• Latest
  • Trending
  • All
Pramono: Udara Jakarta Tak Sehat Bukan Akibat Karhutla

Pramono: Udara Jakarta Tak Sehat Bukan Akibat Karhutla

October 23, 2026
Pengungkapan Kronologis 1 Ton Ketamine di Kapal MT Global 168

Pengungkapan Kronologis 1 Ton Ketamine di Kapal MT Global 168

October 23, 2026
Tersangka Kasus Travel Hanania Dikirim ke Kejaksaan

Tersangka Kasus Travel Hanania Dikirim ke Kejaksaan

October 23, 2026
Mekanisme PJJ Pesantren untuk 3 Pulau Terdampak Karhutla Siap Dilaksanakan

Mekanisme PJJ Pesantren untuk 3 Pulau Terdampak Karhutla Siap Dilaksanakan

October 23, 2026
Dandhy Laksono Tolak Hadir untuk Klarifikasi Laporan Mama Sinta Pesta Babi

Dandhy Laksono Tolak Hadir untuk Klarifikasi Laporan Mama Sinta Pesta Babi

October 23, 2026
Neraca Sehat dan Kinerja Solid, Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

Neraca Sehat dan Kinerja Solid, Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

October 23, 2026
Minim Dukungan, Relawan Karhutla Tanjung Puting Menghadapi Kesulitan

Desakan Terbuka Data Korporasi Pemicu Karhutla oleh Walhi dan Greenpeace

October 23, 2026
Evaluasi KPK Terhadap Alasan Nusron Wahid Mangkir dari Dua Kali Pemeriksaan

Evaluasi KPK Terhadap Alasan Nusron Wahid Mangkir dari Dua Kali Pemeriksaan

October 23, 2026
Perkuat Akses Kesehatan Melalui Revitalisasi RSUD dan Puskesmas

Perkuat Akses Kesehatan Melalui Revitalisasi RSUD dan Puskesmas

October 23, 2026
TNI AL Amankan 2 Kapal yang Menyembunyikan 8 Ribu Kayu Ilegal di Pulau Buru

TNI AL Amankan 2 Kapal yang Menyembunyikan 8 Ribu Kayu Ilegal di Pulau Buru

October 23, 2026
Geledah BPK Jateng KPK Sita Uang Ratusan Juta Terkait Kasus Klaten

Geledah BPK Jateng KPK Sita Uang Ratusan Juta Terkait Kasus Klaten

October 23, 2026
Antam Dapat Tambang Emas Baru di Papua

Antam Dapat Tambang Emas Baru di Papua

October 23, 2026
Toko Emas di Jember Dirampok, Ibu dan Anak Terluka Parah akibat Pembacokan

Toko Emas di Jember Dirampok, Ibu dan Anak Terluka Parah akibat Pembacokan

October 22, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Saturday, October 24, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Health

Pramono: Udara Jakarta Tak Sehat Bukan Akibat Karhutla

by Hendri
October 23, 2026
in Health
0
Pramono: Udara Jakarta Tak Sehat Bukan Akibat Karhutla
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, situasi kualitas udara di ibu kota sering menjadi sorotan publik. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa kualitas udara di Jakarta saat ini tidak terpengaruh oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia.

“Berkaitan dengan udara Jakarta, yang jelas sekarang ini tidak ada efek dari kebakaran hutan yang ada di manapun,” ujar Pramono di Istora Senayan. Hal ini disampaikan setelah dilakukan pemantauan kualitas udara oleh beberapa lembaga.

Berdasarkan pantauan indeks kualitas udara yang dilakukan oleh IQAir, pada Jumat, kondisi udara di Jakarta terdeteksi dalam kategori tidak sehat. Angka yang ditunjukkan adalah sebesar 155, dengan polutan utama PM2.5 mencapai 61 µg/m³, menandakan adanya tantangan serius terkait pencemaran udara.

Kendati demikian, Gubernur Pramono mengakui bahwa kualitas udara Jakarta belum sepenuhnya ideal. Dia menjelaskan beberapa langkah yang telah dilakukan untuk memperbaiki situasi ini agar masyarakat tidak terpapar kualitas udara yang buruk.

Salah satu tindakan yang diambil adalah pengoperasian modifikasi cuaca (OMC), yang diharapkan bisa membantu meningkatkan kondisi atmosfer di Jakarta. Menurut Pramono, OMC telah dilakukan di beberapa wilayah strategis, termasuk perbatasan Bogor dan Tangerang Selatan, yang diharapkan bisa mendatangkan hujan.

