• Latest
  • Trending
  • All
Pekerjaan Ganda di Tengah Krisis Ekonomi, Saat Lelah Tak Dapat Menghentikan Kita

Pekerjaan Ganda di Tengah Krisis Ekonomi, Saat Lelah Tak Dapat Menghentikan Kita

October 20, 2026
Luhut Ungkap Indonesia Segera Lakukan Hilirisasi Kratom dan Kemenyan

Luhut Ungkap Indonesia Segera Lakukan Hilirisasi Kratom dan Kemenyan

October 20, 2026
Kejagung Telusuri Peminjam Dana Indosurya Selain Aset Henry Surya

Kejagung Telusuri Peminjam Dana Indosurya Selain Aset Henry Surya

October 20, 2026
Bupati Klaten Hamenang Segera Dipecat Setelah Jadi Tersangka Korupsi

Geledah Rumah Dinas Bupati Klaten, KPK Sita Uang dan Perhiasan

October 20, 2026
Karhutla Jatim Melanda 7363 Hektare, 79 Persen di Wilayah Konservasi

Karhutla Jatim Melanda 7363 Hektare, 79 Persen di Wilayah Konservasi

October 20, 2026
Geledah Imigrasi Denpasar, KPK Sita Dokumen dan Bukti Elektronik

KPK Tetapkan Dua Tersangka Baru Kasus Korupsi di Rejang Lebong

October 20, 2026
OJK Tegaskan Tindakan Tegas Bukan Hanya Setelah Ancaman dari MSCI

OJK Tegaskan Tindakan Tegas Bukan Hanya Setelah Ancaman dari MSCI

October 20, 2026
Koperasi Desa Merah Putih Sebagai Pilar Kedaulatan dan Swasembada Pangan

Koperasi Desa Merah Putih Sebagai Pilar Kedaulatan dan Swasembada Pangan

October 20, 2026
Asap Karhutla Tutupi Jembatan Ampera, Penarik Becak Terpuruk

Asap Karhutla Tutupi Jembatan Ampera, Penarik Becak Terpuruk

October 20, 2026
Gubernur DKI Dorong Pembangunan Jakarta yang Mendukung Kelompok Rentan

Gubernur DKI Dorong Pembangunan Jakarta yang Mendukung Kelompok Rentan

October 20, 2026

Khalid Basalamah Saksi dalam Sidang Kasus Kuota Haji

October 20, 2026
Reformasi Berlanjut, Pertumbuhan Fundamental dan Fondasi yang Kuat

Reformasi Berlanjut, Pertumbuhan Fundamental dan Fondasi yang Kuat

October 20, 2026
Cerita Warga Kotim tentang Dentuman dan Penemuan Diduga Sampah Antariksa

Cerita Warga Kotim tentang Dentuman dan Penemuan Diduga Sampah Antariksa

October 19, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Wednesday, October 21, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home News

Pekerjaan Ganda di Tengah Krisis Ekonomi, Saat Lelah Tak Dapat Menghentikan Kita

by Hendri
October 20, 2026
in News
0
Pekerjaan Ganda di Tengah Krisis Ekonomi, Saat Lelah Tak Dapat Menghentikan Kita
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menjalani dua pekerjaan, atau dikenal dengan istilah double job, menjadi pilihan yang semakin umum bagi masyarakat modern. Dalam situasi ekonomi yang tidak menentu, banyak individu merasa perlu mengambil pekerjaan tambahan demi memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari dan menjaga kestabilan keuangan keluarga.

Fenomena ini tidak hanya dialami oleh pekerja di sektor rendah, tetapi juga oleh mereka yang memiliki pekerjaan tetap dengan status menengah. Dengan kebutuhan yang semakin meningkat, banyak orang terpaksa menyisihkan banyak waktu untuk melakukan pekerjaan ganda, meskipun itu berarti mengorbankan waktu istirahat dan waktu berkualitas bersama keluarga.

Seperti diceritakan oleh Jamilah, seorang ibu berusia 40 tahun yang harus bekerja keras untuk menghidupi tiga orang anaknya. Di pagi hari, dia mengajar di sekolah PAUD, sementara sore harinya dia harus menyelesaikan pekerjaan rumah tangga dan mencuci pakaian untuk orang lain agar bisa mendapatkan penghasilan lebih.

Mengapa Banyak Orang Memilih Pekerjaan Tambahan di Tengah Kesibukan?

Salah satu alasan utama banyak orang memilih pekerjaan tambahan adalah untuk mengatasi kebutuhan finansial yang mendesak. Di kondisi ekonomi yang fluktuatif, pendapatan dari pekerjaan utama seringkali tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jamilah mengumpulkan tambahan penghasilan sekitar Rp 1,5 juta sebulan dari pekerjaan mencuci, sebuah jumlah yang penting untuk kelangsungan hidup keluarganya.

