Upaya evakuasi jasad pilot Nicholas F Goselin dari pesawat yang terlibat insiden di Balinggama, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, terpaksa dihentikan. Cuaca buruk yang terjadi di area tersebut menghalangi tim evakuasi untuk melanjutkan misi mereka.
Tim yang telah berangkat dari Timika pada awalnya diharapkan dapat tiba di lokasi dengan cepat. Namun, setelah mengudara selama sekitar 15 menit, penerbangan tersebut dibatalkan karena kondisi cuaca yang tidak mendukung.
Menurut Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Artadiguna, proses evakuasi dijadwalkan akan dilanjutkan pada hari berikutnya. Tim tersebut berusaha untuk kembali terbang dan mengambil jasad pilot yang berusia 20 tahun itu.
Rincian Insiden yang Terjadi di Papua Pegunungan
Insiden tragis yang menimpa pesawat berjenis PK-RCY ini terjadi pada Kamis (2/7). Selain kehilangan pilot, laporan menyebutkan bahwa kelompok kriminal bersenjata (KKB) juga terlibat dengan membakar pesawat tersebut.
Menurut informasi yang beredar, pesawat itu terbang dari Wamena menuju Balinggama dengan membawa tujuh penumpang. Keberangkatan pesawat sebelum insiden menjadi informasi penting bagi pihak berwenang dalam melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Tim penyelamat berencana untuk melanjutkan upaya evakuasi pilot setelah cuaca mengizinkan. Mereka berharap dapat mengangkat jasad Nicholas dan memberikan penghormatan terakhir dengan layak.
Profil Pilot dan Penumpang dalam Penerbangan Tersebut
Nicholas F Goselin, seorang warga negara Amerika Serikat, memimpin penerbangan ini lengkap dengan tujuh penumpang. Nama-nama penumpang tersebut antara lain Eston Sobolim, Kluenang Sobolim, dan beberapa lainnya yang turut serta dalam perjalanan ini.
Kembali ke titik keberangkatan, pesawat tersebut sebenarnya dalam kondisi baik sebelum insiden. Namun, berbagai faktor luar seperti tindakan KKB dan cuaca yang tidak menentu menjadi tantangan besar bagi operasi penerbangan di wilayah tersebut.
Setelah insiden ini, keluarga penumpang dan pilot sangat mengkhawatirkan keselamatan dan kondisi para penumpang yang selamat. Pemerintah setempat juga berupaya memberikan dukungan kepada mereka yang terkena dampak.
Respon dan Penanganan dari Pihak Berwenang
Pihak berwenang terus memantau situasi dan melakukan investigasi mendalam mengenai insiden ini. Sementara itu, upaya evakuasi menjadi prioritas utama, mengingat pentingnya mengangkat jenazah pilot untuk dibawa pulang.
Letkol Inf Wirya Artadiguna juga menyatakan bahwa investigasi mengenai pembakaran pesawat oleh KKB akan dilakukan secepatnya. Upaya ini penting untuk mencegah insiden serupa di masa mendatang dan untuk menjaga keamanan awak dan penumpang lainnya.
Keputusan untuk menghentikan evakuasi sementara waktu adalah langkah bijak yang diambil oleh pihak berwenang. Hal ini bertujuan untuk memastikan keselamatan tim evakuasi serta penanganan yang tepat terhadap situasi yang ada.




















