• Latest
  • Trending
  • All
Polisi Ungkap Frans Kirim Uang 168 Kali ke Fredy Pratama, Minimal Rp1 M

Polisi Ungkap Frans Kirim Uang 168 Kali ke Fredy Pratama, Minimal Rp1 M

June 20, 2026
Viral Pengemudi Ojol Meminta Motor Tidak Diangkut, Dishub DKI Berkomentar

Viral Pengemudi Ojol Meminta Motor Tidak Diangkut, Dishub DKI Berkomentar

June 20, 2026
Arti Pengabdian dalam Perjuangan Jemaah Haji Lansia

Arti Pengabdian dalam Perjuangan Jemaah Haji Lansia

June 20, 2026
Wakapolri Lantik Bimo Suryono Kembali Jadi Ketua Umum KBPP Polri

Baksos Polri untuk Warga di Sekitar TPA Burangkeng Bekasi

June 20, 2026
Kapolri Ziarah ke Makam Bung Karno, Gus Dur, dan Soeharto dalam Rangka Penghormatan

Kapolri Ziarah ke Makam Bung Karno, Gus Dur, dan Soeharto dalam Rangka Penghormatan

June 20, 2026
Potensi Bisnis Jual Beli dan Gadai Emas di Tengah Gejolak Global

Potensi Bisnis Jual Beli dan Gadai Emas di Tengah Gejolak Global

June 20, 2026
Sikap Politik PDIP Perlu Dihargai

Sikap Politik PDIP Perlu Dihargai

June 20, 2026
2.319 Rumah Hancur Akibat Gempa di Sigi

2.319 Rumah Hancur Akibat Gempa di Sigi

June 20, 2026
Belum Ada Alasan MSCI Menurunkan Indonesia ke Pasar Perbatasan

Belum Ada Alasan MSCI Menurunkan Indonesia ke Pasar Perbatasan

June 20, 2026
Jejak Pelarian Bendahara Gembong Narkoba Fredy Pratama Frans Antoni

Jejak Pelarian Bendahara Gembong Narkoba Fredy Pratama Frans Antoni

June 20, 2026
Roy Suryo dan Dokter Tifa Diperlakukan di Rumah Sakit Polri

Roy Suryo dan Dokter Tifa Diperlakukan di Rumah Sakit Polri

June 20, 2026
Yaqut Siap Hadapi Persidangan Terkait Kasus Kuota Haji

Yaqut Siap Hadapi Persidangan Terkait Kasus Kuota Haji

June 20, 2026
Bekas Napi Korupsi Bergabung dengan PSI KPK Tanggapi langkah tersebut

Bekas Napi Korupsi Bergabung dengan PSI KPK Tanggapi langkah tersebut

June 19, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sunday, June 21, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Tekno

Polisi Ungkap Frans Kirim Uang 168 Kali ke Fredy Pratama, Minimal Rp1 M

by Hendri
June 20, 2026
in Tekno
0
Polisi Ungkap Frans Kirim Uang 168 Kali ke Fredy Pratama, Minimal Rp1 M
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Polisi baru saja mengungkap nilai uang yang dikirim oleh seorang bendahara jaringan narkoba, yang terhubung dengan gembong narkoba ternama. Dari keterangan pihak kepolisian, total uang yang dikirim dalam kurun waktu tujuh tahun mencapai jumlah yang sangat signifikan.

Dari penyelidikan, terungkap bahwa bendahara tersebut telah melakukan transfer uang sebanyak 168 kali, dengan masing-masing transfer berkisar di angka minimal Rp1 miliar. Hal ini menunjukkan betapa besar skala operasi yang dikelola oleh jaringan ini.

Menurut Brigjen Eko Hadi Santoso dari Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri, pengiriman uang ini dilakukan sejak tahun 2017 hingga 2023. Setiap bulan, pengiriman ini terjadi dua hingga tiga kali, dengan modus yang cukup kompleks untuk mengelabui otoritas.

Satu metode yang digunakan adalah menukar rupiah ke dalam bentuk dolar Singapura terlebih dahulu sebelum mengirimkan uang tersebut ke luar negeri. Pendekatan ini bertujuan untuk menyamarkan asal-usul uang yang didapat dari penjualan narkotika.

Proses pengiriman ini tidak hanya melibatkan satu individu, melainkan juga melibatkan banyak pihak untuk membangun jaringan yang kuat. Uang hasil penjualan narkotika tersebut diangkut langsung oleh bendahara bernama Frans Antony, yang beroperasi secara sangat hati-hati.

Metode Pengiriman Uang yang Digunakan oleh Jaringan Narkoba

Metode pengiriman uang yang diterapkan oleh Frans cukup cerdas. Uang yang ditransfer selalu melalui money changer yang tersebar di Indonesia untuk menukarkan rupiah menjadi dolar Singapura. Hal ini memungkinkan mereka untuk memecah transaksi besar menjadi beberapa transaksi kecil, sehingga lebih sulit terdeteksi.

Setiap transaksi dirancang untuk menutupi jejak dari aktivitas ilegal yang mereka lakukan. Dengan cara ini, mereka dapat mengurangi risiko terdeteksi oleh pihak berwenang. Penggunaan pecahan uang dolar Singapura sebesar 1.000 dolar pun menunjukkan bahwa mereka sangat memahami modus operandi dalam dunia gelap ini.

