• Latest
  • Trending
  • All
Rekomendasi Komisi Reformasi Polri untuk Prabowo Tidak Konsisten

Rekomendasi Komisi Reformasi Polri untuk Prabowo Tidak Konsisten

May 7, 2026
Murid Wajib Mengikuti Nasihat Guru

Pendiri Ponpes Pati Terjerat Banyak Pasal Setelah Kasus Pencabulan Santri

May 7, 2026
Pelajaran Apa yang Bisa Diambil dari Kasus Saya

Pelajaran Apa yang Bisa Diambil dari Kasus Saya

May 7, 2026
Perbankan RI Menerima Tambahan Dana Hingga Rp428 T di Awal April 2026

Perbankan RI Menerima Tambahan Dana Hingga Rp428 T di Awal April 2026

May 7, 2026
Waspada Hantavirus, Kemenkes Siapkan Uji Cepat dan Tes PCR

Waspada Hantavirus, Kemenkes Siapkan Uji Cepat dan Tes PCR

May 7, 2026
Murid Wajib Mengikuti Nasihat Guru

Murid Wajib Mengikuti Nasihat Guru

May 7, 2026
DPR Komisi I Soroti Keterlibatan TNI dalam Pembinaan Peserta LPDP untuk Tinjauan Ulang

DPR Komisi I Soroti Keterlibatan TNI dalam Pembinaan Peserta LPDP untuk Tinjauan Ulang

May 7, 2026
Leonardi Mengaku Terjebak Menandatangani Kontrak Navayo Terkait Kasus Korupsi Satelit

Leonardi Mengaku Terjebak Menandatangani Kontrak Navayo Terkait Kasus Korupsi Satelit

May 7, 2026
Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Pasar Saham Menurut Pandangan Analis

Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Pasar Saham Menurut Pandangan Analis

May 7, 2026
Dua WN China Bertopeng Bobol Rumah Mewah Kosong di Bogor dan Gaduk Rp1 Miliar

Dua WN China Bertopeng Bobol Rumah Mewah Kosong di Bogor dan Gaduk Rp1 Miliar

May 7, 2026
Wagub Rano Karno Akan Berkantor di Kota Tua, Apa Alasannya?

Wagub Rano Karno Akan Berkantor di Kota Tua, Apa Alasannya?

May 7, 2026
Desakan PCNU Pati untuk Menahan Pendiri Pesantren Predator Seks Santriwati

Desakan PCNU Pati untuk Menahan Pendiri Pesantren Predator Seks Santriwati

May 7, 2026
Oditur Tampilkan Pakaian dan Motor Pelaku di Persidangan

Hakim Kasus Andrie Teriak TNI Goblok Terciprat Air Keras

May 6, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Thursday, May 7, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Tekno

Rekomendasi Komisi Reformasi Polri untuk Prabowo Tidak Konsisten

by Hendri
May 7, 2026
in Tekno
0
Rekomendasi Komisi Reformasi Polri untuk Prabowo Tidak Konsisten
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Setelah sekian lama, rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) telah disampaikan kepada Presiden RI, Prabowo Subianto. Namun, banyak pengamat yang mempertanyakan efektivitas dan keaslian dari rekomendasi tersebut, menyerukan saran-saran yang lebih substansial.

Bambang Rukminto, seorang pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), menilai bahwa rekomendasi yang disampaikan KPRP lebih bersifat simbolis dan tidak memenuhi ekspektasi masyarakat. Menurutnya, respons ini mencerminkan adanya ketidakpuasan yang mendalam terhadap apa yang dianggap sekadar perubahan yang tidak menyentuh inti masalah.

Lebih lanjut, Bambang menegaskan bahwa sejumlah poin yang terdapat dalam rekomendasi tersebut justru menguatkan pandangan publik bahwa reformasi yang dilakukan oleh Polri selama ini hanya sekadar seremonial. Hal ini turut menyentuh aspek struktur organisasi Polri yang dinilai belum mengalami perubahan fundamental.

Di sisi lain, Bambang mencermati adanya potensi penarikan kembali Polri ke dalam politik. Dengan prosedur pengangkatan Kapolri yang masih melibatkan persetujuan Presiden dan DPR, peluang intervensi politik dalam jalannya kepolisian masih sangat besar. Inilah yang memicu skeptisisme masyarakat terhadap keseriusan reformasi yang digagas.

