• Latest
  • Trending
  • All
Kritik Mahasiswa Terhadap Pengamanan Ketat di UNM Saat Hardiknas Makassar

Kritik Mahasiswa Terhadap Pengamanan Ketat di UNM Saat Hardiknas Makassar

May 3, 2026
Putusan MK mengenai MBG dan OTT Bupati Pemalang

Putusan MK mengenai MBG dan OTT Bupati Pemalang

August 3, 2026
Pemadaman Listrik yang Dialami Warga Jakarta pada Senin Pagi

Pemadaman Listrik yang Dialami Warga Jakarta pada Senin Pagi

August 3, 2026
Lansia Dikerampok Oleh Tetangga, Lapor Polisi Dalam Kondisi Mulut Terlakban

Lansia Dikerampok Oleh Tetangga, Lapor Polisi Dalam Kondisi Mulut Terlakban

August 3, 2026
Update Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: 231 Selamat dan 5 Tewas

Update Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: 231 Selamat dan 5 Tewas

August 3, 2026
Investigasi Segera Terhadap Kebakaran KM Mutiara Sentosa oleh Pemerintah

Investigasi Segera Terhadap Kebakaran KM Mutiara Sentosa oleh Pemerintah

August 3, 2026
Strategi Hotel Menghadapi Ketidakpastian Bisnis di Tahun 2026

Strategi Hotel Menghadapi Ketidakpastian Bisnis di Tahun 2026

August 3, 2026
Duka Cita Pertamina Patra Niaga Terkait Insiden di Tanah Bumbu

Duka Cita Pertamina Patra Niaga Terkait Insiden di Tanah Bumbu

August 2, 2026
Kebakaran Tumpukan Sampah di Kramat Jati Sudah Lebih dari 30 Jam Belum Padam

Kebakaran Tumpukan Sampah di Kramat Jati Sudah Lebih dari 30 Jam Belum Padam

August 2, 2026
Polisi Pastikan Kasus Jesslyn Wijaya Bukan Penculikan

Polisi Pastikan Kasus Jesslyn Wijaya Bukan Penculikan

August 2, 2026
Update Terbaru Operasi SAR Kapal Mutiara Sentosa yang Terbakar di Laut

Update Terbaru Operasi SAR Kapal Mutiara Sentosa yang Terbakar di Laut

August 2, 2026
24 Tewas di Sungai Uwe Wamena Papua Akibat Jembatan Gantung Putus

Korban Tewas Kebakaran Kapal Mutiara Sentosa 2 Meningkat Menjadi 5 Orang

August 2, 2026
Utang Pinjol di Indonesia Capai Rp102 Triliun, Apakah Sudah Kecanduan?

Utang Pinjol di Indonesia Capai Rp102 Triliun, Apakah Sudah Kecanduan?

August 2, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Monday, August 3, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Health

Kritik Mahasiswa Terhadap Pengamanan Ketat di UNM Saat Hardiknas Makassar

by Hendri
May 3, 2026
in Health
0
Kritik Mahasiswa Terhadap Pengamanan Ketat di UNM Saat Hardiknas Makassar
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sejumlah mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) baru-baru ini menyampaikan kritik terhadap pengamanan yang dianggap berlebihan oleh pihak kepolisian di sekitar kampus. Kritikan tersebut mengemuka saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Makassar, yang berlangsung pada Sabtu, 2 Mei. Dalam orasinya, mereka menyuarakan ketidakpuasan terhadap keberadaan sejumlah petugas kepolisian bersenjata yang mengawasi aktivitas mereka.

Mahasiswa merasa bahwa kehadiran polisi tersebut mengganggu suasana kampus yang seharusnya menjadi tempat bagi mereka untuk berekspresi dan menyampaikan pendapat. Mereka meminta pihak kepolisian untuk mempertimbangkan kembali pengamanan yang dianggap tidak proporsional ini.

Pengamatan di lapangan menunjukkan ada banyak petugas, baik berpakaian preman maupun berseragam, yang bersiaga dengan senjata pelontar gas air mata. Hal ini menciptakan rasa ketidaknyamanan di kalangan mahasiswa yang sedang melakukan kegiatan di dalam kampus.

Kritikan Terhadap Tindakan Kepolisian di Kampus

Dalam orasi yang berlangsung di kampus, mahasiswa dengan tegas menyatakan bahwa pengamanan yang diterapkan oleh kepolisian sangat mengganggu psikologi mereka. “Kami hanya ingin mengekspresikan diri dan menghargai peringatan hari pendidikan, bukan menciptakan keributan,” ungkap salah satu orator.

Mereka menambahkan bahwa kampus seharusnya menjadi tempat berdiskusi dan mengeluarkan ide-ide kritis tanpa tekanan dari pihak luar. “Keberadaan polisi dengan banyak barikade di sekitar kampus justru menimbulkan kesan bahwa kami ancaman,” lanjutnya.

