• Latest
  • Trending
  • All
Taipan Ini Berikan Respons Tak Terduga Soal Penarikan Pajak Rp134 Triliun

Taipan Ini Berikan Respons Tak Terduga Soal Penarikan Pajak Rp134 Triliun

May 4, 2026
Pansus DPD RI Paparkan Kondisi Pengungsi di Puncak Papua Akibat Konflik

Pansus DPD RI Paparkan Kondisi Pengungsi di Puncak Papua Akibat Konflik

August 5, 2026
Pasien Meninggal Diduga Karena Terlambat Ditangani, Curhat di Medsos Jadi Sorotan

Pasien Meninggal Diduga Karena Terlambat Ditangani, Curhat di Medsos Jadi Sorotan

August 5, 2026
Komisi III DPR Tegaskan Tidak Ada Surat Perintah Pergantian Kapolri

Komisi III DPR Tegaskan Tidak Ada Surat Perintah Pergantian Kapolri

August 5, 2026
Kubu Febrie Tantang Kejagung Ungkap Pemilik Emas Seberat 74 Kg

Kubu Febrie Tantang Kejagung Ungkap Pemilik Emas Seberat 74 Kg

August 5, 2026
Aktivitas Sinabung Naik, Pemkab Karo Keluarkan Imbauan untuk Warga

Aktivitas Sinabung Naik, Pemkab Karo Keluarkan Imbauan untuk Warga

August 5, 2026
Satgas PASTI Hentikan 951 Pinjol dan Investasi Bodong dengan Modus MLM

Satgas PASTI Hentikan 951 Pinjol dan Investasi Bodong dengan Modus MLM

August 5, 2026
KPK Akan Selidiki Dugaan Penyaluran Uang DJKA Rp100 Juta ke Miftah Maulana

KPK Siap Menghadapi Praperadilan Pegawai BPK Sumsel Tersangka Suap

August 4, 2026
Status Diberhentikannya Jaksa Febrie Adriansyah Sementara waktu

Status Diberhentikannya Jaksa Febrie Adriansyah Sementara waktu

August 4, 2026
Pria Bakar Ayah Kandung di Medan Akibat Stres Ditinggal Istri

Penangkapan Pemilik Akun Penyebar Hoaks Demo Menjelang 17 Agustus

August 4, 2026
Cabut Sementara Status Jaksa Febrie Adriansyah oleh Jaksa Agung

Cabut Sementara Status Jaksa Febrie Adriansyah oleh Jaksa Agung

August 4, 2026
Polisi Akan Konfrontasi Diduga Pengirim Bunga Teror ke Dokter Oky

Polisi Akan Konfrontasi Diduga Pengirim Bunga Teror ke Dokter Oky

August 4, 2026
Transaksi Kripto di Indonesia Capai Rp28,58 Triliun per Juni 2026 dengan 22,69 Juta Konsumen

Transaksi Kripto di Indonesia Capai Rp28,58 Triliun per Juni 2026 dengan 22,69 Juta Konsumen

August 4, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Wednesday, August 5, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Taipan Ini Berikan Respons Tak Terduga Soal Penarikan Pajak Rp134 Triliun

by Hendri
May 4, 2026
in Lifestyle
0
Taipan Ini Berikan Respons Tak Terduga Soal Penarikan Pajak Rp134 Triliun
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

CEO Nvidia, Jensen Huang, mengungkapkan pandangannya mengenai rencana pengenaan pajak terhadap orang kaya di California, Amerika Serikat. Menurut Huang, ia tidak keberatan dengan kemungkinan pajak yang dapat mencapai angka signifikan, yaitu sekitar US$7,75 miliar atau setara dengan Rp 134 triliun, jika mengikuti aturan pajak yang ada di negara bagian tersebut.

Pada awal tahun 2023, diperkirakan kekayaan bersih Huang mencapai US$155 miliar. Dengan nilai tersebut, ia terancam untuk dikenakan pajak sebesar 5% terhadap individu yang memiliki kekayaan lebih dari US$1,1 miliar di California.

Huang menegaskan bahwa ia tidak pernah memikirkan tentang pengenaan pajak tersebut dan bersikeras untuk mematuhi aturan yang ada. Ia merasa sangat nyaman tinggal di Silicon Valley meskipun pajak yang tinggi mungkin diwajibkan.

Dalam pernyataannya, Huang menyatakan, “Kami memilih untuk tinggal di Silicon Valley, jadi jika ada pajak yang ingin diterapkan, itu bukan masalah bagi saya.” Sikapnya mungkin berbeda dengan beberapa miliarder lainnya yang merasa keberatan.

