• Latest
  • Trending
  • All
Taipan Ini Berikan Respons Tak Terduga Soal Penarikan Pajak Rp134 Triliun

Taipan Ini Berikan Respons Tak Terduga Soal Penarikan Pajak Rp134 Triliun

May 4, 2026
Nadiem Ikuti Sidang Sementara Alat Infus Masih Terpasang di Tangan

Nadiem Ikuti Sidang Sementara Alat Infus Masih Terpasang di Tangan

May 4, 2026
Tito Tekankan Tiga Rambu untuk Penguatan Perpukadesi

Tito Tekankan Tiga Rambu untuk Penguatan Perpukadesi

May 4, 2026
IHSG Mengalami Kenaikan 0,22%, Tiga Saham Menjadi Penopang Utama

IHSG Mengalami Kenaikan 0,22%, Tiga Saham Menjadi Penopang Utama

May 4, 2026
Prabowo Tandatangani Rencana Aksi Penanganan Ekstremisme dan Terorisme

Prabowo Tandatangani Rencana Aksi Penanganan Ekstremisme dan Terorisme

May 4, 2026
Penjelasan TNI Dilibatkan untuk Membekali Penerima LPDP dan Pentingnya Kedisiplinan

Penjelasan TNI Dilibatkan untuk Membekali Penerima LPDP dan Pentingnya Kedisiplinan

May 4, 2026
Pengemudi Tabrak Lari Lansia Penjual Buah di Jaktim Ditangkap

Pengemudi Tabrak Lari Lansia Penjual Buah di Jaktim Ditangkap

May 4, 2026
Akibat Perkerasan Jalan, 10 Mobil Mengalami Pecah Ban di Tol Jagorawi

Akibat Perkerasan Jalan, 10 Mobil Mengalami Pecah Ban di Tol Jagorawi

May 4, 2026
Empat Pelaku Pembunuhan Sadis Lansia di Riau Terbukti Positif Menggunakan Ekstasi

Empat Pelaku Pembunuhan Sadis Lansia di Riau Terbukti Positif Menggunakan Ekstasi

May 4, 2026
Ratusan Rumah di OKU Sumsel Terendam Banjir, Tinggi Air Mencapai 130 Cm

Ratusan Rumah di OKU Sumsel Terendam Banjir, Tinggi Air Mencapai 130 Cm

May 4, 2026
Mobil Pecah Ban di Tol Jagorawi dan Penyebabnya

Mobil Pecah Ban di Tol Jagorawi dan Penyebabnya

May 4, 2026
Program BSPS di Jawa Timur Raih 33.000 KK pada 2026

Program BSPS di Jawa Timur Raih 33.000 KK pada 2026

May 4, 2026
Pembunuhan Sadis Lansia di Pekanbaru Terekam CCTV dengan Menantu Sebagai Pelaku

Pembunuhan Sadis Lansia di Pekanbaru Terekam CCTV dengan Menantu Sebagai Pelaku

May 3, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Monday, May 4, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Taipan Ini Berikan Respons Tak Terduga Soal Penarikan Pajak Rp134 Triliun

by Hendri
May 4, 2026
in Lifestyle
0
Taipan Ini Berikan Respons Tak Terduga Soal Penarikan Pajak Rp134 Triliun
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

CEO Nvidia, Jensen Huang, mengungkapkan pandangannya mengenai rencana pengenaan pajak terhadap orang kaya di California, Amerika Serikat. Menurut Huang, ia tidak keberatan dengan kemungkinan pajak yang dapat mencapai angka signifikan, yaitu sekitar US$7,75 miliar atau setara dengan Rp 134 triliun, jika mengikuti aturan pajak yang ada di negara bagian tersebut.

Pada awal tahun 2023, diperkirakan kekayaan bersih Huang mencapai US$155 miliar. Dengan nilai tersebut, ia terancam untuk dikenakan pajak sebesar 5% terhadap individu yang memiliki kekayaan lebih dari US$1,1 miliar di California.

Huang menegaskan bahwa ia tidak pernah memikirkan tentang pengenaan pajak tersebut dan bersikeras untuk mematuhi aturan yang ada. Ia merasa sangat nyaman tinggal di Silicon Valley meskipun pajak yang tinggi mungkin diwajibkan.

Dalam pernyataannya, Huang menyatakan, “Kami memilih untuk tinggal di Silicon Valley, jadi jika ada pajak yang ingin diterapkan, itu bukan masalah bagi saya.” Sikapnya mungkin berbeda dengan beberapa miliarder lainnya yang merasa keberatan.

