• Latest
  • Trending
  • All
Sidang Pimpinannya Ungkap Dugaan Penerimaan Rp21 M Dirjen Bea Cukai

Sidang Pimpinannya Ungkap Dugaan Penerimaan Rp21 M Dirjen Bea Cukai

June 12, 2026
Mirip Gedung Bukan SPPG

Mirip Gedung Bukan SPPG

October 10, 2026
5 Tersangka Korupsi Motor Listrik Diserahkan ke Penuntut Umum

5 Tersangka Korupsi Motor Listrik Diserahkan ke Penuntut Umum

October 10, 2026
Perkembangan Teknologi dan Perlindungan atas Karya Jurnalistik

Perkembangan Teknologi dan Perlindungan atas Karya Jurnalistik

October 10, 2026
Demokrat Tegaskan Belum Diskusikan Capres dan Cawapres 2029

Demokrat Tegaskan Belum Diskusikan Capres dan Cawapres 2029

October 10, 2026
Kapolres Bogor Pimpin Evakuasi Anak Buah Kapal yang Disandera Perompak Somalia

Kapolres Bogor Pimpin Evakuasi Anak Buah Kapal yang Disandera Perompak Somalia

October 10, 2026
Mantan Menteri Tertangkap Jual Beras di Glodok Tanpa Menginformasikan Keluarga

Mantan Menteri Tertangkap Jual Beras di Glodok Tanpa Menginformasikan Keluarga

October 10, 2026
Tito Teken Digitalisasi Layanan Haji Berbasis Data Kependudukan

Tito Teken Digitalisasi Layanan Haji Berbasis Data Kependudukan

October 9, 2026
Akses Ditutup oleh Ormas, Karyawan Club de Arjuna Melakukan Demo di Balai Kota

Akses Ditutup oleh Ormas, Karyawan Club de Arjuna Melakukan Demo di Balai Kota

October 9, 2026
Penggerebekan Sarang Narkoba di Jakarta Barat yang Menegangkan

Penggerebekan Sarang Narkoba di Jakarta Barat yang Menegangkan

October 9, 2026
Prabowo Instruksikan 100 Kampung Nelayan Beroperasi Menjelang Akhir 2026

Prabowo Instruksikan 100 Kampung Nelayan Beroperasi Menjelang Akhir 2026

October 9, 2026
Masyarakat Palangka Raya Tertekan oleh Asap Kebakaran Hutan dan Lahan

Masyarakat Palangka Raya Tertekan oleh Asap Kebakaran Hutan dan Lahan

October 9, 2026
Intervensi Besar-Besaran BI untuk Stabilkan Rupiah Saat Ketidakpastian Global Meningkat

Intervensi Besar-Besaran BI untuk Stabilkan Rupiah Saat Ketidakpastian Global Meningkat

October 9, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Saturday, October 10, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Travel

Sidang Pimpinannya Ungkap Dugaan Penerimaan Rp21 M Dirjen Bea Cukai

by Hendri
June 12, 2026
in Travel
0
Sidang Pimpinannya Ungkap Dugaan Penerimaan Rp21 M Dirjen Bea Cukai
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kasus dugaan suap yang melibatkan pejabat di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai semakin mengemuka. Terdakwa dalam kasus ini adalah John Field, pimpinan sebuah grup logistik, yang diduga memberikan suap sebesar Rp21 miliar kepada sejumlah pejabat teras, termasuk Dirjen Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama.

Sidang ini mulai berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada hari Jumat, dan sejumlah bukti serta kesaksian dihadirkan untuk mendalami fakta-fakta yang ada. Menurut Jaksa Penuntut Umum, uang suap tersebut diberikan secara bertahap dalam beberapa kali transaksi.

Dalam persidangan yang berlangsung, Jaksa Penuntut Umum membacakan rincian mengenai penerimaan uang oleh Djaka Budhi Utama dan beberapa pejabat lainnya. Ada penerimaan yang sudah dicatat dalam Berita Acara Pemeriksaan yang dibacakan di hadapan majelis hakim.

Transaksi Suap yang Terungkap di Persidangan

Transaksi suap yang diduga dilakukan John Field melibatkan berbagai pengiriman uang kepada pejabat terkait. Jumlah tersebut terdiri dari beberapa kali pemberian, dengan total mencapai angka yang signifikan.

