• Latest
  • Trending
  • All
Aliansi Guru Besar Kecam Dugaan Represif Terhadap Massa Aksi di Surabaya

Aliansi Guru Besar Kecam Dugaan Represif Terhadap Massa Aksi di Surabaya

June 28, 2026
Pengungkapan Kronologis 1 Ton Ketamine di Kapal MT Global 168

Pengungkapan Kronologis 1 Ton Ketamine di Kapal MT Global 168

October 23, 2026
Tersangka Kasus Travel Hanania Dikirim ke Kejaksaan

Tersangka Kasus Travel Hanania Dikirim ke Kejaksaan

October 23, 2026
Pramono: Udara Jakarta Tak Sehat Bukan Akibat Karhutla

Pramono: Udara Jakarta Tak Sehat Bukan Akibat Karhutla

October 23, 2026
Mekanisme PJJ Pesantren untuk 3 Pulau Terdampak Karhutla Siap Dilaksanakan

Mekanisme PJJ Pesantren untuk 3 Pulau Terdampak Karhutla Siap Dilaksanakan

October 23, 2026
Dandhy Laksono Tolak Hadir untuk Klarifikasi Laporan Mama Sinta Pesta Babi

Dandhy Laksono Tolak Hadir untuk Klarifikasi Laporan Mama Sinta Pesta Babi

October 23, 2026
Neraca Sehat dan Kinerja Solid, Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

Neraca Sehat dan Kinerja Solid, Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

October 23, 2026
Minim Dukungan, Relawan Karhutla Tanjung Puting Menghadapi Kesulitan

Desakan Terbuka Data Korporasi Pemicu Karhutla oleh Walhi dan Greenpeace

October 23, 2026
Evaluasi KPK Terhadap Alasan Nusron Wahid Mangkir dari Dua Kali Pemeriksaan

Evaluasi KPK Terhadap Alasan Nusron Wahid Mangkir dari Dua Kali Pemeriksaan

October 23, 2026
Perkuat Akses Kesehatan Melalui Revitalisasi RSUD dan Puskesmas

Perkuat Akses Kesehatan Melalui Revitalisasi RSUD dan Puskesmas

October 23, 2026
TNI AL Amankan 2 Kapal yang Menyembunyikan 8 Ribu Kayu Ilegal di Pulau Buru

TNI AL Amankan 2 Kapal yang Menyembunyikan 8 Ribu Kayu Ilegal di Pulau Buru

October 23, 2026
Geledah BPK Jateng KPK Sita Uang Ratusan Juta Terkait Kasus Klaten

Geledah BPK Jateng KPK Sita Uang Ratusan Juta Terkait Kasus Klaten

October 23, 2026
Antam Dapat Tambang Emas Baru di Papua

Antam Dapat Tambang Emas Baru di Papua

October 23, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Saturday, October 24, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Travel

Aliansi Guru Besar Kecam Dugaan Represif Terhadap Massa Aksi di Surabaya

by Hendri
June 28, 2026
in Travel
0
Aliansi Guru Besar Kecam Dugaan Represif Terhadap Massa Aksi di Surabaya
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Puluhan guru besar, aktivis, dan intelektual lintas disiplin di Indonesia menunjukkan solidaritas mereka kepada gerakan mahasiswa yang baru-baru ini menghadapi tekanan serius dari aparat. Dukungan ini ditandai dengan pernyataan yang dikeluarkan oleh 64 tokoh pada hari Sabtu, menyusul tindakan represif yang dialami mahasiswa selama demonstrasi yang berlangsung di Surabaya.

Dalam insiden tersebut, mahasiswa mengalami pembubaran paksa dan penangkapan massal, yang dianggap sebagai upaya untuk mengekang kebebasan berekspresi. Para tokoh yang ikut menandatangani pernyataan solidaritas ini berasal dari berbagai latar belakang, seperti ekonomi, hukum, dan ilmu sosial.

Beberapa ekonom dan pakar kebijakan publik mencantumkan nama-nama seperti Anthony Budiawan dan Bhima Yudhistira Adhinegara. Sejumlah nama tokoh dari bidang hak asasi manusia seperti Todung Mulya Lubis dan Bivitri Susanti juga mendukung gerakan ini, menekankan pentingnya kebebasan dalam menyampaikan pendapat.

