• Latest
  • Trending
  • All
KPK Selidiki Dugaan Aliran Uang ke Perusahaan Saat Periksa Suami Fadia Arafiq

KPK Selidiki Dugaan Aliran Uang ke Perusahaan Saat Periksa Suami Fadia Arafiq

April 30, 2026
Kisah Korban KRL Maut Lompat Jendela dan Gemetar Saat Pulang Naik Ojol

Kisah Korban KRL Maut Lompat Jendela dan Gemetar Saat Pulang Naik Ojol

April 30, 2026
Laba Bersih Kimia Farma Kuartal I 2026 Capai Rp123,6 Miliar

Laba Bersih Kimia Farma Kuartal I 2026 Capai Rp123,6 Miliar

April 30, 2026
Korlantas Kumpulkan Pengusaha Taksi Listrik Usai Kecelakaan

Korlantas Kumpulkan Pengusaha Taksi Listrik Usai Kecelakaan

April 30, 2026
20 Penghuni Dirujuk ke Rumah Sakit Akibat Kebakaran Apartemen Mediterania

20 Penghuni Dirujuk ke Rumah Sakit Akibat Kebakaran Apartemen Mediterania

April 30, 2026
DPR Minta Tindakan Hukum untuk 3 WNI Terlibat Haji Ilegal di Makkah

DPR Minta Tindakan Hukum untuk 3 WNI Terlibat Haji Ilegal di Makkah

April 30, 2026
Usai Kecelakaan Kereta, Perlintasan Ampera Dipasang Palang Pintu

Usai Kecelakaan Kereta, Perlintasan Ampera Dipasang Palang Pintu

April 30, 2026
Satelit Kasus Saksi Diperintah Dirjen Kuathan Teken CoP

Satelit Kasus Saksi Diperintah Dirjen Kuathan Teken CoP

April 30, 2026
Laba Vale Melejit 100% di Kuartal Pertama 2026 Tembus 43,6 Juta Dolar AS

Laba Vale Melejit 100% di Kuartal Pertama 2026 Tembus 43,6 Juta Dolar AS

April 30, 2026
Istri Eks Gubernur Lampung Buka Suara soal Penetapan Tersangka

Istri Eks Gubernur Lampung Buka Suara soal Penetapan Tersangka

April 30, 2026
Tidak Ada Gerbong Khusus Laki-laki, Semua Campur dalam Satu Gerbong

Tidak Ada Gerbong Khusus Laki-laki, Semua Campur dalam Satu Gerbong

April 30, 2026
Pemkot Bekasi Awasi Perlintasan Kereta Tak Resmi dan Lakukan Pembenahan

Pemkot Bekasi Awasi Perlintasan Kereta Tak Resmi dan Lakukan Pembenahan

April 30, 2026
Suami Fadia Arafiq Diam Setelah Diperiksa KPK

Suami Fadia Arafiq Diam Setelah Diperiksa KPK

April 29, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Thursday, April 30, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Tekno

KPK Selidiki Dugaan Aliran Uang ke Perusahaan Saat Periksa Suami Fadia Arafiq

by Hendri
April 30, 2026
in Tekno
0
KPK Selidiki Dugaan Aliran Uang ke Perusahaan Saat Periksa Suami Fadia Arafiq
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini tengah menyelidiki peran Ashraff Abu, suami dari Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq, dalam dugaan korupsi yang melibatkan PT Raja Nusantara Berjaya (RNB). KPK mencurigai bahwa perusahaan ini dikuasai oleh keluarga Fadia untuk mendapatkan proyek Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di pemerintahan setempat.

Penyidik KPK berfokus pada aliran dana dari PT RNB, serta pemusatan kekuasaan perusahaan dalam meraih proyek pengadaan di berbagai dinas di Kabupaten Pekalongan. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran negara.

“Kami masih menelusuri peran masing-masing individu dan aliran dana yang terlibat, termasuk bagaimana pembayaran dilakukan melalui perusahaan ini,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan situasi di hadapan media.

Proyek Pengadaan dan Dugaan Korupsi yang Berulang

Penyidik KPK telah menemukan bukti awal dugaan intervensi dari Bupati Fadia, yang diduga memfasilitasi agar PT RNB bisa memenangkan proyek meskipun penawaran yang diajukan lebih tinggi. Kejadian ini mencerminkan praktik korupsi yang merugikan keuangan daerah.

Selama proses penyidikan, KPK mendapati bahwa Ashraff Abu tidak memberikan komentar saat ditanya tentang keterlibatannya. Dia menjalani pemeriksaan selama lima jam, namun tetap memilih untuk bungkam terkait dugaan yang menjeratnya.

Fadia Arafiq sendiri telah ditetapkan sebagai satu-satunya tersangka dalam kasus ini. KPK menahan Fadia di Rumah Tahanan Negara sejak awal Mei sebagai bagian dari langkah tegas terhadap praktik korupsi di instansi pemerintah.

Mekanisme Korupsi dalam Pengadaan Barang dan Jasa

KPK berusaha mengungkap mekanisme yang digunakan oleh PT RNB dalam mendapatkan proyek-proyek tersebut. Dugaan adanya kolusi antara pihak-pihak tertentu dalam dinas pemerintahan menjadi fokus utama dalam penyelidikan ini.

Hal ini juga menunjukkan betapa rentannya sistem pengadaan di Indonesia terhadap tindakan korupsi jika tidak ada pengawasan yang ketat. KPK semakin berkomitmen untuk menegakkan hukum dan memberikan efek jera bagi pelaku korupsi.

Dari hasil penyelidikan, terungkap bahwa PT RNB diduga mengontrol seluruh aliran keuangan proyek yang dimenangkan, sehingga menguatkan dugaan adanya skema korupsi yang terencana.

Perlunya Reformasi dan Pengawasan Ketat di Pemerintahan

Kasus ini menekankan pentingnya reformasi dalam proses pengadaan pemerintah. Tanpa pengawasan yang memadai, alokasi anggaran dapat disalahgunakan, serta menciptakan celah bagi praktik korupsi.

Melalui upaya yang dilakukan KPK, diharapkan penegakan hukum terhadap para pelanggar hukum dapat memberikan pelajaran berharga bagi instansi pemerintahan dalam pengelolaan anggaran. Masyarakat pun harus berperan aktif dalam mengawasi penggunaan dana publik.

Dengan terbukanya kasus ini, diharapkan adanya kejelasan dan transparansi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Ini adalah langkah awal yang penting menuju sistem pemerintahan yang akuntabel dan bersih dari praktik korupsi.

Tags: AliranArafiqDugaanFadiaKPKPeriksaPerusahaanSaatSelidikiSuamiUang
Share196Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Kisah Korban KRL Maut Lompat Jendela dan Gemetar Saat Pulang Naik Ojol

Kisah Korban KRL Maut Lompat Jendela dan Gemetar Saat Pulang Naik Ojol

April 30, 2026
Laba Bersih Kimia Farma Kuartal I 2026 Capai Rp123,6 Miliar

Laba Bersih Kimia Farma Kuartal I 2026 Capai Rp123,6 Miliar

April 30, 2026
Korlantas Kumpulkan Pengusaha Taksi Listrik Usai Kecelakaan

Korlantas Kumpulkan Pengusaha Taksi Listrik Usai Kecelakaan

April 30, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In