• Latest
  • Trending
  • All
Tuan Tanah Matraman Menguasai Lahan 400 Hektare Selama 41 Tahun

Tuan Tanah Matraman Menguasai Lahan 400 Hektare Selama 41 Tahun

October 31, 2026
Eks Bupati Gowa Sitti Husniah Tak Ajukan Penangguhan Penahanan

Eks Bupati Gowa Sitti Husniah Tak Ajukan Penangguhan Penahanan

October 31, 2026
Menag Ajak Santri Tingkatkan Penguasaan Teknologi

Menag Ajak Santri Tingkatkan Penguasaan Teknologi

October 31, 2026
Tabrakan Kapal Penumpang dan Kargo di Perairan Bintan, ABK Hilang

Tabrakan Kapal Penumpang dan Kargo di Perairan Bintan, ABK Hilang

October 31, 2026
Pemkab Aceh Selatan Tentukan Status Darurat Banjir

Pemkab Aceh Selatan Tentukan Status Darurat Banjir

October 31, 2026
Dedi Congor Dilarang Bepergian ke Luar Negeri Sejak 23 Oktober

Dedi Congor Dilarang Bepergian ke Luar Negeri Sejak 23 Oktober

October 31, 2026
Tiga Gugatan Dua Kasus Terkait Ijazah Wakil Presiden Gibran

Tiga Gugatan Dua Kasus Terkait Ijazah Wakil Presiden Gibran

October 31, 2026
Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim Naik Whoosh dari Cimahi

Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim Naik Whoosh dari Cimahi

October 31, 2026
Usai Putusan MA Suket SMA Gibran PDIP: Tidak Ada Ijazah yang Valid

Usai Putusan MA Suket SMA Gibran PDIP: Tidak Ada Ijazah yang Valid

October 31, 2026
Tata Kelola Dana Bencana Dibenahi BNPB Usai Dugaan Korupsi Terungkap

Tata Kelola Dana Bencana Dibenahi BNPB Usai Dugaan Korupsi Terungkap

October 31, 2026
Pemimpin Unggul Perlu Seleksi yang Tepat dan Berkualitas

Pemimpin Unggul Perlu Seleksi yang Tepat dan Berkualitas

October 30, 2026
Ekosistem Emas Menjadi Masa Depan Indonesia, Temukan Peluangnya di Sini

Ekosistem Emas Menjadi Masa Depan Indonesia, Temukan Peluangnya di Sini

October 30, 2026
Pengungkapan 3 Rumah Produksi Jaringan Narkoba Sintetis di Tangerang

Pengungkapan 3 Rumah Produksi Jaringan Narkoba Sintetis di Tangerang

October 30, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Saturday, October 31, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Tuan Tanah Matraman Menguasai Lahan 400 Hektare Selama 41 Tahun

by Hendri
October 31, 2026
in Lifestyle
0
Tuan Tanah Matraman Menguasai Lahan 400 Hektare Selama 41 Tahun
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Matraman kini menjadi salah satu lingkungan yang sangat padat di Jakarta, di mana kehidupan warga tumbuh berkembang pesat di tengah dinamika ekonomi yang terus bergerak. Daerah ini menyimpan beragam cerita sejarah yang menarik untuk diulas, mencerminkan perjalanan yang panjang sebelum menjadi kota yang ramai seperti sekarang.

Bagian penting dari sejarah Matraman dapat ditelusuri kembali ke masa kolonial ketika wilayah ini berada di bawah penguasaan seorang tuan tanah Belanda. Perubahan-perubahan yang terjadi selama perjalanan waktu membentuk wajah Matraman menjadi landasan dari kemajuan ibu kota saat ini.

Penguasaan tanah yang luas dan kekayaan yang melimpah menjadi bagian dari perjalanan hidup J.M.L. Bohl, nama yang sangat berpengaruh dalam catatan sejarah Matraman. Sebagai seorang magnat tanah yang terkenal, Bohl mengubah tidak hanya tanah tapi juga kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Kehidupan Awal J.M.L. Bohl dan Masuknya ke Batavia

J.M.L. Bohl lahir pada tahun 1848 dan tiba di Batavia ketika ia masih berusia 16 tahun, tepatnya pada tahun 1864. Sebagai seorang pendatang muda, ia memulai karirnya dengan bekerja di perusahaan perdagangan yang ternama untuk membangun fondasi kehidupannya di tanah rantau.

Perjuangannya tidak sia-sia, setelah beberapa tahun bekerja keras, Bohl berhasil mengumpulkan kekayaan yang cukup untuk berinvestasi dalam properti. Aliran uang yang masuk membawanya menjadi salah satu penguasa tanah terkemuka di Hindia Belanda.

