratara Sumsel, 1 Balita Meninggal Dunia

Hujan Deras Sebabkan Banjir di Tiga Wilayah Sumut, Ribuan Warga Terimbas

September 8, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sunday, September 13, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Edukasi

Eks Kasat Narkoba Dipecat Terkait Kasus Narkoba di Kutai Barat

by Hendri
May 18, 2026
in Edukasi
0
Eks Kasat Narkoba Dipecat Terkait Kasus Narkoba di Kutai Barat
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Mantan Kasat Reserse Narkoba Polres Kutai Barat, AKP Deky Jonathan Sasiang, baru-baru ini resmi dipecat dari jabatannya setelah terlibat dalam kasus narkoba. Keputusan tersebut diambil setelah melalui sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) yang berlangsung di Polda Kalimantan Timur pada tanggal 18 Mei.

Pihak yang berwenang menyatakan bahwa sanksi yang diberikan kepada Deky bukan hanya pemecatan, tetapi juga kewajiban untuk menyampaikan permohonan maaf di hadapan sidang. Selain itu, dia juga menjalani penempatan khusus selama 26 hari mengikuti proses hukum yang ada.

“Beberapa sanksi telah dijatuhkan kepada terperiksa, termasuk permintaan maaf secara langsung. Tindakan berat sepertinya merupakan langkah penting dalam menjaga integritas Polri,” ungkap Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Yulianto.

Setelah pelaksanaan sidang etik, Deky dibawa oleh personel dari Divisi Pengamanan Internal Mabes Polri ke Jakarta untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kejadian ini menandakan keseriusan Polri dalam menegakkan disiplin di dalam institusi mereka.

Yulianto menambahkan bahwa pihak Polda Kaltim berkomitmen untuk menindak tegas setiap pelanggaran yang dilakukan oleh anggotanya. Penegakan disiplin ini adalah bagian dari upaya untuk memastikan bahwa Polri bisa tetap profesional, modern, dan terpercaya.

Sebelumnya, Deky terlibat dalam jaringan narkoba di wilayah Kutai Barat, yang berhubungan dengan seorang bandar narkoba bernama Ishak. Penangkapannya menunjukkan betapa dalamnya jaringan narkoba bisa meresap hingga ke dalam institusi penegak hukum.

Rincian Penangkapan dan Keterlibatan Deky dalam Kasus Narkoba

Dalam pengembangan kasus ini, Deky ditangkap setelah diduga berkolaborasi dengan beberapa individu lain dalam menjalankan aktivitas ilegal. Di sisi lain, polisi juga menangkap beberapa orang lain yang terlibat, termasuk Mery Christine Kiling, yang berperan sebagai bendahara dalam jaringan narkoba tersebut.

Mery ditangkap bersamaan dengan Marselus Vernandus yang bertindak sebagai penghubung antara Deky dan Mery. Tindakan mereka menunjukkan betapa kompleksnya jaringan yang ada dan bagaimana pejabat publik bisa terlibat dalam kegiatan ilegal.

Dari hasil interogasi, terungkap bahwa sekitar Desember 2025, Deky menghubungi Marselus untuk mendapatkan koneksi ke Ishak. Tujuannya adalah untuk menangkap seseorang agar bisa menciptakan laporan positif bagi kepolisian, yang jelas merupakan pelanggaran etik yang serius.

“Deky ingin menangkap seseorang agar bisa dijadikan bahan rilis tahunan,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso. Ini menunjukkan bahwa motivasi di balik tindakan Deky bukan sekadar uang, tetapi juga untuk mempertahankan citra dirinya di media.”

Melalui interogasi juga ditemukan bahwa Mery yang juga merupakan calon istri Ishak telah mengakui keterlibatannya dalam membantu jaringan ini. Sekali lagi, ini menunjukkan bahwa kegiatan ilegal ini telah menginfiltrasi berbagai lapisan masyarakat.

Peran Mery dalam Operasi Bisnis Narkoba

Mery tak hanya bertindak sebagai bendahara tetapi juga terlibat langsung dalam pengemasan paket narkoba. Ia bertanggung jawab atas transaksi keuangan yang berputar di dalam jaringan ini, termasuk mengoperasikan loket jual beli narkoba yang terlihat legal.

