• Latest
  • Trending
  • All
Sahroni Tolak Usulan KPK Harta Pejabat yang Tidak Dilaporkan Dapat Dirampas

Sahroni Tolak Usulan KPK Harta Pejabat yang Tidak Dilaporkan Dapat Dirampas

October 28, 2026
Menkeu dan Mendagri Diskusikan Anggaran Bencana serta Insentif untuk Daerah

Menkeu dan Mendagri Diskusikan Anggaran Bencana serta Insentif untuk Daerah

October 28, 2026
Anggaran Rehab-Rekon Sumatra Tersedia Menurut Mendagri dan Menkeu

Anggaran Rehab-Rekon Sumatra Tersedia Menurut Mendagri dan Menkeu

October 28, 2026
Kebakaran Permukiman Padat di Jakarta Pusat, 31 Mobil Pemadam Dikerahkan

Kebakaran Permukiman Padat di Jakarta Pusat, 31 Mobil Pemadam Dikerahkan

October 27, 2026
Malaysia Tawarkan Bantuan Pesawat dan Helikopter untuk Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan

Malaysia Tawarkan Bantuan Pesawat dan Helikopter untuk Atasi Kebakaran Hutan dan Lahan

October 27, 2026
Suntikan Rp7,77 Triliun untuk TOBA dari BlackRock dan Tujuan Penggunaannya

Suntikan Rp7,77 Triliun untuk TOBA dari BlackRock dan Tujuan Penggunaannya

October 27, 2026
Sestama BNPB Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Dana Siap Pakai Bencana

Sestama BNPB Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Dana Siap Pakai Bencana

October 27, 2026
Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

October 27, 2026
Menkominfo Minta Polri Tindak Judol Jual Beli Data dan Bully Daring

Menkominfo Minta Polri Tindak Judol Jual Beli Data dan Bully Daring

October 27, 2026
Usai Sita Kendaraan, KPK Akan Panggil Suami Fadia Bupati Pekalongan Lagi

Usai Sita Kendaraan, KPK Akan Panggil Suami Fadia Bupati Pekalongan Lagi

October 27, 2026
Wabup Bogor Dipanggil KPK Dalam Kasus Korupsi Pemotongan Upah Pungut

Wabup Bogor Dipanggil KPK Dalam Kasus Korupsi Pemotongan Upah Pungut

October 27, 2026
Optimisme Terhadap Fundamental Perusahaan Dukung Pertumbuhan Jangka Panjang

Optimisme Terhadap Fundamental Perusahaan Dukung Pertumbuhan Jangka Panjang

October 27, 2026
Menko PMK Sugiono Apresiasi Kinerja Satgas PRR untuk Pemulihan Sumatra

Menko PMK Sugiono Apresiasi Kinerja Satgas PRR untuk Pemulihan Sumatra

October 27, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Wednesday, October 28, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Travel

Sahroni Tolak Usulan KPK Harta Pejabat yang Tidak Dilaporkan Dapat Dirampas

by Hendri
October 28, 2026
in Travel
0
Sahroni Tolak Usulan KPK Harta Pejabat yang Tidak Dilaporkan Dapat Dirampas
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni, baru-baru ini menyampaikan penolakannya terhadap usulan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengenai perampasan aset pejabat yang tidak melaporkan harta kekayaannya melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Menurut Sahroni, menghukum pejabat tanpa bukti yang jelas dapat melanggar hak asasi manusia (HAM) dan seharusnya setiap tindakan hukum harus didasarkan pada pengaduan serta pembuktian yang sah.

Dalam pandangannya, perampasan aset yang tidak didasari oleh hukum yang kuat dapat menciptakan masalah baru, terutama dalam hal keadilan. Dia pun menekankan bahwa setiap tindakan besar harus selalu didasari oleh prinsip-prinsip yang jelas dan tidak menyalahgunakan kewenangan.

Meski begitu, Sahroni tetap mendukung implementasi sanksi tegas bagi pejabat atau penyelenggara negara yang tidak taat dalam melaporkan harta kekayaannya. Keterbukaan informasi mengenai harta kekayaan, dalam pandangannya, adalah langkah penting untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas yang diharapkan bisa dilakukan oleh semua pejabat negara.

Dia mengungkapkan bahwa KPK perlu tetap memastikan agar semua pejabat negara benar-benar melaporkan kekayaannya dengan jujur. Sebab, LHKPN bukan sekadar formalitas, melainkan juga mencerminkan tanggung jawab moral yang seharusnya diemban oleh setiap orang yang berkedudukan di pemerintahan.