Salah satu miliarder lain, Palmer Luckey, pendiri Anduril, menyatakan bahwa pengenaan pajak tersebut berpotensi memaksa para miliarder untuk menjual sebagian besar aset perusahaan mereka. Ia mencurahkan pendapatnya melalui platform media sosial X yang menunjukkan ketidakpuasannya terhadap kebijakan ini.

Lebih jauh lagi, Vinod Khosla, seorang pemodal ventura dan salah satu pendiri Sun Microsystems, berkomentar bahwa pajak kekayaan ini dapat membuat para orang kaya memilih untuk meninggalkan California. Pandangannya menunjukkan bahwa aturan semacam itu bisa berimplikasi besar bagi lingkungan bisnis di negara bagian tersebut.

Pajak kekayaan di California telah diusulkan sejak November 2025 dan mendapat dukungan dari serikat pekerja di sektor kesehatan, serta beberapa legislator progresif. Mereka menargetkan 200 individu terkaya di dunia yang dinilai memiliki kekayaan melimpah.

Potensi penerimaan pajak dari inisiatif ini bisa mencapai angka yang luar biasa, hingga US$100 miliar. Uang tersebut direncanakan untuk digunakan dalam menutupi defisit anggaran kesehatan yang semakin meningkat, serta untuk membiayai pendidikan publik dan program bantuan pangan di California.

Terdapat dukungan yang besar bagi inisiatif pajak ini, dengan lebih dari 870 ribu tanda tangan dikumpulkan untuk pemungutan suara yang dilaksanakan pada bulan November lalu. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat untuk memberlakukan aturan yang dianggap adil terhadap orang-orang yang memiliki kekayaan besar.

Pengenaan pajak ini tidak hanya berlaku untuk pendapatan tunai, tetapi juga untuk seluruh aset bernilai ekonomis yang mereka miliki. Hal ini mencakup saham, kepemilikan bisnis, dan aset lainnya yang dianggap memiliki nilai. Menariknya, pajak ini tetap akan berlaku meskipun wajib pajak memutuskan untuk pindah dari California setelah 2026.

Meskipun demikian, ada beberapa pengecualian dalam aturan ini, termasuk aset properti yang sudah dikenakan pajak properti sebelumnya. Pemerintah setempat juga memberikan kelonggaran bagi wajib pajak yang membutuhkan dengan menawarkan opsi pembayaran cicilan hingga lima tahun untuk memudahkan mereka.

Sikap dan reaksi dari para miliarder terhadap usulan pajak ini mencerminkan berbagai pandangan yang ada di kalangan orang kaya. Beberapa merasa bahwa hal ini adalah langkah positif untuk pemerataan ekonomi dan menciptakan sistem yang lebih adil, sementara yang lain melihatnya sebagai ancaman yang dapat berdampak negatif terhadap investasi dan pertumbuhan ekonomi.

Ketika pemerintah berupaya untuk menyeimbangkan kebutuhan sosial dan pertumbuhan ekonomi, tantangan yang dihadapi cukup kompleks. Di sisi lain, rencana ini juga mengundang perdebatan luas tentang keadilan pajak dan tanggung jawab sosial dari individu-individu yang memiliki kekayaan luar biasa.

Secara keseluruhan, pengenaan pajak terhadap orang kaya di California ini menjadi topik hangat yang menggugah perbincangan beragam kalangan masyarakat. Dengan potensi dampak yang signifikan, baik positif maupun negatif, penting untuk terus memantau perkembangan situasi dan bagaimana kebijakan ini akan diimplementasikan di lapangan. Masyarakat dan pengambil keputusan harus terus berdialog untuk mencapai solusi terbaik bagi semua pihak.

Tags: BerikanIniPajakPenarikanResponsRp134soalTaipanTakTerdugaTriliun
Share196Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Nadiem Ikuti Sidang Sementara Alat Infus Masih Terpasang di Tangan

Nadiem Ikuti Sidang Sementara Alat Infus Masih Terpasang di Tangan

May 4, 2026
Tito Tekankan Tiga Rambu untuk Penguatan Perpukadesi

Tito Tekankan Tiga Rambu untuk Penguatan Perpukadesi

May 4, 2026
IHSG Mengalami Kenaikan 0,22%, Tiga Saham Menjadi Penopang Utama

IHSG Mengalami Kenaikan 0,22%, Tiga Saham Menjadi Penopang Utama

May 4, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In