• Latest
  • Trending
  • All
Kritik Mahasiswa Terhadap Pengamanan Ketat di UNM Saat Hardiknas Makassar

Kritik Mahasiswa Terhadap Pengamanan Ketat di UNM Saat Hardiknas Makassar

May 3, 2026
Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Telah Meninggal Dunia

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Telah Meninggal Dunia

November 5, 2026
Momen Ziarah Megawati mengenang 40 hari wafat Guruh

Momen Ziarah Megawati mengenang 40 hari wafat Guruh

November 5, 2026
Sidang Militer, Sertu Rafy Tembak Pratu F di Palembang Jarak Dekat

Sidang Militer, Sertu Rafy Tembak Pratu F di Palembang Jarak Dekat

November 5, 2026
Kader Gerindra Ditangkap Saat Pesta Narkoba dan 7 Polisi Diperoleh Mutasi

Kader Gerindra Ditangkap Saat Pesta Narkoba dan 7 Polisi Diperoleh Mutasi

November 5, 2026
Satgas PKH Kuasai Seluruh Lahan Terafiliasi Arif Kurniawan

Satgas PKH Kuasai Seluruh Lahan Terafiliasi Arif Kurniawan

November 5, 2026
Fundamental Bisnis Kuat, SeaBank Terus Jaga Pertumbuhan Positif

Fundamental Bisnis Kuat, SeaBank Terus Jaga Pertumbuhan Positif

November 5, 2026
Mengapa Kondisi Negara Kita Menjadi Seperti Ini

Mengapa Kondisi Negara Kita Menjadi Seperti Ini

November 4, 2026
Presiden Prabowo Memberhentikan Jenderal Listyo Sigit dari KSP

Presiden Prabowo Memberhentikan Jenderal Listyo Sigit dari KSP

November 4, 2026
Listyo Dicopot, Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Sebagai Plt KSP

Listyo Dicopot, Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Sebagai Plt KSP

November 4, 2026
Panen Raya Padi di Dua Desa Blora Jadi Lumbung Pangan Jawa Tengah

Panen Raya Padi di Dua Desa Blora Jadi Lumbung Pangan Jawa Tengah

November 4, 2026
Kasus Penyadapan Listyo Dinilai Mahfud Lebih Jahat daripada Sambo dan Teddy

Kasus Penyadapan Listyo Dinilai Mahfud Lebih Jahat daripada Sambo dan Teddy

November 4, 2026
Bank Jual Dolar AS Melebihi Rp18.200

Bank Jual Dolar AS Melebihi Rp18.200

November 4, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Thursday, November 5, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Health

Kritik Mahasiswa Terhadap Pengamanan Ketat di UNM Saat Hardiknas Makassar

by Hendri
May 3, 2026
in Health
0
Kritik Mahasiswa Terhadap Pengamanan Ketat di UNM Saat Hardiknas Makassar
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sejumlah mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) baru-baru ini menyampaikan kritik terhadap pengamanan yang dianggap berlebihan oleh pihak kepolisian di sekitar kampus. Kritikan tersebut mengemuka saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Makassar, yang berlangsung pada Sabtu, 2 Mei. Dalam orasinya, mereka menyuarakan ketidakpuasan terhadap keberadaan sejumlah petugas kepolisian bersenjata yang mengawasi aktivitas mereka.

Mahasiswa merasa bahwa kehadiran polisi tersebut mengganggu suasana kampus yang seharusnya menjadi tempat bagi mereka untuk berekspresi dan menyampaikan pendapat. Mereka meminta pihak kepolisian untuk mempertimbangkan kembali pengamanan yang dianggap tidak proporsional ini.

Pengamatan di lapangan menunjukkan ada banyak petugas, baik berpakaian preman maupun berseragam, yang bersiaga dengan senjata pelontar gas air mata. Hal ini menciptakan rasa ketidaknyamanan di kalangan mahasiswa yang sedang melakukan kegiatan di dalam kampus.

Kritikan Terhadap Tindakan Kepolisian di Kampus

Dalam orasi yang berlangsung di kampus, mahasiswa dengan tegas menyatakan bahwa pengamanan yang diterapkan oleh kepolisian sangat mengganggu psikologi mereka. “Kami hanya ingin mengekspresikan diri dan menghargai peringatan hari pendidikan, bukan menciptakan keributan,” ungkap salah satu orator.

Mereka menambahkan bahwa kampus seharusnya menjadi tempat berdiskusi dan mengeluarkan ide-ide kritis tanpa tekanan dari pihak luar. “Keberadaan polisi dengan banyak barikade di sekitar kampus justru menimbulkan kesan bahwa kami ancaman,” lanjutnya.