Penekanan terhadap Kebebasan Berekspresi dan Hak Asasi Manusia

Gerakan mahasiswa di Indonesia tidak bisa dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa ini. Menurut pernyataan para intelektual, mahasiswa sering kali menjadi agen perubahan yang berani menyuarakan keadilan dalam situasi sulit sekalipun. Ini menjadi bukti bahwa suara mereka sangat penting bagi masyarakat yang lebih luas.

Para guru besar dan aktivis menyatakan bahwa kondisi saat ini mengharuskan kita untuk mendengar suara mahasiswa. Banyak isu krusial seperti ketimpangan ekonomi dan kerusakan lingkungan yang membutuhkan perhatian serius, dan mahasiswa tampaknya menjadi harapan bagi rakyat yang tidak bisa bersuara.

Tuntutan untuk menghentikan penggembosan dan tekanan terhadap gerakan mahasiswa mendapatkan momentum. Kebebasan berekspresi dan hak untuk berorganisasi bukan hanya hak kinder, tetapi juga dilindungi oleh konstitusi, sehingga tidak seharusnya menjadi sasaran penekanan.

Desakan kepada Pemerintah dan Institusi Pendidikan

Dalam pernyataan mereka, para intelektual mendesak pemerintah dan lembaga pendidikan tinggi untuk membuka ruang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi. Sebaliknya, mereka menekankan bahwa pemerintah tidak boleh menjadi instrumen dalam membungkam gerakan mahasiswa yang menginginkan keadilan.

Mereka menyatakan dukungan penuh untuk menjaga hak-hak hukum mahasiswa dan menolak segala bentuk intimidasi. Untuk itu, dibutuhkan tindakan nyata dari berbagai pihak untuk memastikan bahwa suara mahasiswa bisa masuk ke dalam proses pengambilan keputusan.

Selanjurnya, forum ini juga mengingatkan tanggung jawab moral para pendidik dan intelektual untuk tidak berdiam diri. Mereka diajak untuk berperan aktif dalam mendukung gerakan mahasiswa dan terus mengawal perjuangan tersebut hingga cita-cita kemanusiaan dan keadilan sosial tercapai.

Situasi Terkini dan Penangkapan Peserta Aksi

Tim Advokasi Jaringan Anti Kriminalisasi mencatat bahwa jumlah peserta aksi yang ditangkap semakin bertambah. Dari laporan yang ada, setidaknya ada 24 orang yang ditahan oleh aparat di Polrestabes Surabaya, termasuk satu perempuan. Hal ini menunjukkan bagaimana situasi semakin memanas dan seolah menantang kebebasan berpendapat.

LBH Surabaya juga menerima informasi bahwa beberapa orang yang diamankan kemungkinan akan diproses dalam perkara narkotika, sementara peserta aksi lainnya dipulangkan setelah proses pemeriksaan. Penangkapan luas ini menimbulkan pertanyaan besar tentang bagaimana pemerintah menangani suara ketidakpuasan publik.

Pernyataan yang dikeluarkan oleh Polrestabes Surabaya menunjukkan bahwa mereka mengklaim bertindak untuk mengamankan situasi. Namun, banyak kalangan yang mempertanyakan kebenaran pernyataan tersebut, mengingat banyaknya penangkapan yang dilakukan tanpa alasan yang jelas.

Tags: AksiAliansiBesarDugaanGuruKecamMassaRepresifSurabayaTerhadap
Share197Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kondisi Terbaru Anggota DPR Gus Hilman Setelah Kecelakaan Maut

Detik-detik Tabrak Lari dan Diamuk Massa di Jakbar

June 23, 2026
Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

May 16, 2026
Oki dan Laksono Tetap Masuk Bursa Direksi BEI Meski Jadi Bos INA

Oki dan Laksono Tetap Masuk Bursa Direksi BEI Meski Jadi Bos INA

May 22, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Pengungkapan Kronologis 1 Ton Ketamine di Kapal MT Global 168

Pengungkapan Kronologis 1 Ton Ketamine di Kapal MT Global 168

October 23, 2026
Tersangka Kasus Travel Hanania Dikirim ke Kejaksaan

Tersangka Kasus Travel Hanania Dikirim ke Kejaksaan

October 23, 2026
Pramono: Udara Jakarta Tak Sehat Bukan Akibat Karhutla

Pramono: Udara Jakarta Tak Sehat Bukan Akibat Karhutla

October 23, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In