Rekomendasi KPRP dan Harapan Masyarakat

KPRP telah menyusun enam poin rekomendasi yang menggarisbawahi kedudukan kelembagaan Polri di bawah Presiden. Dalam pandangan beberapa pihak, ini menunjukkan bahwa kontrol politik atas Polri tidak akan berkurang signifikan meskipun ada gagasan untuk memperkuat posisi Kompolnas.

Poin kedua dari rekomendasi tersebut adalah penguatan Kompolnas, yang menurut KPRP sejalan dengan posisi Polri. Namun, pertanyaan yang muncul adalah, apakah ini cukup membawa perubahan positif bagi pengawasan terhadap Polri oleh masyarakat?

Menurut Bambang, penguatan posisi Kompolnas semestinya tidak memerlukan waktu lama apabila benar-benar serius untuk direalisasikan. Janji yang diberikan KPRP dianggap tidak sejalan dengan langkah konkrit yang diharapkan masyarakat. Tanpa langkah cepat, kepercayaan publik akan semakin menipis.

Poin ketiga dalam rekomendasi yang membahas tentang mekanisme pengangkatan Kapolri tetap dipandang sebagai hambatan. Hal ini karena proses yang sekarang selama ini tidak cukup menjamin independensi dan kebebasan Polri dari campur tangan politik yang berbahaya.

Analisis Kritis Mengenai Struktur Organisasi Polri

Beberapa pengamat menekankan bahwa reformasi yang ditawarkan KPRP harusnya berani menyoal struktur dasar Polri. Mengubah struktur organisasi yang sudah ada sejak lama adalah hal yang sangat penting agar Polri dapat lebih adaptif terhadap perubahan zaman.

Hasil rekomendasi yang menyatakan bahwa personel di luar struktur Polri sebatas dibatasi dan bukan dilarang, menjadi sorotan. Pembatasan ini dianggap tidak cukup jika tujuan reformasi adalah untuk menciptakan Polri yang lebih profesional dan transparan.

Bambang menambahkan bahwa masalah kehadiran anggota Polri di luar kepolisian tidak hanya memerlukan regulasi lebih lanjut tetapi juga perlu dikaji ulang agar tidak menjadi celah penyalahgunaan wewenang dalam menjalankan tugas kepolisian.

Poin terakhir merujuk pada revisi sejumlah peraturan perundang-undangan terkait Polri. Meski ada niatan untuk melakukan revisi, harapan akan perubahan yang efektif masih perlu dibuktikan melalui langkah-langkah nyata.

Pentingnya Keterlibatan Publik dalam Reformasi Polri

Keterlibatan publik dalam proses reformasi Polri sangatlah penting. Publik harus diberikan ruang untuk berpartisipasi dalam pengawasan dan penilaian terhadap kinerja Polri. Ini akan memperkuat legitimasi dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga ini.

Kompolnas sendiri sebagai lembaga pengawas perlu diberdayakan untuk lebih berfungsi efektif dalam melawan potensi penyalahgunaan kekuasaan yang ada di internal Polri. Reformasi harus melibatkan masyarakat sebagai mitra agar hasilnya dianggap valid.

Transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas kepolisian akan menjadi faktor kunci dalam memenangkan kembali kepercayaan publik. Perubahan yang berorientasi pada partisipasi masyarakat bisa menjadi faktor penggerak dalam mencapai reformasi yang diinginkan.

Oleh sebab itu, setiap rekomendasi yang diajukan KPRP harus dicermati dan diimplementasikan dengan serius. Kinerja Polri yang baik tidak hanya menguntungkan lembaga itu sendiri tetapi juga berdampak positif bagi masyarakat luas.

Tags: KomisiKonsistenPolriPrabowoReformasiRekomendasiTidakuntuk
Share196Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Murid Wajib Mengikuti Nasihat Guru

Pendiri Ponpes Pati Terjerat Banyak Pasal Setelah Kasus Pencabulan Santri

May 7, 2026
Pelajaran Apa yang Bisa Diambil dari Kasus Saya

Pelajaran Apa yang Bisa Diambil dari Kasus Saya

May 7, 2026
Perbankan RI Menerima Tambahan Dana Hingga Rp428 T di Awal April 2026

Perbankan RI Menerima Tambahan Dana Hingga Rp428 T di Awal April 2026

May 7, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In