• Latest
  • Trending
  • All
Kritik Mahasiswa Terhadap Pengamanan Ketat di UNM Saat Hardiknas Makassar

Kritik Mahasiswa Terhadap Pengamanan Ketat di UNM Saat Hardiknas Makassar

May 3, 2026
KPK Minta Tambahan Anggaran 726 Miliar di 2027, Sahroni Usul 5 Triliun

KPK Minta Tambahan Anggaran 726 Miliar di 2027, Sahroni Usul 5 Triliun

June 17, 2026
Sengketa Lahan Hotel Sultan yang Akan Dieksekusi Besok

Sengketa Lahan Hotel Sultan yang Akan Dieksekusi Besok

June 17, 2026
OJK Menanggapi Dua Pengumuman MSCI

OJK Menanggapi Dua Pengumuman MSCI

June 17, 2026
Ketua KPK Tanggapi Nama Dirjen Bea Cukai yang Muncul di Sidang dan Akan Dicermati

Ketua KPK Tanggapi Nama Dirjen Bea Cukai yang Muncul di Sidang dan Akan Dicermati

June 17, 2026
Gibran Berkomitmen Memperbaiki Tata Kelola MBG dan Kopdes Merah Putih

Gibran Berkomitmen Memperbaiki Tata Kelola MBG dan Kopdes Merah Putih

June 17, 2026
1.249 Polisi Amankan Aksi Demo Mahasiswa di Grahadi Surabaya

1.249 Polisi Amankan Aksi Demo Mahasiswa di Grahadi Surabaya

June 17, 2026
Jumlah Warga Terdampak Kekeringan di Jabar dan Jateng Mencapai 2245 Orang

Jumlah Warga Terdampak Kekeringan di Jabar dan Jateng Mencapai 2245 Orang

June 17, 2026
Elza Syarief Mundur dari Pengacara: Pak Sony Tidak Jujur

Elza Syarief Mundur dari Pengacara: Pak Sony Tidak Jujur

June 17, 2026
Ekspansi Pengusaha Mall ke Luar Jawa di Tengah Kesulitan Ekonomi

Ekspansi Pengusaha Mall ke Luar Jawa di Tengah Kesulitan Ekonomi

June 17, 2026
Satu Warga Tewas Setelah Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah

Satu Warga Tewas Setelah Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah

June 17, 2026
Kualitas Udara Jakarta Peringkat Dua Terburuk Global Hari Ini

Kualitas Udara Jakarta Peringkat Dua Terburuk Global Hari Ini

June 17, 2026
Polisi Tetapkan 6 Pelajar Sebagai Tersangka Kericuhan di Tamansari Bandung

Tiga Penjual Sisik Trenggiling dan Kulit Beruang Ditangkap di Sumatera Utara

June 17, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Thursday, June 18, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Health

Kritik Mahasiswa Terhadap Pengamanan Ketat di UNM Saat Hardiknas Makassar

by Hendri
May 3, 2026
in Health
0
Kritik Mahasiswa Terhadap Pengamanan Ketat di UNM Saat Hardiknas Makassar
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sejumlah mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) baru-baru ini menyampaikan kritik terhadap pengamanan yang dianggap berlebihan oleh pihak kepolisian di sekitar kampus. Kritikan tersebut mengemuka saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Makassar, yang berlangsung pada Sabtu, 2 Mei. Dalam orasinya, mereka menyuarakan ketidakpuasan terhadap keberadaan sejumlah petugas kepolisian bersenjata yang mengawasi aktivitas mereka.

Mahasiswa merasa bahwa kehadiran polisi tersebut mengganggu suasana kampus yang seharusnya menjadi tempat bagi mereka untuk berekspresi dan menyampaikan pendapat. Mereka meminta pihak kepolisian untuk mempertimbangkan kembali pengamanan yang dianggap tidak proporsional ini.

Pengamatan di lapangan menunjukkan ada banyak petugas, baik berpakaian preman maupun berseragam, yang bersiaga dengan senjata pelontar gas air mata. Hal ini menciptakan rasa ketidaknyamanan di kalangan mahasiswa yang sedang melakukan kegiatan di dalam kampus.

Kritikan Terhadap Tindakan Kepolisian di Kampus

Dalam orasi yang berlangsung di kampus, mahasiswa dengan tegas menyatakan bahwa pengamanan yang diterapkan oleh kepolisian sangat mengganggu psikologi mereka. “Kami hanya ingin mengekspresikan diri dan menghargai peringatan hari pendidikan, bukan menciptakan keributan,” ungkap salah satu orator.

Mereka menambahkan bahwa kampus seharusnya menjadi tempat berdiskusi dan mengeluarkan ide-ide kritis tanpa tekanan dari pihak luar. “Keberadaan polisi dengan banyak barikade di sekitar kampus justru menimbulkan kesan bahwa kami ancaman,” lanjutnya.