Melalui bukti yang ada, terungkap bahwa pemberian suap dilakukan bertahap pada bulan-bulan tertentu, menciptakan pola yang jelas dalam praktik suap tersebut. Seluruh proses ini menunjukkan bagaimana suap dapat beroperasi dalam lembaga pemerintahan.

John Field juga mengkonfirmasi penggunaan kode-kode tertentu yang diberikan kepada pejabat terkait. Kode tersebut menjelaskan kepada siapa uang itu dialokasikan, mencerminkan strukturalisasi yang sistematis dalam praktik korupsi yang berlangsung.

Pernyataan Terdakwa dalam Sidang

Dalam persidangan, John Field dengan tegas menjawab pertanyaan jaksa mengenai penerimaan uang tersebut. Ia mengaku yakin bahwa semua uang yang telah diberikan sampai ke tujuan yang tepat sesuai dengan instruksi yang diterimanya.

Keyakinan tersebut, menurut John, muncul karena tidak ada keluhan yang diterima dari pihak yang berwenang. Hal ini menunjukkan bagaimana oknum-oknum tertentu merasa terlindungi oleh sistem yang berlaku.

Berbagai pertanyaan diajukan oleh jaksa mengenai keyakinan ini, dan John Field tetap pada pendiriannya bahwa seluruh uang yang dikirim telah sampai kepada pihak-pihak yang dimaksud. Ini menunjukkan rasa percaya diri yang tinggi, meskipun situasi yang dihadapinya sangat serius.

Rincian Penerimaan Suap oleh Pejabat Terkait

Penerimaan suap ini tidak hanya melibatkan John Field, tetapi juga sejumlah pejabat di Ditjen Bea dan Cukai. Di antara mereka adalah Direktur Penindakan dan Penyidikan, Rizal, serta Kasubdit Intelijen, Sisprian Subiaksono.

Jaksa penuntut umum merinci jumlah suap yang diterima masing-masing pejabat, menunjukkan adanya pembagian yang cukup signifikan. Rincian ini menunjukkan bagaimana praktik suap menjadi hal yang terstruktur, dengan berbagai pihak terlibat dalam sistem tersebut.

Dalam konteks ini, penting untuk menyelidiki lebih jauh bagaimana sistem pengawasan internal beroperasi. Pejabat yang terlibat dalam proses penerimaan suap ini kemungkinan besar menciptakan budaya korupsi yang selama ini berlangsung.

Pentingnya Tindakan Hukum dalam Kasus Ini

Kasus ini menunjukkan betapa pentingnya penegakan hukum dalam memberantas korupsi di Indonesia. Proses peradilan yang sedang berlangsung adalah salah satu langkah penting untuk menegakkan keadilan dan mencegah praktik serupa di masa mendatang.

Keterlibatan KPK dalam kasus ini juga akan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai bagaimana dugaan praktik suap ini dapat diusut. Pengawasan yang ketat perlu dilakukan terhadap institusi yang berwenang agar kasus-kasus seperti ini dapat diantisipasi lebih awal.

Langkah-langkah hukum yang diambil terhadap para pelaku sangat krusial agar masyarakat mendapatkan keadilan. Keterbukaan dalam proses peradilan juga penting agar publik dapat memahami bagaimana tindakan korupsi dapat berdampak negatif terhadap sistem pemerintahan.

Tags: BeaCukaiDirjenDugaanPenerimaanPimpinannyaRp21SidangUngkap
Share197Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kondisi Terbaru Anggota DPR Gus Hilman Setelah Kecelakaan Maut

Detik-detik Tabrak Lari dan Diamuk Massa di Jakbar

June 23, 2026
Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

May 16, 2026
Urgensi Pengesahan RUU KKS Menurut Akademisi dan DPR

Urgensi Pengesahan RUU KKS Menurut Akademisi dan DPR

May 12, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Mirip Gedung Bukan SPPG

Mirip Gedung Bukan SPPG

October 10, 2026
5 Tersangka Korupsi Motor Listrik Diserahkan ke Penuntut Umum

5 Tersangka Korupsi Motor Listrik Diserahkan ke Penuntut Umum

October 10, 2026
Perkembangan Teknologi dan Perlindungan atas Karya Jurnalistik

Perkembangan Teknologi dan Perlindungan atas Karya Jurnalistik

October 10, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In