• Latest
  • Trending
  • All
Dua Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank 157 M Ditangkap dan Diampuni

Dua Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank 157 M Ditangkap dan Diampuni

October 24, 2026
Kebakaran Lahan 7 Hektare di Palembang Hampiris Rumah Warga

Kebakaran Lahan 7 Hektare di Palembang Hampiris Rumah Warga

October 24, 2026
Kronologi Kecelakaan Beruntun 4 Mobil dan Ojol di Jaksel

Kronologi Kecelakaan Beruntun 4 Mobil dan Ojol di Jaksel

October 24, 2026
Tangis Haru Bayi Aisya Cari Udara Segar di Tengah Asap Pekat Palembang

Tangis Haru Bayi Aisya Cari Udara Segar di Tengah Asap Pekat Palembang

October 24, 2026
Detik-detik Ojol Tertabrak Mobil hingga Kaki Patah

Detik-detik Ojol Tertabrak Mobil hingga Kaki Patah

October 24, 2026
Operasi Patuh Mulai 26 Oktober, Korlantas Utamakan Cegah Pengemudi Lawan Arus

Operasi Patuh Mulai 26 Oktober, Korlantas Utamakan Cegah Pengemudi Lawan Arus

October 24, 2026
Pengungkapan Kronologis 1 Ton Ketamine di Kapal MT Global 168

Pengungkapan Kronologis 1 Ton Ketamine di Kapal MT Global 168

October 23, 2026
Tersangka Kasus Travel Hanania Dikirim ke Kejaksaan

Tersangka Kasus Travel Hanania Dikirim ke Kejaksaan

October 23, 2026
Pramono: Udara Jakarta Tak Sehat Bukan Akibat Karhutla

Pramono: Udara Jakarta Tak Sehat Bukan Akibat Karhutla

October 23, 2026
Mekanisme PJJ Pesantren untuk 3 Pulau Terdampak Karhutla Siap Dilaksanakan

Mekanisme PJJ Pesantren untuk 3 Pulau Terdampak Karhutla Siap Dilaksanakan

October 23, 2026
Dandhy Laksono Tolak Hadir untuk Klarifikasi Laporan Mama Sinta Pesta Babi

Dandhy Laksono Tolak Hadir untuk Klarifikasi Laporan Mama Sinta Pesta Babi

October 23, 2026
Neraca Sehat dan Kinerja Solid, Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

Neraca Sehat dan Kinerja Solid, Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

October 23, 2026
Minim Dukungan, Relawan Karhutla Tanjung Puting Menghadapi Kesulitan

Desakan Terbuka Data Korporasi Pemicu Karhutla oleh Walhi dan Greenpeace

October 23, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Saturday, October 24, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Dua Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank 157 M Ditangkap dan Diampuni

by Hendri
October 24, 2026
in Lifestyle
0
Dua Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank 157 M Ditangkap dan Diampuni
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dua pengusaha asal Belanda, Herman dan Cornelis Gentis, menciptakan kehebohan di Batavia pada tahun 1902 dengan perampokan bank yang mengejutkan. Usaha mereka berakhir dengan tindakan nekat setelah proyek properti yang mereka kembangkan hancur akibat kebakaran besar. Motivasi di balik perampokan ini mendorong mereka untuk meraih uang sebanyak 100 ribu gulden, yang setara dengan sekitar Rp157 miliar saat ini.

Peristiwa yang terjadi pada 22 November 1902 ini bukanlah aksi biasa, melainkan satu dari peristiwa bersejarah yang merubah peta kriminalitas di masa itu. Penampilan awal mereka sebagai sosok kaya mendatangkan kecurigaan awal, namun semua itu berubah seketika ketika mereka menunjukkan tangan mereka yang dilengkapi pistol di hadapan petugas bank.

Situasi dalam bank berubah secara dramatis saat keduanya mengancam petugas dengan senjata. Dalam keadaan terdesak, petugas pun terpaksa membuka brankas dan menyerahkan uang yang diinginkan kepada para perampok ini.

Merampok De Javasche Bank: Perencanaan atau Kebetulan?

Perampokan ini dilaksanakan di kantor De Javasche Bank, yang sekarang dikenal sebagai Bank Indonesia. Saat pelaku sampai di bank, banyak orang yang tidak curiga mereka akan melakukan tindakan kriminal, mengira bahwa keduanya hendak melakukan transaksi keuangan biasa. Ini menunjukkan seberapa cermat mereka dalam merencanakan aksi jahat tersebut.

Setelah berhasil menggondol uang, keduanya melarikan diri dengan menembak seorang petugas yang mencoba mengejar mereka. Tindakan brutal ini menciptakan suasana ketakutan, dan mereka bahkan membajak delman milik warga yang kebetulan melintas, menambah panjang daftar kejahatan mereka dalam hitungan menit.

Pengejaran oleh aparat kepolisian berlangsung sengit sepanjang malam, menunjukkan betapa seriusnya pihak berwajib menanggapi insiden ini. Salah satu pelaku harus melompat dari kuda yang kelelahan, yang mengungkapkan betapa sulitnya melarikan diri dari kejaran polisi.