Mahasiswa yang mengikuti aksi tersebut sebelumnya melakukan demonstrasi di pertigaan Jalan AP Pettarani-Jalan Sultan Alauddin sebagai bagian dari peringatan Hardiknas. Namun, kehadiran polisi yang tiba-tiba mencekam mereka dan membuat mereka merasa diawasi.

Pernyataan Anggota DPRD dan Masyarakat

Salah satu anggota DPRD setempat ikut memberikan pandangan tentang situasi tersebut. Ia menilai bahwa tindakan kepolisian perlu dievaluasi, terutama dalam konteks penegakan hukum yang tidak seharusnya menyentuh ruang lingkup pendidikan. Menurutnya, kampus adalah tempat akademik dan proses pembelajaran yang seharusnya bebas dari ketakutan.

Beberapa tokoh masyarakat di sekitar UNM juga angkat bicara, mendukung hak mahasiswa untuk berunjuk rasa. “Kita harus mendukung mahasiswa dalam menyuarakan pendapat mereka dengan cara yang damai,” ujar seorang tokoh masyarakat. Mereka percaya bahwa dialog antara mahasiswa dan pihak berwenang diperlukan untuk menciptakan suasana yang kondusif.

Di sisi lain, di lingkungan kampus, mahasiswa terus berupaya menarik perhatian publik terhadap permasalahan ini. Mereka berupaya mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kebebasan berpendapat dalam berideologi dan berakademik, serta dampak dari pengamanan yang berlebihan.

Pernyataan Resmi dari Kapolrestabes Makassar

Menanggapi kritik yang dilayangkan oleh mahasiswa, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, mengeluarkan pernyataan resmi. Ia menjelaskan bahwa personel yang dikerahkan di sekitar kampus adalah bagian dari upaya pengamanan untuk memastikan kelancaran lalu lintas. “Kita perlu mempertimbangkan bahwa jalan di sekitar kampus adalah akses vital bagi masyarakat,” katanya.

Menurut Arya, penempatan kendaraan dan personel tidak dimaksudkan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk mencegah kemacetan yang dapat merugikan warga yang beraktivitas. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada demonstrasi, kepentingan umum tetap menjadi prioritas pihak kepolisian.

Lebih lanjut, Arya menekankan bahwa pengamanan tetap akan dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan. “Kami ingin memastikan semua pihak dapat beraktivitas dengan aman tanpa mengabaikan hak mahasiswa untuk berdemo,” ujarnya.

Kondisi Terkini di Area Kampus UNM

Situasi di sekitar kampus UNM hingga sore hari menunjukkan bahwa petugas kepolisian masih berjaga-jaga meskipun cuaca di Makassar sedang hujan ringan. Mahasiswa tetap mengadakan kegiatan, namun dengan pengawasan tambahan dari pihak kepolisian.

Beberapa mahasiswa pun merasa bahwa pengawasan semacam ini menciptakan atmosfir yang tidak nyaman dan mengganggu fokus mereka dalam kegiatan akademik. Mereka menekankan bahwa penegakan hukum harus dilakukan dengan cara yang tidak menimbulkan ketegangan.

Pihak kampus, melalui Rektor sementara, juga mengamatinya, namun sampai saat ini belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait situasi tersebut. Mereka diharapkan dapat segera mengklarifikasi posisi kampus dalam peristiwa ini agar mahasiswa merasa tenang dan dapat menjalani aktivitas belajar dengan baik.

Tags: HardiknasKetatKritikMahasiswaMakassarPengamananSaatTerhadapUNM
Share197Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kondisi Terbaru Anggota DPR Gus Hilman Setelah Kecelakaan Maut

Detik-detik Tabrak Lari dan Diamuk Massa di Jakbar

June 23, 2026
Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

May 16, 2026
Oki dan Laksono Tetap Masuk Bursa Direksi BEI Meski Jadi Bos INA

Oki dan Laksono Tetap Masuk Bursa Direksi BEI Meski Jadi Bos INA

May 22, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Telah Meninggal Dunia

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Telah Meninggal Dunia

November 5, 2026
Momen Ziarah Megawati mengenang 40 hari wafat Guruh

Momen Ziarah Megawati mengenang 40 hari wafat Guruh

November 5, 2026
Sidang Militer, Sertu Rafy Tembak Pratu F di Palembang Jarak Dekat

Sidang Militer, Sertu Rafy Tembak Pratu F di Palembang Jarak Dekat

November 5, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In