• Latest
  • Trending
  • All
Peran Kakek Prabowo dalam Pendiri Bank Pertama di Indonesia

Peran Kakek Prabowo dalam Pendiri Bank Pertama di Indonesia

May 16, 2026
Poin-Poin Penting Perubahan Undang-Undang Polri yang Baru Disahkan oleh DPR

Pemerintah Tawarkan Alasan RUU Polri Dibahas Secara Cepat

June 10, 2026
Poin-Poin Penting Perubahan Undang-Undang Polri yang Baru Disahkan oleh DPR

Poin-Poin Penting Perubahan Undang-Undang Polri yang Baru Disahkan oleh DPR

June 10, 2026
Luhut Cs Peringatkan Prabowo Tentang Risiko Kenaikan Harga Akibat Dolar Rp 18.000

Luhut Cs Peringatkan Prabowo Tentang Risiko Kenaikan Harga Akibat Dolar Rp 18.000

June 10, 2026
Penasihat Khusus Presiden Prabowo Setelah Pelantikan Said Iqbal

Said Iqbal Klarifikasi Keraguan Setelah Menjadi Penasihat Prabowo

June 10, 2026
Guru Besar Sampaikan Amicus Curiae untuk Nadiem Makarim

Guru Besar Sampaikan Amicus Curiae untuk Nadiem Makarim

June 10, 2026
Puluhan SPPG Hentikan Operasi Karena Dana Belum Cair

Puluhan SPPG Hentikan Operasi Karena Dana Belum Cair

June 10, 2026
Polisi Selidiki Paspor Jemaah Haji yang Berserakan di BSD

Polisi Selidiki Paspor Jemaah Haji yang Berserakan di BSD

June 9, 2026
Rekonstruksi Ungkap Komando Ketua Yayasan Daycare Ikat Anak

Rekonstruksi Ungkap Komando Ketua Yayasan Daycare Ikat Anak

June 9, 2026
IHSG Pesta Pora, 4 Saham Ini Justru Terjatuh di Zona Merah

IHSG Pesta Pora, 4 Saham Ini Justru Terjatuh di Zona Merah

June 9, 2026
Gempa M5,9 Guncang Sangihe Tanpa Potensi Tsunami

Gempa M5,9 Guncang Sangihe Tanpa Potensi Tsunami

June 9, 2026
Jaksa Menolak Argumen Nadiem Sebagai Pemegang Saham Minoritas GoTo

Jaksa Menolak Argumen Nadiem Sebagai Pemegang Saham Minoritas GoTo

June 9, 2026
Sidang Korupsi Sudewo Mantan Bupati Pati Diadakan di Semarang 15 Juni

Sidang Korupsi Sudewo Mantan Bupati Pati Diadakan di Semarang 15 Juni

June 9, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Wednesday, June 10, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Peran Kakek Prabowo dalam Pendiri Bank Pertama di Indonesia

by Hendri
May 16, 2026
in Lifestyle
0
Peran Kakek Prabowo dalam Pendiri Bank Pertama di Indonesia
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Pendirian Bank Negara Indonesia (BNI) merupakan langkah monumental dalam sejarah perbankan Indonesia. Hal ini diprakarsai oleh dua tokoh penting, Margono Djojohadikusumo dan Soerachman Tjokroadisurjo, yang bersepakat untuk menciptakan bank sentral negara yang merdeka, pasca-Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Kedua pemikir ini memiliki sudut pandang yang berbeda mengenai bagaimana bank sentral tersebut seharusnya dibangun. Margono ingin mendirikan lembaga keuangan yang benar-benar berasal dari kekuatan bangsa Indonesia sendiri, bukan dari warisan asing yang selama ini ada.

Dalam pandangannya, pembangunan bank sentral adalah suatu hal yang harus dimanfaatkan sebagai momentum saat semangat kemerdekaan sedang tinggi. Dia menilai bahwa Indonesia selama ini belum pernah memiliki bank nasional yang sepenuhnya didirikan oleh rakyat Indonesia.

Pandangan yang Berbeda Antara Margono dan Soerachman

Di sisi lain, pendekatan pragmatis Soerachman menilai bahwa menghidupkan kembali De Javasche Bank yang telah ada sebelumnya adalah solusi yang lebih efisien. Ia berargumentasi bahwa bank tersebut telah berpengalaman dalam mengelola sistem keuangan dan tidak perlu membuat lembaga baru dari nol.

Konflik ide ini semakin menegangkan ketika Belanda kembali dengan ambisi untuk menguasai Indonesia yang baru merdeka. Kembalinya Belanda dengan niat ingin menghidupkan De Javasche Bank menunjukkan betapa seriusnya situasi tersebut.

