Presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, dilaporkan telah hanyut terseret arus di kawasan wisata Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak pada hari Sabtu, 18 Juli. Upaya pencarian kehadirannya oleh tim SAR belum membuahkan hasil hingga hari Minggu, 19 Juli.
Kepala Kantor SAR Manokwari, Yefri Sabaruddin, mengonfirmasi bahwa pencarian pada hari kedua tanpa menemukan jejak korban. Tim gabungan yang terdiri dari personel SAR, Polres Pegunungan Arfak, dan Kodim 1812/Pegunungan Arfak telah melakukan pencarian baik di darat maupun udara.
Operasi pencarian ditutup pada pukul 18.42 WIT dan akan dilanjutkan pada keesokan harinya dengan area yang lebih luas. Saat ini, tim terus berupaya memaksimalkan pencarian di lokasi yang dilaporkan.
Detail Peristiwa Hanyutnya Yanto Idorway
Peristiwa ini bermula ketika Yanto Idorway tergelincir saat menyeberangi aliran sungai menuju Air Terjun Memti. Upaya pencarian awal sempat dilakukan oleh dua kerabatnya, tetapi usaha tersebut tidak membuahkan hasil.
Pencarian secara resmi dimulai pukul 07.30 WIT setelah berlangsung pertemuan antara unsur-unsur SAR. Tim bergerak meninggalkan markas menggunakan kendaraan operasional yang tersedia untuk menjangkau lokasi kejadian.
Namun, akses menuju tempat kejadian sangat sulit. Setelah mencapai lokasi terakhir yang dapat dijangkau kendaraan, tim harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh sekitar tiga kilometer.
Kendala yang Dihadapi Tim Pencari
Tim pencari menghadapi banyak kendala saat melakukan operasi, termasuk medan yang berat dan akses yang cukup sulit. Selain itu, jalanan saat itu berkabut dan suhu di kawasan pegunungan juga terasa dingin, membuat pencarian menjadi semakin menantang.
Dengan menggunakan drone thermal, tim melakukan pengawasan dari udara untuk memperluas cakupan pencarian. Teknologi ini diharapkan dapat membantu mendeteksi jejak korban yang terseret arus sungai.
Keberadaan sistem pengamanan di sekitar lokasi kejadian juga diterapkan, sehingga area tersebut dapat diperiksa dengan lebih menyeluruh. Meskipun upaya ini dilakukan dengan maksimal, pencarian korban tetap menemui sejumlah rintangan.
Peran Masyarakat dan Lingkungan di Sekitar
Terlepas dari usaha yang dilakukan oleh tim SAR, dukungan dari masyarakat setempat sangat penting. Partisipasi mereka dalam pencarian bisa mempermudah konsultasi dan koordinasi selama proses berlangsung. Masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi juga lebih memahami medan dan potensi risiko yang ada.
Dalam konteks ini, kesadaran akan bahaya di sekitar lokasi wisata sangat vital. Informasi mengenai kondisi sungai dan cara menunggu keselamatan harus lebih banyak disebarluaskan agar kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang.
Komunitas setempat diharapkan ikut berkontribusi dalam membuat lingkungan yang lebih aman untuk pengunjung. Melalui kolaborasi antara masyarakat dan tim penyelamat, kita dapat meningkatkan keselamatan bagi semua pihak.





















