Pada Minggu, 24 Mei, sebuah insiden kecelakaan yang melibatkan mobil patroli Polres Sumba Timur terjadi di Kota Waingapu, NTT. Mobil yang dikemudikan oleh Kapolsek Kota Waingapu, Iptu Rauta Ubini Kuri, menabrak beberapa warga, menyebabkan luka serius pada satu orang serta luka ringan pada yang lainnya.
Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 10.40 Wita di Jalan D.I. Panjaitan, Kelurahan Matawai. Menurut informasi dari pihak kepolisian, insiden tersebut berawal ketika mobil patroli melintas dalam situasi yang tidak biasa, yaitu setelah mengikuti kebaktian minggu.
Kapolres Sumba Timur, AKBP Gede Harimbawa, mengonfirmasi bahwa kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan dinas yang dikemudikan oleh Kapolsek. Ia menjelaskan bahwa pada saat kejadian, Kapolsek sedang melintas dan mengalami situasi mendesak yang menyebabkan hilangnya kendali atas kendaraan.
Detail Kejadian Kecelakaan di Kota Waingapu
Kejadian mulai terjadi ketika sepeda motor yang dikendarai oleh Yudiwanto Edi berusaha mendahului mobil patroli dari sisi kiri. Upaya mendahului ini menyebabkan tabrakan antara sepeda motor dan ban belakang kanan mobil dinas, yang mengakibatkan mobil hilang kendali.
Mobil dinas tersebut kemudian bergerak keluar jalur, naik ke trotoar, dan menabrak sebuah bengkel serta beberapa orang yang sedang berjalan di trotoar. Kebetulan, saat itu ada juga pasangan suami istri yang berboncengan di sepeda motor yang terdampak.
AKBP Gede menjelaskan bahwa akibat dari kecelakaan ini, enam orang mengalami luka-luka. Mereka segera dievakuasi ke Rumah Sakit Kristen Lindimara untuk mendapatkan perawatan medis yang diperlukan.
Identifikasi Korban dan Penanganan Medis
Di antara para korban, Yudiwanto Edi mengalami retak pada tulang kaki kanan, sedangkan istrinya, Muhaeni A. Waluwandja, mengalami keadaan shock namun tidak terluka. Beberapa korban lainnya juga mengalami luka yang bervariasi, mulai dari cedera ringan hingga yang lebih serius.
Kapolres Gede Harimbawa menjenguk para korban di rumah sakit untuk memeriksa kondisi mereka pasca-insiden. Ia berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh korban mendapatkan perawatan yang tepat dan tidak terbebani biaya medis.
Pihak kepolisian juga melanjutkan investigasi terkait kejadian tersebut dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Penyidik tengah berusaha memastikan penyebab pasti dari kecelakaan yang melibatkan mobil dinas ini.
Tanggung Jawab Pihak Polres dan Langkah Selanjutnya
Kapolres Gede menyampaikan bahwa pihaknya akan bertanggung jawab atas semua biaya pengobatan para korban dan perbaikan bengkel yang rusak akibat tabrakan. Ini adalah langkah penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Dalam konteks ini, Iptu Rauta Ubini Kuri sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan. Proses ini dijalankan untuk mengungkap faktor-faktor yang menyebabkan kecelakaan, serta memastikan bahwa tindakan disiplin akan diambil sesuai aturan yang berlaku.
Kapolres juga mengungkapkan perlunya edukasi kepada seluruh anggotanya mengenai pentingnya keselamatan berkendara, terutama ketika menggunakan kendaraan dinas. Ini penting agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.






