Di sisi lain, Tia, seorang karyawan di sebuah perusahaan rintisan, juga merasakan hal yang sama. Setelah perceraian, dia harus berjuang sendiri untuk menghidupi dua anak laki-lakinya. Selain pekerjaan utamanya, dia mengambil pekerjaan sebagai perias pengantin setiap akhir pekan untuk dapat menutupi berbagai pengeluaran yang terus bertambah.

Dengan meningkatnya biaya hidup, pilihan untuk menjalani pekerjaan tambahan menjadi semakin realistis. Namun, hal ini tidak tanpa konsekuensi. Tia merasa kesulitan untuk menemukan waktu untuk istirahat, dan lebih parah lagi, dia kehilangan momen berharga yang seharusnya dihabiskan bersama anak-anaknya.

Realitas Kelas Menengah di Indonesia dan Tantangan Ekonomi

Menggali lebih dalam, masalah ini berakar pada realitas sosial-ekonomi kelas menengah di Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa kelas menengah menyumbang hampir 66 persen dari total populasi. Banyak keluarga dalam kelompok ini harus berjuang untuk menjaga daya beli mereka di tengah tekanan inflasi dan harga barang yang terus meningkat.

Masalahnya menjadi semakin rumit bagi orang tua yang memiliki anak-anak bersekolah. Menurut penelitian terakhir, pengeluaran pendidikan tidak hanya meliputi biaya sekolah, tetapi juga kebutuhan sehari-hari seperti alat tulis, transportasi, dan beragam perlengkapan lainnya, yang semua itu membutuhkan dana yang tidak sedikit.

Rata-rata total pengeluaran pendidikan di Indonesia untuk anak sekolah dasar mencapai Rp 4,56 juta per tahun, sementara angka ini bisa jauh lebih tinggi untuk siswa di tingkat SMP dan SMA/SMK. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya perencanaan keuangan yang baik agar tidak terjebak dalam utang atau kesulitan keuangan.

Pengorbanan yang Dihadapi Para Pekerja Ganda

Pekerja yang mengambil keputusan untuk melakukan double job sering kali harus menghadapi pengorbanan yang tidak terlihat oleh orang lain. Waktu yang mereka habiskan untuk bekerja ganda bukan hanya menguras fisik, tetapi juga mempengaruhi kesehatan mental dan hubungan keluarga. Jamilah, misalnya, harus menyeimbangkan antara tanggung jawab sebagai pengajar, ibu, dan pekerja rumah tangga.

Dampak yang lebih berat dirasakan oleh Tia, yang sebagai orang tua tunggal, merasa sangat sedih karena tidak bisa meluangkan banyak waktu untuk anak-anaknya. Dalam usaha untuk menjamin kebutuhan hidup yang layak, ia harus berjuang dengan rasa bersalah lantaran tidak dapat menemani anak-anaknya tumbuh dewasa.

Pengorbanan ini sering kali tidak terlihat di permukaan, dan faktor emosional ini menjadi bagian penting dari perjalanan hidup mereka. Sementara penghasilan tambahan dapat memberikan kelegaan, tekanan psikologis yang dihadapi dapat mengakibatkan stres berkepanjangan, yang pada gilirannya memengaruhi produktivitas dan kesejahteraan mereka secara keseluruhan.

Tags: DapatEkonomiGandaKitaKrisisLelahMenghentikanPekerjaanSaatTakTengah
Share196Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kondisi Terbaru Anggota DPR Gus Hilman Setelah Kecelakaan Maut

Detik-detik Tabrak Lari dan Diamuk Massa di Jakbar

June 23, 2026
Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

May 16, 2026
Oki dan Laksono Tetap Masuk Bursa Direksi BEI Meski Jadi Bos INA

Oki dan Laksono Tetap Masuk Bursa Direksi BEI Meski Jadi Bos INA

May 22, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Luhut Ungkap Indonesia Segera Lakukan Hilirisasi Kratom dan Kemenyan

Luhut Ungkap Indonesia Segera Lakukan Hilirisasi Kratom dan Kemenyan

October 20, 2026
Kejagung Telusuri Peminjam Dana Indosurya Selain Aset Henry Surya

Kejagung Telusuri Peminjam Dana Indosurya Selain Aset Henry Surya

October 20, 2026
Bupati Klaten Hamenang Segera Dipecat Setelah Jadi Tersangka Korupsi

Geledah Rumah Dinas Bupati Klaten, KPK Sita Uang dan Perhiasan

October 20, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In