Identitas dan Latar Belakang Penalti para Tersangka

Identitas pelaku pun cepat terungkap sebagai Herman dan Cornelis Gentis, yang memiliki reputasi sebagai pengusaha dalam bidang properti. Diketahui bahwa sebelum melakukan perampokan ini, mereka memiliki proyek ambisius bernama Gentisville, yang kini terletak di Pelabuhanratu, Sukabumi.

Proyek Gentisville, yang meliputi deretan vila mewah dan berbagai fasilitas hiburan lainnya, ternyata tidak sejalan harapan. Kebakaran yang terjadi pada Agustus 1902 merusak segalanya, memaksa mereka menghadapi masalah finansial yang parah. Dalam situasi terdesak ini, mereka tampak tidak memiliki pilihan lain selain melakukan kejahatan untuk mendapatkan uang.

Setelah tertangkap, Herman dan Cornelis diadili dan dinyatakan bersalah. Pengadilan memutuskan Herman dihukum penjara selama 15 tahun, sementara Cornelis mendapatkan 10 tahun penjara. Namun, keputusan itu tidak berlangsung lama, karena keduanya akhirnya memperoleh pengampunan pada tahun 1904, yang menggambarkan dinamika hukum di Hindia Belanda pada saat itu.

Faktor Penyebab dan Implikasi Sosial dari Kejadian Ini

Kejadian ini membuka mata banyak orang tentang berbagai aspek sosial dari ekonomi pada masa itu. Dengan latar belakang ekonomi yang tidak stabil, banyak orang yang berjuang untuk bertahan hidup, dan tindakan kejahatan seperti ini bisa jadi merupakan contoh ekstrem dari keputusasaan sosial. Masalah finansial yang mendorong individu berpengaruh untuk melakukan tindakan ilegal bukanlah hal baru.

Seiring perkembangan berita, masyarakat menghadapi dilema kepercayaan terhadap institusi keuangan dan pemerintah. Jika pengusaha seperti Gentis, yang seharusnya memiliki akses terhadap modal dan peluang, dapat terlibat dalam kejahatan, maka apa yang bisa diharapkan dari individu biasa?

Di sisi lain, perampokan ini juga memunculkan dukungan bagi aparat penegak hukum untuk tetap waspada terhadap pergerakan kriminalitas. Banyak pihak yang berpandangan bahwa respons cepat pihak kepolisian adalah langkah positif, tetapi juga menunjukkan bahwa kejahatan terorganisir dapat muncul dari mereka yang di luar dugaan.

Refleksi terhadap Sistem Peradilan di Hindia Belanda dan Keberlanjutan Hukum

Sistem peradilan di Hindia Belanda saat itu menunjukkan beberapa celah, terutama dalam memberikan hukuman yang dapat mencegah kembali terjadinya kejahatan serupa. Masyarakat mempertanyakan mengapa dua pelaku yang terlibat dalam aksi berat seperti perampokan bank hanya mendapatkan hukuman yang terbilang ringan.

Pengampunan yang diberikan oleh Gubernur Jenderal menjadi sorotan banyak kalangan. Beberapa pihak menganggap bahwa tindakan tersebut mencerminkan adanya ketidakadilan dalam praktik hukum. Mereka berpikir, jika hukum dapat diintervensi dengan mudah, maka nilai dari keadilan itu sendiri menjadi dipertanyakan.

Kejadian ini tetap menjadi bagian penting dalam sejarah karena menunjukkan betapa kompleksnya masalah hukum serta kondisi sosial di Hindia Belanda. Melalui sejarah, kita dapat melihat bahwa hukum tidak hanya berfungsi sebagai pedoman, tetapi juga sebagai cerminan dari kondisi masyarakat yang lebih luas.

Tags: BangkrutBankdanDiampuniDitangkapDuaPengusahaPropertiRampok
Share196Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kondisi Terbaru Anggota DPR Gus Hilman Setelah Kecelakaan Maut

Detik-detik Tabrak Lari dan Diamuk Massa di Jakbar

June 23, 2026
Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

May 16, 2026
Raperda Pelindungan Perempuan DKI dari Hulu ke Hilir Sedang Dibahas

Raperda Pelindungan Perempuan DKI dari Hulu ke Hilir Sedang Dibahas

May 21, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Kebakaran Lahan 7 Hektare di Palembang Hampiris Rumah Warga

Kebakaran Lahan 7 Hektare di Palembang Hampiris Rumah Warga

October 24, 2026
Kronologi Kecelakaan Beruntun 4 Mobil dan Ojol di Jaksel

Kronologi Kecelakaan Beruntun 4 Mobil dan Ojol di Jaksel

October 24, 2026
Tangis Haru Bayi Aisya Cari Udara Segar di Tengah Asap Pekat Palembang

Tangis Haru Bayi Aisya Cari Udara Segar di Tengah Asap Pekat Palembang

October 24, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In