• Latest
  • Trending
  • All
Abu Vulkanik Anak Krakatau Meluncur ke Barat, Hujan Abu di Bandar Lampung

Abu Vulkanik Anak Krakatau Meluncur ke Barat, Hujan Abu di Bandar Lampung

September 5, 2026
KPK Gelar Ekspose Terkait Operasi Tangkap Tangan di BNPB

KPK Gelar Ekspose Terkait Operasi Tangkap Tangan di BNPB

October 13, 2026
KPK Tangkap Tangan Pejabat di BNPB

KPK Tangkap Tangan Pejabat di BNPB

October 13, 2026
Pemeriksaan Dirjen Bea Cukai Diminta Terkait Kasus Suap Blueray oleh KPK

Selain Uang Tunai, KPK Amankan Logam Mulia dalam OTT BNPB

October 13, 2026
Pejabat BNPB Ditangkap KPK Diduga Terlibat Dana Siap Pakai Bencana

Pejabat BNPB Ditangkap KPK Diduga Terlibat Dana Siap Pakai Bencana

October 13, 2026
Periksa 6 Saksi KPK Lengkapi Berkas Perkara Tersangka Anwar

KPK Menangkap 14 Tersangka Termasuk Pejabat Sestama

October 13, 2026
Banyak Pinjol Gulung Tikar OJK Siapkan Aturan Baru untuk Lindungi Pemberi Pinjaman

Banyak Pinjol Gulung Tikar OJK Siapkan Aturan Baru untuk Lindungi Pemberi Pinjaman

October 13, 2026
Pemuda Bondowoso Nistakan Al-Quran Demi Uang Rp1 Juta

Pemuda Bondowoso Nistakan Al-Quran Demi Uang Rp1 Juta

October 13, 2026
Kebakaran Hutan di Papua Menyebabkan Kabut Asap di Mimika

Kebakaran Hutan di Papua Menyebabkan Kabut Asap di Mimika

October 13, 2026
Kehidupan Warga Bak Neraka

Kehidupan Warga Bak Neraka

October 13, 2026
Tekan Inflasi Bahan Pokok, Pemprov Jateng Laksanakan Gerakan Pangan Murah

Tekan Inflasi Bahan Pokok, Pemprov Jateng Laksanakan Gerakan Pangan Murah

October 13, 2026
Kebakaran di Taman Nasional Tanjung Puting Luas 513,89 Hektare

Kebakaran di Taman Nasional Tanjung Puting Luas 513,89 Hektare

October 13, 2026
Saham dengan Pergerakan Tak Normal, BEI Beri Peringatan

Saham dengan Pergerakan Tak Normal, BEI Beri Peringatan

October 13, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Wednesday, October 14, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Travel

Abu Vulkanik Anak Krakatau Meluncur ke Barat, Hujan Abu di Bandar Lampung

by Hendri
September 5, 2026
in Travel
0
Abu Vulkanik Anak Krakatau Meluncur ke Barat, Hujan Abu di Bandar Lampung
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau kembali menghebohkan masyarakat yang tinggal di sekitar Selat Sunda. Fenomena alam ini terjadi sejak dini hari hingga siang WIB pada Sabtu, 5 September, dan membawa dampak signifikan bagi wilayah sekitarnya.

Abu vulkanik yang dihasilkan dari erupsi ini berpotensi terbawa angin menuju arah barat. Beberapa laporan dari warga di provinsi Lampung menunjukkan bahwa mereka sudah merasakan dampak dari hujan abu vulkanik yang berasal dari gunung tersebut.

Salah satu tempat yang terdampak adalah ibu kota provinsi Lampung, Bandar Lampung. Saat berita ini ditulis, warganya mulai merasakan hujan abu vulkanik yang muncul akibat dari aktivitas Gunung Anak Krakatau pada malam yang sama.

Paparan Awal Mengenai Hujan Abu Vulkanik

Seorang warga bernama Dinda dari Sukarame, Bandar Lampung, mengungkapkan bahwa debu terasa mulai malam hari setelah magrib. Sekilas, debu ini cukup mengganggu kesehatan, terutama bagi mereka yang berada di luar rumah.

Debu ini juga memiliki dampak visual yang jelas, mengotori wajah dan mengganggu penglihatan. Banyak rumah mengalami penumpukan debu di lantai sehingga perlu dibersihkan secara rutin.