Loket yang berfungsi sebagai tempat transaksi sebenarnya merupakan kedok untuk usaha ilegal yang dilakukan oleh Ishak. Mery bahkan mengaku melakukan pengemasan paket sabu dengan harga antara Rp300-500 ribu per paket, yang menunjukkan skala operasi yang cukup besar.

“Loket ini disewa oleh Ishak dengan alasan membuka koperasi simpan pinjam, tetapi digunakan untuk jual beli narkoba tanpa sepengetahuan pemilik loket,” ungkap Eko. Fakta tersebut semakin memperkuat adanya jaringan yang sangat terorganisir dalam bisnis narkoba di wilayah tersebut.

Mery juga membeberkan fakta mengenai aliran dana yang diberikan kepada Deky untuk memastikan keamanan operasi narkoba. Melalui hasil penyelidikan, muncul beberapa transaksi uang tunai yang secara konsisten mengalir ke Deky, untuk menjamin bahwa bisnis tersebut tidak akan terganggu oleh pihak berwenang.

Rincian uang tunai yang diberikan kepada Deky sangat mencolok, mulai dari Rp5 juta untuk pemantauan bisnis hingga Rp50 juta yang diberikan sebagai uang sertijab. Hal ini menunjukkan bahwa korupsi telah meresap jauh ke dalam sistem penegakan hukum, yang seharusnya menjadi pelindung masyarakat.

Dampak dan Tindakan Selanjutnya dari Penegakan Hukum

Keputusan pemecatan Deky juga menunjukkan komitmen institusi Polri dalam menindaklanjuti setiap pelanggaran yang terjadi di kalangan anggotanya. Langkah ini penting untuk menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.

Pihak berwenang berjanji akan terus melakukan penegakan disiplin dan kode etik di seluruh lembaga. Penegakan hukum tidak hanya penting untuk menghukum pelanggar, tetapi juga untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Dalam kasus ini, bagian dari proses hukum akan berlanjut, dengan kemungkinan adanya penuntutan lebih lanjut terhadap Deky dan rekan-rekannya. Hal ini diharapkan dapat memberikan pesan tegas bahwa tindakan kriminal akan mendapat konsekuensi yang serius.

Kasus yang terungkap ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi institusi penegak hukum untuk lebih ketat dalam mengawasi anggota mereka. Masyarakat juga diharapkan menjadi lebih waspada terhadap kemungkinan adanya praktik ilegal di dalam lembaga yang seharusnya melindungi mereka.

Akhir kata, kejadian ini menunjukkan bahwa tantangan dalam penegakan hukum masih sangat besar, dan kerja sama antara semua elemen masyarakat serta institusi penegak hukum sangat dibutuhkan agar bisa mewujudkan cita-cita hukum yang adil dan berintegritas.

Tags: BaratDipecatEksKasatKasusKutaiNarkobaterkait
Share197Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kondisi Terbaru Anggota DPR Gus Hilman Setelah Kecelakaan Maut

Detik-detik Tabrak Lari dan Diamuk Massa di Jakbar

June 23, 2026
Urgensi Pengesahan RUU KKS Menurut Akademisi dan DPR

Urgensi Pengesahan RUU KKS Menurut Akademisi dan DPR

May 12, 2026
Raperda Pelindungan Perempuan DKI dari Hulu ke Hilir Sedang Dibahas

Raperda Pelindungan Perempuan DKI dari Hulu ke Hilir Sedang Dibahas

May 21, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Kasus ISPA Meningkat, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September

Kasus ISPA Meningkat, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September

September 9, 2026
Investor Wajib Baca, S&P Global Berikan Berita Positif Tentang BBRI

Investor Wajib Baca, S&P Global Berikan Berita Positif Tentang BBRI

September 9, 2026
Kubu Febrie Heran Tersangka Diperiksa Menggunakan Rujukan Instansi Lain

Kubu Febrie Heran Tersangka Diperiksa Menggunakan Rujukan Instansi Lain

September 8, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In