Kasus pembunuhan yang terjadi di wilayah Bogor baru-baru ini mengguncang publik. Seorang wanita berinisial AA (25) ditemukan tewas di Jalan Sholeh Iskandar, setelah dilaporkan hilang sebelumnya. Polisi menangkap seorang pria bernama M. Febryan (26) yang diduga sebagai pelaku dalam kasus ini.
Kejadian yang terjadi pada 23 Mei 2026 ini menyita perhatian masyarakat karena kekejaman yang dilakukan pelaku. AA dilaporkan hilang setelah berpamitan untuk bertemu dan menikmati kopi pada malam hari sebelumnya.
Pengakuan pelaku, M. Febryan, mengungkapkan bahwa ia menghabisi nyawa korban di dalam mobilnya. Semua ini terjadi setelah sebuah pertengkaran yang melibatkan perasaan sakit hati yang mendalam dari pelaku.
Insiden Pembunuhan yang Menghebohkan di Wilayah Bogor
Dalam pernyataannya, Kapolresta Bogor Kota Kombes Rio Wahyu Anggoro mengungkapkan bahwa pelaku melakukan tindakan keji tersebut dengan sangat terencana. Pada saat kejadian, Febryan melakukan aksi pembunuhan dalam mobil milik korban, di dekat Stadion Pakansari.
Pelaku mempersiapkan dasi untuk digunakan menjerat korban dan menyiapkan golok sebagai alat bantu jika dibutuhkan. Tindakan brutal ini berlanjut dengan melemparkan tubuh korban dari jalan layang tol ke bawah, sebuah tindakan yang sangat biadab.
Rekaman CCTV menunjukkan detik-detik kritis saat tubuh korban jatuh dari jalan layang, yang kemudian memicu viral di media sosial. Tindakan pelaku ini dianggap sangat tidak manusiawi dan menuai kecaman dari berbagai kalangan.
Motif Pembunuhan yang Mengejutkan
Kedua individu ini ternyata memiliki hubungan masa lalu sebagai teman sekolah. Namun, pertemuan mereka pada awal Mei 2026 menjadi bencana ketika pelaku merasa tersudut oleh ucapan korban terkait kondisi keluarganya.
Febryan menyatakan bahwa ia memiliki perasaan sakit hati setelah korbannya mengungkap pertanyaan sensitif perihal orang tuanya. Sementara itu, pelaku merencanakan untuk bertemu kembali dengan niat melakukan pembunuhan.
Hal ini menunjukkan betapa mudahnya emosi negatif dapat mengubah hubungan baik menjadi sebuah tragedi yang mengerikan. Pelaku berusaha menutupi niat jahatnya dengan menjalin komunikasi yang tampak normal sebelum tragedi terjadi.
Proses Penangkapan Pelaku dan Temuan Jasad
Setelah kejadian tersebut, pihak kepolisian dengan cepat bergerak untuk menangkap Febryan yang sempat melarikan diri dengan mobil korban. Penangkapan terjadi setelah pelaku mengalami kecelakaan di tol saat berusaha melarikan diri dari kejaran polisi.
Jasad perempuan tersebut ditemukan pada pukul 01.15 WIB di lokasi yang tidak jauh dari tempat pelaku melemparnya. Menurut laporan, AA tewas akibat mengalami penganiayaan yang berat sebelum dibuang.
Penelusuran lebih lanjut oleh pihak kepolisian mengungkap bahwa pelaku sudah mempersiapkan aksi pembunuhannya jauh-jauh hari, sebuah perencanaan yang menunjukkan betapa berbahayanya ia.





