Dengan jarak sekitar 80 km dari Gunung Anak Krakatau, wilayah Kemiling di Bandar Lampung juga melaporkan kehadiran debu vulkanik. Ini menunjukkan luasnya penyebaran dampak dari erupsi tersebut.

Pengalaman Warga yang Terkena Dampak

Donny, seorang warga Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, juga merasakan dampak debu ini. Dia menyatakan bahwa debu sudah mencapai lokasi dekat Bandara Lampung, menunjukkan bahwa posisi angin juga berperan dalam penyebarannya.

Di sisi lain, seorang traveler asal Bogor yang sedang berada di Pulau Sangiang, yang terletak di Selat Sunda, melaporkan bahwa mereka juga terkena dampak debu vulkanik. Hal ini menunjukkan bahwa luas area yang terdampak lebih dari sekadar wilayah daratan saja.

Situasi ini semakin diperburuk oleh tingginya jumlah debu yang jatuh. Traveler tersebut menjelaskan bagaimana pergerakan angin membawa debu vulkanik ke wilayahnya. Ini menjadi poin penting dalam memahami pola penyebaran debu.

Imbauan dari Petugas Pemantauan

Kepala Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau, Suwarno, mengeluarkan imbauan bagi masyarakat untuk menggunakan masker dan perlindung mata saat debu vulkanik mulai turun. Hal ini penting untuk melindungi kesehatan, terutama saluran pernapasan dan mata.

Dia menjelaskan bahwa penyebaran abu sangat bergantung pada arah angin. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan untuk selalu memantau informasi terkini dari petugas yang berwenang.

Dalam pemantauan yang dilakukan dari pukul 06.00 hingga 12.00 WIB, aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau masih terus berlangsung. Hal ini menunjukkan bahwa situasi dapat berubah dan memerlukan perhatian ekstra.

Tekanan pada warga untuk tetap tenang juga disampaikan oleh Suwarno. Dia menekankan pentingnya kewaspadaan dalam menghadapi situasi ini, meskipun masyarakat tidak perlu panik. Keberadaan informasi yang jelas akan membantu mereka untuk mengambil langkah yang tepat.

Masyarakat juga diimbau untuk menjauhi kawasan gunung agar tetap aman dari bahaya langsung. Ada rekomendasi untuk tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah yang aktif, demi keselamatan semua pihak.

Suwarno juga memberikan saran agar warga mengurangi aktivitas di luar rumah apabila terjadi hujan abu. Ini penting demi kesehatan, dan ketika terpaksa keluar, mereka harus menggunakan perlindungan yang tepat.

Dengan informasi terkini dan kewaspadaan yang tinggi, masyarakat diharapkan dapat menghadapi aktivitas Gunung Anak Krakatau dengan lebih baik. Namun situasi yang tidak menentu ini memerlukan dukungan dan perhatian dari semua pihak. Seiring dengan berjalannya waktu, penting bagi semua untuk mentaati imbauan yang diberikan oleh petugas lokal demi keselamatan bersama.

Gunung Anak Krakatau saat ini masih berada di status Level III atau Siaga. Oleh karena itu, masyarakat, wisatawan, dan pendaki dilarang mendekati kawasan gunung dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif. Keputusan ini diambil untuk memastikan keselamatan warga serta menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Tags: AbuAnakBandarBaratHujanKrakatauLampungMeluncurVulkanik
Share197Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

May 16, 2026
Kondisi Terbaru Anggota DPR Gus Hilman Setelah Kecelakaan Maut

Detik-detik Tabrak Lari dan Diamuk Massa di Jakbar

June 23, 2026
Raperda Pelindungan Perempuan DKI dari Hulu ke Hilir Sedang Dibahas

Raperda Pelindungan Perempuan DKI dari Hulu ke Hilir Sedang Dibahas

May 21, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
KPK Gelar Ekspose Terkait Operasi Tangkap Tangan di BNPB

KPK Gelar Ekspose Terkait Operasi Tangkap Tangan di BNPB

October 13, 2026
KPK Tangkap Tangan Pejabat di BNPB

KPK Tangkap Tangan Pejabat di BNPB

October 13, 2026
Pemeriksaan Dirjen Bea Cukai Diminta Terkait Kasus Suap Blueray oleh KPK

Selain Uang Tunai, KPK Amankan Logam Mulia dalam OTT BNPB

October 13, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In