Upaya Pemkot dalam Menyelesaikan Masalah Kualitas Udara

Pemerintah DKI Jakarta terus mencermati kualitas udara dan mengambil langkah-langkah perbaikan yang diperlukan. Gubernur Pramono menyatakan bahwa operasi modifikasi cuaca yang dilakukan telah menunjukkan hasil yang menggembirakan di beberapa lokasi.

Hujan yang terjadi di perbatasan Bogor dan Tangerang Selatan diharapkan dapat memberikan efek positif terhadap kualitas udara Jakarta. “Memang awannya itu sekarang dari kemarin masih di sana, maka hujan terjadi di perbatasan,” kata Pramono.

Dia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antara berbagai instansi untuk memantau kualitas udara dan melakukan intervensi yang tepat. Laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjadi acuan bagi pemerintah untuk mengambil keputusan secara cepat dan tepat.

Dengan informasi yang akurat, pemerintah bisa merencanakan langkah-langkah modifikasi cuaca lebih lanjut. Pramono berharap, potensi hujan di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Barat bisa terealisasi secepatnya untuk membantu menurunkan polusi.

“Kami berharap bahwa hasil monitoring BMKG dapat menghasilkan hujan di Jakarta Selatan dan Jakarta Barat, terutama sore atau malam hari ini,” jelasnya optimis.

Pemantauan dan Tindakan Reaktif terhadap Polusi Udara

Gubernur Pramono juga menyampaikan betapa pentingnya pemantauan kualitas udara secara berkala. Indeks kualitas udara yang dikumpulkan setiap hari memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai situasi kesehatan udara yang mereka hirup.

Dalam hal ini, Pramono berjanji untuk terus melakukan pemantauan dan pengelolaan yang lebih baik. Jika kondisi memburuk, pemerintah akan mengambil langkah-langkah reaktif sesuai dengan data yang tersedia.

Pramono menegaskan bahwa tindakan segera perlu diambil untuk menjaga kesehatan publik. Penyebaran informasi mengenai polusi udara juga harus lebih gencar dilakukan agar masyarakat dapat mempersiapkan diri.

Bagi warga yang memiliki masalah pernapasan, disarankan agar tetap berada di dalam ruangan saat indeks kualitas udara menunjukkan nilai yang tidak sehat. “Kami ingin masyarakat bisa lebih sadar dan mengambil tindakan ambil untuk menjaga kesehatan mereka,” katanya.

Dengan edukasi yang tepat, diharapkan masyarakat dapat memahami pentingnya menjaga kualitas udara dan berkontribusi untuk mengatasinya bersama-sama.

Peran Masyarakat dalam Meningkatkan Kualitas Udara Jakarta

Di luar kebijakan pemerintah, peran masyarakat sangat krusial untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih. Pramono mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kualitas udara melalui aksi nyata.

Tindakan sederhana seperti mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, memilih berjalan kaki, atau menggunakan sepeda bisa sangat membantu mengurangi polusi. Kesadaran akan dampak dari polusi udara akan menciptakan perubahan lebih besar dalam jangka panjang.

Pemerintah juga berkomitmen untuk memberikan sarana dan prasarana yang mendukung gaya hidup ramah lingkungan. Fasilitas transportasi umum yang lebih baik akan memudahkan masyarakat beralih dari kendaraan pribadi.

Pramono menambahkan, kerja sama antara pemerintah, individu, dan lembaga non-pemerintah sangat diperlukan untuk menciptakan solusi yang berkelanjutan. Kebersihan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga semua warga Jakarta.

“Kita semua harus peduli dan berkontribusi dalam inisiatif ini demi kesehatan dan kesejahteraan bersama,” tutup Pramono.

Tags: AkibatBukanJakartaKarhutlaPramonoSehatTakUdara
Share196Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kondisi Terbaru Anggota DPR Gus Hilman Setelah Kecelakaan Maut

Detik-detik Tabrak Lari dan Diamuk Massa di Jakbar

June 23, 2026
Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

May 16, 2026
Oki dan Laksono Tetap Masuk Bursa Direksi BEI Meski Jadi Bos INA

Oki dan Laksono Tetap Masuk Bursa Direksi BEI Meski Jadi Bos INA

May 22, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Pengungkapan Kronologis 1 Ton Ketamine di Kapal MT Global 168

Pengungkapan Kronologis 1 Ton Ketamine di Kapal MT Global 168

October 23, 2026
Tersangka Kasus Travel Hanania Dikirim ke Kejaksaan

Tersangka Kasus Travel Hanania Dikirim ke Kejaksaan

October 23, 2026
Pramono: Udara Jakarta Tak Sehat Bukan Akibat Karhutla

Pramono: Udara Jakarta Tak Sehat Bukan Akibat Karhutla

October 23, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In