Bohl kemudian berhasil membeli tanah-tanah yang menjadi bagian dari jaringan kekuasaannya, termasuk lahan di Matraman dan Sinajan. Investasi pertamanya membawa dampak besar dalam hidupnya dan kehidupan masyarakat sekitar yang terpengaruh oleh perkembangan yang ditawarkan kawasan ini.

Membangun Kekuasaan di Matraman

Sebagaimana tercatat dalam direktori Adresboek, Bohl menguasai lahan seluas 502 bau, atau sekitar 400 hektare, di daerah Matraman. Hal ini menunjukkan betapa besarnya pengaruh yang dimiliki Bohl di kawasan ini, dan bagaimana ia berhasil merubah tanah yang sebelumnya dianggap biasa menjadi area yang produktif.

Di atas tanah yang dikuasainya, Bohl tidak hanya membangun lahan pertanian tetapi juga kediaman yang sangat megah. Fasilitas yang ada di rumah tersebut mencerminkan status sosialnya saat itu, termasuk taman yang dihuni oleh puluhan rusa peliharaan sebagai simbol kemewahan dan kekuasaan.

Dalam banyak catatan sejarah, Bohl dikenal sebagai seseorang yang mengedepankan produktivitas. Tidak hanya fokus pada keuntungan pribadi, tetapi dia juga berinvestasi dalam pengembangan lahan agrikultur yang dapat menunjang ekonomi masyarakat di sekitarnya, terutama dalam produksi padi dan kelapa.

Kehidupan Pribadi dan Warisan Sejarah J.M.L. Bohl

Meski dikenal sebagai penguasa tanah, kehidupan pribadi Bohl sulit dijangkau masyarakat luas. Menurut laporan, ia lebih memilih hidup menyendiri, dan jarang terlibat dalam pergaulan sosial, menjadikannya sosok yang misterius di kalangan elite kolonial.

Hidupnya yang tertutup tidak menghentikannya untuk terjun dalam dunia politik, di mana ia sempat mencalonkan diri sebagai anggota dewan perwakilan untuk wilayah Meester Cornelis. Namun, catatan sejarah menunjukkan bahwa pencalonannya tidak membawanya jauh dari kehidupan yang telah dipilihnya.

Pada tahun 1920, di usia 72 tahun, Bohl meninggal dunia di sebuah rumah sakit setelah menjalani operasi usus buntu yang berujung pada komplikasi gagal ginjal. Kematian ini menandai akhir dari era panjang penguasaan tanah oleh Bohl, sekaligus menandai pergeseran yang lebih besar dalam sejarah Matraman.

Pergeseran dan Perubahan di Matraman Pasca Kematian Bohl

Setelah kematian Bohl, aset-asetnya diambil alih oleh pemerintah kolonial, mengakhiri 41 tahun penguasaan pribadi yang sangat berpengaruh. Perubahan kepemilikan ini menjadi titik balik bagi Matraman, yang mulai bertransformasi menjadi kawasan urban modern dengan dinamika kehidupan yang jauh berbeda.

Walaupun zaman telah berganti dan wajah Matraman telah berubah menjadi metropolitan yang modern, jejak sejarah Bohl tetap terukir. Dari tuan tanah yang hidup di tengah kemewahan, perubahannya menjadi bagian penting dalam teka-teki sejarah Jakarta.

Dengan catatan sejarah yang kaya, Matraman kini tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga saksi bisu perjalanan panjang kehidupan manusia serta perubahan sosial yang terus berjalan. Setiap sudut dan jalan di Matraman menyimpan sejarah yang berharga bagi generasi mendatang.

Tags: HektareLahanMatramanMenguasaiSelamaTahunTanahTuan
Share196Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kondisi Terbaru Anggota DPR Gus Hilman Setelah Kecelakaan Maut

Detik-detik Tabrak Lari dan Diamuk Massa di Jakbar

June 23, 2026
Oki dan Laksono Tetap Masuk Bursa Direksi BEI Meski Jadi Bos INA

Oki dan Laksono Tetap Masuk Bursa Direksi BEI Meski Jadi Bos INA

May 22, 2026
Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

May 16, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Eks Bupati Gowa Sitti Husniah Tak Ajukan Penangguhan Penahanan

Eks Bupati Gowa Sitti Husniah Tak Ajukan Penangguhan Penahanan

October 31, 2026
Menag Ajak Santri Tingkatkan Penguasaan Teknologi

Menag Ajak Santri Tingkatkan Penguasaan Teknologi

October 31, 2026
Tabrakan Kapal Penumpang dan Kargo di Perairan Bintan, ABK Hilang

Tabrakan Kapal Penumpang dan Kargo di Perairan Bintan, ABK Hilang

October 31, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In