Dua penumpang kapal KM Nurul Salsa yang sempat hilang kini ditemukan dan dalam keadaan selamat. Penemuan ini merupakan bagian dari upaya pencarian yang dilakukan oleh tim SAR Gabungan di perairan sekitar Pulau Balaloho, Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan.
Dengan keberhasilan ini, jumlah total penumpang yang berhasil diselamatkan kini mencapai 59 orang. Penemuan ini memberikan harapan baru bagi keluarga dan pihak berwenang yang terlibat dalam upaya pencarian.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengungkapkan bahwa kedua korban ditemukan oleh kru kapal nelayan dan langsung dievakuasi untuk mendapatkan perawatan di Pelabuhan Benteng, Selayar.
Proses Pencarian yang Intensif dan Koordinasi Tim
Tim SAR terus bekerja keras dengan menggerakkan berbagai unsur dan alat yang diperlukan untuk mencari korban yang masih hilang. Keberhasilan tim tersebut tak lepas dari koordinasi yang baik antar instansi, termasuk TNI, Polri, dan BPBD.
Operasi pencarian ini dilaksanakan di area seluas 1.305 nautical mile persegi, yang dibagi menjadi beberapa sektor untuk memaksimalkan hasil pencarian. Selain itu, dukungan dari kapal nelayan yang bersedia membantu juga sangat berarti.
Selain dua korban yang berhasil ditemukan, satu korban lainnya dilaporkan meninggal dunia dan masih ada 18 orang yang dalam pencarian. Upaya pencarian akan terus dilanjutkan hingga semua korban ditemukan.
Keberanian dan Perjuangan Korban
Dari hasil pencarian, kedua korban ditemukan dalam keadaan yang sangat memprihatinkan. Mereka berjuang untuk bertahan di atas sebuah gabus sambil mengenakan jaket pelampung setelah bocor dari kapal yang tenggelam.
Kedua korban, Nurmiati (46) dan Jasmal (24), adalah warga Dusun Tangnga, Desa Tanamalala. Keduanya menggambarkan pengalaman menegangkan saat terombang-ambing di lautan, di mana mereka harus melepaskan jenazah tiga rekan mereka yang diduga telah meninggal.
Proses pemulihan dan penanganan medis segera diberikan kepada mereka setelah dievakuasi. Petugas kesehatan yang terlibat telah siap untuk memberikan bantuan yang diperlukan.
Kronologi Kapal KM Nurul Salsa Tenggelam
Kapal KM Nurul Salsa diketahui berlayar dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar. Kapal ini membawa 78 penumpang dan mengalami gangguan mesin, yang menyebabkan kapal tenggelam di perairan barat Pulau Polassi.
Dalam informasi yang dikumpulkan, kapal tersebut tenggelam pada hari Rabu pagi sekitar pukul 05.00 WITA. Berbagai upaya dilakukan untuk mengevakuasi penumpang, namun beberapa dari mereka tidak dapat diselamatkan saat itu.
Penemuan kedua korban setelah beberapa hari berjuang di lautan menjadi harapan bagi keluarga dan mengingatkan kita akan pentingnya keselamatan saat berlayar. Tanggunjawab pihak berwenang kini semakin meningkat untuk memberikan perlindungan.






