Setelah mengumpulkan uang hasil penjualan narkotika, Frans bertanggung jawab untuk mengangkut dan mengirimkan uang tersebut ke rekan-rekannya di Thailand. Dengan jaringan yang telah dibangun, ia menjalankan tugas ini dengan sangat efektif.

Pengiriman uang secara rutin ini jelas menunjukkan betapa terorganisirnya jaringan narkoba ini. Kerjasama antar anggota juga mempermudah pengiriman uang secara cepat dan efisien.

Keberhasilan pengiriman ini menandakan bahwa mereka telah mengatur sistem yang mampu berfungsi meskipun dalam pengawasan ketat dari pihak kepolisian. Ini adalah tantangan serius bagi aparat penegak hukum dalam memerangi peredaran narkoba.

Penangkapan dan Status Tersangka dalam Kasus Ini

Pihak kepolisian akhirnya berhasil menangkap Frans Antony di Malaysia. Penangkapan ini menandai langkah maju dalam upaya untuk menjerat jaringan narkoba yang telah beroperasi selama bertahun-tahun. Namun, meskipun Frans telah ditangkap, pimpinan jaringan, Fredy Pratama, masih buron.

Fredy, yang dikenal dengan berbagai nama julukan, diduga sedang bersembunyi di luar negeri dan kerap berpindah lokasi, khususnya di Thailand dan Kamboja. Keberadaan Fredy yang sulit dilacak membuat proses penegakan hukum menjadi lebih rumit.

Sama seperti Frans, Fredy juga memiliki pengaruh besar di kawasan Asia Tenggara. Ia diakui sebagai salah satu sosok sentral dalam perdagangan narkoba yang dikenal dengan nama ‘Golden Triangle’, yang merupakan salah satu pusat terbesar dari perdagangan narkoba di dunia.

Sama halnya dengan jaringan lainnya, Fredy dan anak buahnya juga menggunakan cara-cara cerdik untuk menghindari penangkapan. Keberadaan mereka yang sulit terdeteksi menjadi tantangan terus-menerus bagi aparat penegak hukum.

Meski demikian, pihak kepolisian berkomitmen untuk mencapai tujuan mereka dalam membongkar jaringan ini. Penangkapan Frans merupakan langkah penting menuju penuntasan kasus ini.

Pentingnya Kerjasama Internasional dalam Memerangi Narkoba

Kasus ini menyoroti pentingnya kerjasama internasional dalam memerangi perdagangan narkoba. Mengingat skala operasi yang dilakukan oleh jaringan ini, penegakan hukum tidak dapat dilakukan secara sepihak. Diperlukan kolaborasi antara negara untuk menggagalkan aktivitas kriminal ini.

Dari pengalaman dan pengamatannya, kolaborasi antara kepolisian Indonesia dan negara lainnya bisa menjadi kunci dalam memberantas peredaran narkoba. Sedang berkembang, banyak negara yang telah menjalin kerjasama untuk saling bertukar informasi dan intelijen.

Dari penangkapan Frans, ada harapan untuk menangkap anggota jaringan lainnya, termasuk Fredy. Informasi dan bukti yang diperoleh dari pengakuan Frans bisa membantu menyelesaikan kasus ini lebih cepat.

Dengan adanya kerjasama internasional, diharapkan penegakan hukum akan menjadi lebih efektif. Keberadaan jalur narkoba yang kompleks menuntut kolaborasi untuk memutus mata rantai yang ada.

Kepolisian pun terus berusaha untuk memperkuat jaringan kerjasama ini dengan pihak lain. Upaya ini diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam mengurangi peredaran narkoba di wilayah ASEAN dan Asia Tenggara secara keseluruhan.

Tags: FransFredyKaliKirimMinimalPolisiPratamaRp1UangUngkap
Share196Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Urgensi Pengesahan RUU KKS Menurut Akademisi dan DPR

Urgensi Pengesahan RUU KKS Menurut Akademisi dan DPR

May 12, 2026
KY Selidiki Dugaan Pelanggaran Etik pada Sidang Kasus Andrie Yunus

KY Selidiki Dugaan Pelanggaran Etik pada Sidang Kasus Andrie Yunus

May 13, 2026
UGM Berusaha Memanfaatkan Rumah Pahlawan Nasional Sardjito yang Akan Dijual

UGM Berusaha Memanfaatkan Rumah Pahlawan Nasional Sardjito yang Akan Dijual

May 20, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Viral Pengemudi Ojol Meminta Motor Tidak Diangkut, Dishub DKI Berkomentar

Viral Pengemudi Ojol Meminta Motor Tidak Diangkut, Dishub DKI Berkomentar

June 20, 2026
Arti Pengabdian dalam Perjuangan Jemaah Haji Lansia

Arti Pengabdian dalam Perjuangan Jemaah Haji Lansia

June 20, 2026
Wakapolri Lantik Bimo Suryono Kembali Jadi Ketua Umum KBPP Polri

Baksos Polri untuk Warga di Sekitar TPA Burangkeng Bekasi

June 20, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In