Pentingnya Transparansi dalam Pelaporan Kekayaan Pejabat Negara

Transparansi dalam pelaporan kekayaan pejabat negara menjadi salah satu aspek penting dalam upaya menuju pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi. Dalam konteks ini, pelaporan yang tepat waktu dan akurat merupakan fondasi bagi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Sahroni juga mengingatkan bahwa saat ini masih banyak pejabat publik yang terlambat atau bahkan tidak melaporkan harta mereka. KPK perlu mengambil langkah-langkah konkret untuk menangani masalah ini dan memastikan setiap pejabat mengikuti aturan yang telah ditetapkan.

Pengawasan terhadap pelaporan kekayaan juga perlu ditingkatkan, sehingga setiap penyelenggara negara merasa bahwa mereka diawasi dalam menjalankan tugas mereka. Dengan adanya kontrol yang ketat, diharapkan anggota Dewan atau pejabat lainnya akan lebih disiplin dalam melaporkan harta mereka dengan benar.

Oleh karena itu, Sahroni mendorong pengembangan sistem yang lebih efektif untuk mengawasi dan memonitor laporan harta kekayaan agar sistem yang ada berjalan dengan semestinya. Hal ini sesuai dengan cita-cita untuk mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

UU Perampasan Aset dan Aspek Praduga Tak Bersalah

Sahroni juga menyebutkan bahwa RUU Perampasan Aset yang saat ini sedang diusulkan harus tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi penyalahgunaan kekuasaan dalam proses perampasan aset dan tetap menghormati hak-hak individu.

Dia menegaskan bahwa tujuan utama dari UU ini adalah untuk memberantas korupsi secara efektif, tetapi tetap dengan cara yang adil. Jika tidak, maka bisa berisiko besar sebagai alat untuk menyalahgunakan kekuasaan.

Dalam hal ini, semua pihak dituntut untuk bersikap bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan kewenangannya. Mengedepankan prinsip keadilan adalah kunci untuk memastikan bahwa pemberantasan korupsi tidak menimbulkan masalah baru di masyarakat.

Di sisi lain, dengan mempertahankan asas praduga tak bersalah, diharapkan bisa memperkuat sistem hukum yang ada dan meminimalisasi risiko terjadinya penyalahgunaan putusan hukum. Hal ini penting agar semua tindakan hukum dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Usulan KPK dan Respon Komisi III DPR

Usulan dari Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, untuk mengatur perampasan aset dalam RUU yang sedang diajukan, menjadi sorotan yang signifikan dalam perdebatan ini. Dia berpendapat bahwa jika ketentuan tersebut dimasukkan, para penyelenggara negara akan lebih bertanggung jawab dalam melaporkan LHKPN dengan benar.

Tanak yakin, dengan adanya undang-undang yang mengatur hal ini, para pejabat tidak akan berani untuk melaporkan kekayaan mereka dengan cara yang tidak benar. Komisi III DPR, di mana Sahroni menjadi salah satu anggotanya, tentu memiliki tanggung jawab untuk mempertimbangkan semua usulan dan masukan dengan penuh kritis.

Meskipun ada keinginan untuk memberantas korupsi dengan tegas, Sahroni mengingatkan perlunya perimbangan antara kebijakan yang ketat dan perlindungan hak asasi manusia setiap individu. Kolaborasi dan dialog antara KPK dan Komisi III DPR sangat penting untuk menghasilkan kebijakan yang efektif, berkeadilan, dan tidak memicu dampak negatif.

Kedepannya, diharapkan bahwa RUU ini tidak hanya memenuhi aspirasi rakyat tetapi juga dapat menjaga marwah hukum dan keadilan di Indonesia. Gagasan dan masukan dari berbagai pihak, termasuk dari masyarakat sipil, juga bisa menjadi bagian penting dalam proses pembahasan RUU tersebut.

Tags: DapatDilaporkanDirampasHartaKPKPejabatSahroniTidakTolakUsulanyang
Share196Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kondisi Terbaru Anggota DPR Gus Hilman Setelah Kecelakaan Maut

Detik-detik Tabrak Lari dan Diamuk Massa di Jakbar

June 23, 2026
Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

May 16, 2026
Urgensi Pengesahan RUU KKS Menurut Akademisi dan DPR

Urgensi Pengesahan RUU KKS Menurut Akademisi dan DPR

May 12, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Sahroni Tolak Usulan KPK Harta Pejabat yang Tidak Dilaporkan Dapat Dirampas

Sahroni Tolak Usulan KPK Harta Pejabat yang Tidak Dilaporkan Dapat Dirampas

October 28, 2026
Menkeu dan Mendagri Diskusikan Anggaran Bencana serta Insentif untuk Daerah

Menkeu dan Mendagri Diskusikan Anggaran Bencana serta Insentif untuk Daerah

October 28, 2026
Anggaran Rehab-Rekon Sumatra Tersedia Menurut Mendagri dan Menkeu

Anggaran Rehab-Rekon Sumatra Tersedia Menurut Mendagri dan Menkeu

October 28, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In