Mahasiswa yang mengikuti aksi tersebut sebelumnya melakukan demonstrasi di pertigaan Jalan AP Pettarani-Jalan Sultan Alauddin sebagai bagian dari peringatan Hardiknas. Namun, kehadiran polisi yang tiba-tiba mencekam mereka dan membuat mereka merasa diawasi.

Pernyataan Anggota DPRD dan Masyarakat

Salah satu anggota DPRD setempat ikut memberikan pandangan tentang situasi tersebut. Ia menilai bahwa tindakan kepolisian perlu dievaluasi, terutama dalam konteks penegakan hukum yang tidak seharusnya menyentuh ruang lingkup pendidikan. Menurutnya, kampus adalah tempat akademik dan proses pembelajaran yang seharusnya bebas dari ketakutan.

Beberapa tokoh masyarakat di sekitar UNM juga angkat bicara, mendukung hak mahasiswa untuk berunjuk rasa. “Kita harus mendukung mahasiswa dalam menyuarakan pendapat mereka dengan cara yang damai,” ujar seorang tokoh masyarakat. Mereka percaya bahwa dialog antara mahasiswa dan pihak berwenang diperlukan untuk menciptakan suasana yang kondusif.

Di sisi lain, di lingkungan kampus, mahasiswa terus berupaya menarik perhatian publik terhadap permasalahan ini. Mereka berupaya mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kebebasan berpendapat dalam berideologi dan berakademik, serta dampak dari pengamanan yang berlebihan.

Pernyataan Resmi dari Kapolrestabes Makassar

Menanggapi kritik yang dilayangkan oleh mahasiswa, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, mengeluarkan pernyataan resmi. Ia menjelaskan bahwa personel yang dikerahkan di sekitar kampus adalah bagian dari upaya pengamanan untuk memastikan kelancaran lalu lintas. “Kita perlu mempertimbangkan bahwa jalan di sekitar kampus adalah akses vital bagi masyarakat,” katanya.

Menurut Arya, penempatan kendaraan dan personel tidak dimaksudkan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk mencegah kemacetan yang dapat merugikan warga yang beraktivitas. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada demonstrasi, kepentingan umum tetap menjadi prioritas pihak kepolisian.

Lebih lanjut, Arya menekankan bahwa pengamanan tetap akan dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan. “Kami ingin memastikan semua pihak dapat beraktivitas dengan aman tanpa mengabaikan hak mahasiswa untuk berdemo,” ujarnya.

Kondisi Terkini di Area Kampus UNM

Situasi di sekitar kampus UNM hingga sore hari menunjukkan bahwa petugas kepolisian masih berjaga-jaga meskipun cuaca di Makassar sedang hujan ringan. Mahasiswa tetap mengadakan kegiatan, namun dengan pengawasan tambahan dari pihak kepolisian.

Beberapa mahasiswa pun merasa bahwa pengawasan semacam ini menciptakan atmosfir yang tidak nyaman dan mengganggu fokus mereka dalam kegiatan akademik. Mereka menekankan bahwa penegakan hukum harus dilakukan dengan cara yang tidak menimbulkan ketegangan.

Pihak kampus, melalui Rektor sementara, juga mengamatinya, namun sampai saat ini belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait situasi tersebut. Mereka diharapkan dapat segera mengklarifikasi posisi kampus dalam peristiwa ini agar mahasiswa merasa tenang dan dapat menjalani aktivitas belajar dengan baik.

Tags: HardiknasKetatKritikMahasiswaMakassarPengamananSaatTerhadapUNM
Share196Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Urgensi Pengesahan RUU KKS Menurut Akademisi dan DPR

Urgensi Pengesahan RUU KKS Menurut Akademisi dan DPR

May 12, 2026
KY Selidiki Dugaan Pelanggaran Etik pada Sidang Kasus Andrie Yunus

KY Selidiki Dugaan Pelanggaran Etik pada Sidang Kasus Andrie Yunus

May 13, 2026
UGM Berusaha Memanfaatkan Rumah Pahlawan Nasional Sardjito yang Akan Dijual

UGM Berusaha Memanfaatkan Rumah Pahlawan Nasional Sardjito yang Akan Dijual

May 20, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
KPK Minta Tambahan Anggaran 726 Miliar di 2027, Sahroni Usul 5 Triliun

KPK Minta Tambahan Anggaran 726 Miliar di 2027, Sahroni Usul 5 Triliun

June 17, 2026
Sengketa Lahan Hotel Sultan yang Akan Dieksekusi Besok

Sengketa Lahan Hotel Sultan yang Akan Dieksekusi Besok

June 17, 2026
OJK Menanggapi Dua Pengumuman MSCI

OJK Menanggapi Dua Pengumuman MSCI

June 17, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In