Margono, menyadari ancaman ini, berusaha untuk merealisasikan ide-ide reformasinya dengan lebih cepat dan mendapatkan dukungan dari pemimpin negara waktu itu, Sukarno dan Hatta.

Pendirian Bank Negara Indonesia dan Tugasnya

Pada 5 Juli 1946, Bank Negara Indonesia resmi didirikan berdasarkan Perpu No.2 tahun 1946. Bank ini tidak hanya berfungsi sebagai bank sentral, tetapi juga dipercaya untuk menjalankan kegiatan perbankan umum lainnya, seperti pemberian kredit dan penerimaan simpanan.

Margono ditunjuk sebagai pemimpin awal BNI, dan modal awalnya dikumpulkan dari kontribusi rakyat Indonesia. BNI menjadi simbol perjuangan ekonomi melawan dominasi Belanda yang berusaha mempertahankan kekuasaannya di sektor keuangan.

Dalam konteks ini, BNI berfungsi layaknya ujung tombak dalam perjuangan ekonomi, jika De Javasche Bank diibaratkan sebagai lawan dalam “perang” yang tak terlihat terjadi di sektor keuangan.

Perang Uang antara BNI dan De Javasche Bank

Situasi semakin memuncak saat BNI menerbitkan Oeang Republik Indonesia (ORI) untuk menantang kehadiran uang yang dikeluarkan oleh De Javasche Bank. Pertarungan ini tidak hanya soal bagaimana mendirikan bank, tetapi juga mengenai legitimasi ekonomi.

Kondisi lapangan kian kompleks karena Belanda kembali memperkuat posisinya, yang membuat banyak cabang BNI terpaksa ditutup dan kekayaan banyak dirampas. Namun, kendala ini bukan berasal dari sisi internal manajemen BNI, melainkan murni dari faktor eksternal.

Ketika perang melawan Belanda berakhir pada 1949, BNI mulai aktif kembali. Namun, perubahan besar terjadi pada tahun 1953 ketika pemerintah mengambil alih De Javasche Bank dan menjadikannya sebagai Bank Indonesia.

Transformasi dan Perubahan Status BNI

Dari titik ini, BNI mengalami perubahan status yang signifikan. Tugasnya sebagai bank sentral berkurang secara bertahap hingga akhirnya dicabut pada tahun 1968. BNI kemudian diubah menjadi bank yang berada di bawah pengawasan pemerintah dan dijadikan sebagai bank pelat merah.

Dengan berjalannya waktu, pengaruh dan peran BNI dalam struktur perbankan nasional mulai menyusut, tetapi warisan perjuangan yang diletakkan oleh Margono dan Soerachman tetap hidup hingga hari ini. Mereka menjadi bukti bahwa semangat nasionalisme dapat membangun lembaga keuangan yang kuat.

Sejarah perjalanan BNI mencerminkan bagaimana satu lembaga bisa terlibat dalam dinamika politik dan ekonomi yang begitu kompleks, yang juga menjadi pelajaran bagi generasi berikutnya dalam memperkuat ekonomi bangsa.

Tags: BankDalamIndonesiaKakekPendiriPeranPertamaPrabowo
Share196Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Urgensi Pengesahan RUU KKS Menurut Akademisi dan DPR

Urgensi Pengesahan RUU KKS Menurut Akademisi dan DPR

May 12, 2026
Eks Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief Sedang Diperiksa Oleh KPK

Eks Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief Sedang Diperiksa Oleh KPK

May 20, 2026
Cerita Desa Cikahuripan dalam Menjaga Ketahanan Pangan dengan Kandang Ayam

Cerita Desa Cikahuripan dalam Menjaga Ketahanan Pangan dengan Kandang Ayam

May 23, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Poin-Poin Penting Perubahan Undang-Undang Polri yang Baru Disahkan oleh DPR

Pemerintah Tawarkan Alasan RUU Polri Dibahas Secara Cepat

June 10, 2026
Poin-Poin Penting Perubahan Undang-Undang Polri yang Baru Disahkan oleh DPR

Poin-Poin Penting Perubahan Undang-Undang Polri yang Baru Disahkan oleh DPR

June 10, 2026
Luhut Cs Peringatkan Prabowo Tentang Risiko Kenaikan Harga Akibat Dolar Rp 18.000

Luhut Cs Peringatkan Prabowo Tentang Risiko Kenaikan Harga Akibat Dolar Rp 18.000

June 10, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In