Mahasiswa yang mengikuti aksi tersebut sebelumnya melakukan demonstrasi di pertigaan Jalan AP Pettarani-Jalan Sultan Alauddin sebagai bagian dari peringatan Hardiknas. Namun, kehadiran polisi yang tiba-tiba mencekam mereka dan membuat mereka merasa diawasi.

Pernyataan Anggota DPRD dan Masyarakat

Salah satu anggota DPRD setempat ikut memberikan pandangan tentang situasi tersebut. Ia menilai bahwa tindakan kepolisian perlu dievaluasi, terutama dalam konteks penegakan hukum yang tidak seharusnya menyentuh ruang lingkup pendidikan. Menurutnya, kampus adalah tempat akademik dan proses pembelajaran yang seharusnya bebas dari ketakutan.

Beberapa tokoh masyarakat di sekitar UNM juga angkat bicara, mendukung hak mahasiswa untuk berunjuk rasa. “Kita harus mendukung mahasiswa dalam menyuarakan pendapat mereka dengan cara yang damai,” ujar seorang tokoh masyarakat. Mereka percaya bahwa dialog antara mahasiswa dan pihak berwenang diperlukan untuk menciptakan suasana yang kondusif.

Di sisi lain, di lingkungan kampus, mahasiswa terus berupaya menarik perhatian publik terhadap permasalahan ini. Mereka berupaya mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kebebasan berpendapat dalam berideologi dan berakademik, serta dampak dari pengamanan yang berlebihan.

Pernyataan Resmi dari Kapolrestabes Makassar

Menanggapi kritik yang dilayangkan oleh mahasiswa, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, mengeluarkan pernyataan resmi. Ia menjelaskan bahwa personel yang dikerahkan di sekitar kampus adalah bagian dari upaya pengamanan untuk memastikan kelancaran lalu lintas. “Kita perlu mempertimbangkan bahwa jalan di sekitar kampus adalah akses vital bagi masyarakat,” katanya.

Menurut Arya, penempatan kendaraan dan personel tidak dimaksudkan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk mencegah kemacetan yang dapat merugikan warga yang beraktivitas. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada demonstrasi, kepentingan umum tetap menjadi prioritas pihak kepolisian.

Lebih lanjut, Arya menekankan bahwa pengamanan tetap akan dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan. “Kami ingin memastikan semua pihak dapat beraktivitas dengan aman tanpa mengabaikan hak mahasiswa untuk berdemo,” ujarnya.

Kondisi Terkini di Area Kampus UNM

Situasi di sekitar kampus UNM hingga sore hari menunjukkan bahwa petugas kepolisian masih berjaga-jaga meskipun cuaca di Makassar sedang hujan ringan. Mahasiswa tetap mengadakan kegiatan, namun dengan pengawasan tambahan dari pihak kepolisian.

Beberapa mahasiswa pun merasa bahwa pengawasan semacam ini menciptakan atmosfir yang tidak nyaman dan mengganggu fokus mereka dalam kegiatan akademik. Mereka menekankan bahwa penegakan hukum harus dilakukan dengan cara yang tidak menimbulkan ketegangan.

Pihak kampus, melalui Rektor sementara, juga mengamatinya, namun sampai saat ini belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait situasi tersebut. Mereka diharapkan dapat segera mengklarifikasi posisi kampus dalam peristiwa ini agar mahasiswa merasa tenang dan dapat menjalani aktivitas belajar dengan baik.

Tags: HardiknasKetatKritikMahasiswaMakassarPengamananSaatTerhadapUNM
Share197Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

May 16, 2026
Raperda Pelindungan Perempuan DKI dari Hulu ke Hilir Sedang Dibahas

Raperda Pelindungan Perempuan DKI dari Hulu ke Hilir Sedang Dibahas

May 21, 2026
Sindikat Pencurian Data SIM Card dan Kode OTP Ditangkap, 25 Ribu Data Bocor

Sindikat Pencurian Data SIM Card dan Kode OTP Ditangkap, 25 Ribu Data Bocor

May 12, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Putusan MK mengenai MBG dan OTT Bupati Pemalang

Putusan MK mengenai MBG dan OTT Bupati Pemalang

August 3, 2026
Pemadaman Listrik yang Dialami Warga Jakarta pada Senin Pagi

Pemadaman Listrik yang Dialami Warga Jakarta pada Senin Pagi

August 3, 2026
Lansia Dikerampok Oleh Tetangga, Lapor Polisi Dalam Kondisi Mulut Terlakban

Lansia Dikerampok Oleh Tetangga, Lapor Polisi Dalam Kondisi Mulut Terlakban

August 3, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In