Salah satu miliarder lain, Palmer Luckey, pendiri Anduril, menyatakan bahwa pengenaan pajak tersebut berpotensi memaksa para miliarder untuk menjual sebagian besar aset perusahaan mereka. Ia mencurahkan pendapatnya melalui platform media sosial X yang menunjukkan ketidakpuasannya terhadap kebijakan ini.

Lebih jauh lagi, Vinod Khosla, seorang pemodal ventura dan salah satu pendiri Sun Microsystems, berkomentar bahwa pajak kekayaan ini dapat membuat para orang kaya memilih untuk meninggalkan California. Pandangannya menunjukkan bahwa aturan semacam itu bisa berimplikasi besar bagi lingkungan bisnis di negara bagian tersebut.

Pajak kekayaan di California telah diusulkan sejak November 2025 dan mendapat dukungan dari serikat pekerja di sektor kesehatan, serta beberapa legislator progresif. Mereka menargetkan 200 individu terkaya di dunia yang dinilai memiliki kekayaan melimpah.

Potensi penerimaan pajak dari inisiatif ini bisa mencapai angka yang luar biasa, hingga US$100 miliar. Uang tersebut direncanakan untuk digunakan dalam menutupi defisit anggaran kesehatan yang semakin meningkat, serta untuk membiayai pendidikan publik dan program bantuan pangan di California.

Terdapat dukungan yang besar bagi inisiatif pajak ini, dengan lebih dari 870 ribu tanda tangan dikumpulkan untuk pemungutan suara yang dilaksanakan pada bulan November lalu. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat untuk memberlakukan aturan yang dianggap adil terhadap orang-orang yang memiliki kekayaan besar.

Pengenaan pajak ini tidak hanya berlaku untuk pendapatan tunai, tetapi juga untuk seluruh aset bernilai ekonomis yang mereka miliki. Hal ini mencakup saham, kepemilikan bisnis, dan aset lainnya yang dianggap memiliki nilai. Menariknya, pajak ini tetap akan berlaku meskipun wajib pajak memutuskan untuk pindah dari California setelah 2026.

Meskipun demikian, ada beberapa pengecualian dalam aturan ini, termasuk aset properti yang sudah dikenakan pajak properti sebelumnya. Pemerintah setempat juga memberikan kelonggaran bagi wajib pajak yang membutuhkan dengan menawarkan opsi pembayaran cicilan hingga lima tahun untuk memudahkan mereka.

Sikap dan reaksi dari para miliarder terhadap usulan pajak ini mencerminkan berbagai pandangan yang ada di kalangan orang kaya. Beberapa merasa bahwa hal ini adalah langkah positif untuk pemerataan ekonomi dan menciptakan sistem yang lebih adil, sementara yang lain melihatnya sebagai ancaman yang dapat berdampak negatif terhadap investasi dan pertumbuhan ekonomi.

Ketika pemerintah berupaya untuk menyeimbangkan kebutuhan sosial dan pertumbuhan ekonomi, tantangan yang dihadapi cukup kompleks. Di sisi lain, rencana ini juga mengundang perdebatan luas tentang keadilan pajak dan tanggung jawab sosial dari individu-individu yang memiliki kekayaan luar biasa.

Secara keseluruhan, pengenaan pajak terhadap orang kaya di California ini menjadi topik hangat yang menggugah perbincangan beragam kalangan masyarakat. Dengan potensi dampak yang signifikan, baik positif maupun negatif, penting untuk terus memantau perkembangan situasi dan bagaimana kebijakan ini akan diimplementasikan di lapangan. Masyarakat dan pengambil keputusan harus terus berdialog untuk mencapai solusi terbaik bagi semua pihak.

Tags: BerikanIniPajakPenarikanResponsRp134soalTaipanTakTerdugaTriliun
Share197Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

May 16, 2026
Raperda Pelindungan Perempuan DKI dari Hulu ke Hilir Sedang Dibahas

Raperda Pelindungan Perempuan DKI dari Hulu ke Hilir Sedang Dibahas

May 21, 2026
Rombak Direksi dan Komisaris Antam, Ini Susunan Terbarunya

Rombak Direksi dan Komisaris Antam, Ini Susunan Terbarunya

June 10, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Pansus DPD RI Paparkan Kondisi Pengungsi di Puncak Papua Akibat Konflik

Pansus DPD RI Paparkan Kondisi Pengungsi di Puncak Papua Akibat Konflik

August 5, 2026
Pasien Meninggal Diduga Karena Terlambat Ditangani, Curhat di Medsos Jadi Sorotan

Pasien Meninggal Diduga Karena Terlambat Ditangani, Curhat di Medsos Jadi Sorotan

August 5, 2026
Komisi III DPR Tegaskan Tidak Ada Surat Perintah Pergantian Kapolri

Komisi III DPR Tegaskan Tidak Ada Surat Perintah Pergantian Kapolri

August 5, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In