• Latest
  • Trending
  • All
Demo di Makassar, Mahasiswa Aksi Tuntut MBG dan Kebijakan Kabinet

Demo di Makassar, Mahasiswa Aksi Tuntut MBG dan Kebijakan Kabinet

June 15, 2026
Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Telah Meninggal Dunia

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Telah Meninggal Dunia

November 5, 2026
Momen Ziarah Megawati mengenang 40 hari wafat Guruh

Momen Ziarah Megawati mengenang 40 hari wafat Guruh

November 5, 2026
Sidang Militer, Sertu Rafy Tembak Pratu F di Palembang Jarak Dekat

Sidang Militer, Sertu Rafy Tembak Pratu F di Palembang Jarak Dekat

November 5, 2026
Kader Gerindra Ditangkap Saat Pesta Narkoba dan 7 Polisi Diperoleh Mutasi

Kader Gerindra Ditangkap Saat Pesta Narkoba dan 7 Polisi Diperoleh Mutasi

November 5, 2026
Satgas PKH Kuasai Seluruh Lahan Terafiliasi Arif Kurniawan

Satgas PKH Kuasai Seluruh Lahan Terafiliasi Arif Kurniawan

November 5, 2026
Fundamental Bisnis Kuat, SeaBank Terus Jaga Pertumbuhan Positif

Fundamental Bisnis Kuat, SeaBank Terus Jaga Pertumbuhan Positif

November 5, 2026
Mengapa Kondisi Negara Kita Menjadi Seperti Ini

Mengapa Kondisi Negara Kita Menjadi Seperti Ini

November 4, 2026
Presiden Prabowo Memberhentikan Jenderal Listyo Sigit dari KSP

Presiden Prabowo Memberhentikan Jenderal Listyo Sigit dari KSP

November 4, 2026
Listyo Dicopot, Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Sebagai Plt KSP

Listyo Dicopot, Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Sebagai Plt KSP

November 4, 2026
Panen Raya Padi di Dua Desa Blora Jadi Lumbung Pangan Jawa Tengah

Panen Raya Padi di Dua Desa Blora Jadi Lumbung Pangan Jawa Tengah

November 4, 2026
Kasus Penyadapan Listyo Dinilai Mahfud Lebih Jahat daripada Sambo dan Teddy

Kasus Penyadapan Listyo Dinilai Mahfud Lebih Jahat daripada Sambo dan Teddy

November 4, 2026
Bank Jual Dolar AS Melebihi Rp18.200

Bank Jual Dolar AS Melebihi Rp18.200

November 4, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Thursday, November 5, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Health

Demo di Makassar, Mahasiswa Aksi Tuntut MBG dan Kebijakan Kabinet

by Hendri
June 15, 2026
in Health
0
Demo di Makassar, Mahasiswa Aksi Tuntut MBG dan Kebijakan Kabinet
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan, baru-baru ini menggelar demonstrasi menuntut perubahan pada kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran. Unjuk rasa tersebut bertujuan untuk mendorong pemerintah agar melakukan restrukturisasi dan mengurangi anggaran belanja birokrasi yang dianggap tidak produktif demi kepentingan rakyat.

Demonstrasi ini berlangsung di bawah flyover Jalan Urip Sumoharjo dan Jalan AP Pettarani dengan mahasiswa menutup akses jalan menggunakan truk kontainer yang dipakai sebagai panggung orasi dan juga membakar ban bekas sebagai bentuk protes.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan kritik tajam terhadap berbagai kebijakan yang diambil oleh Presiden Prabowo Subianto. Mereka merasa bahwa beberapa langkah yang diambil tidak pro rakyat, termasuk program makan bergizi gratis (MBG) yang dianggap tidak transparan.

Di tengah aksi, orator menyuarakan desakan untuk keterbukaan informasi publik mengenai anggaran MBG. Mereka juga meminta agar petani lokal dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) daerah dilibatkan untuk menghindari monopoli korporasi.

Mahasiswa tidak hanya fokus pada kebijakan pangan, tetapi juga menyoroti dandangan terhadap Undang-Undang Polri. Mereka berpendapat, perubahan undang-undang tersebut berpotensi merusak sistem demokrasi di Indonesia, khususnya karena proses pembahasannya dinilai terlalu mendadak.

Dampak Kebijakan Terhadap Masyarakat dan Ekonomi

Dalam pernyataan mereka, mahasiswa mengajak semua elemen masyarakat sipil agar bersama-sama melakukan uji materi terhadap pasal-pasal bermasalah dalam UU Polri baru di Mahkamah Konstitusi. Mereka berharap hal ini dapat menyelamatkan ruang demokrasi yang terancam akibat undang-undang yang represif.

Tuntutan mahasiswa tidak berhenti di situ, mereka juga menyerukan kepada Bank Indonesia dan pemerintah untuk segera merumuskan kebijakan moneter yang lebih agresif. Ini diharapkan dapat memperkuat nilai tukar rupiah serta mengurangi ketergantungan terhadap impor komoditas sekunder yang berisiko memicu PHK.

Selain memperhatikan kebijakan moneter, mahasiswa juga mengangkat isu harga bahan pokok. Mereka menyatakan bahwa kenaikan harga bahan pokok yang signifikan menjadi beban bagi masyarakat kecil, apalagi di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

Dalam tuntutannya, mahasiswa mendesak pemerintah untuk menghentikan liberalisasi harga bahan bakar bersubsidi. Mereka juga meminta agar pemerintah menjamin ketersediaan barang kebutuhan pokok dengan harga yang rasional dan terjangkau bagi masyarakat.

Tindakan Kepolisian dalam Menyikapi Demonstrasi

Menanggapi aksi tersebut, Kabagops Polrestabes Makassar, AKBP Harry F Aritonang menyatakan bahwa pengamanan demonstrasi melibatkan sekitar 766 personel. Polisi hadir untuk memastikan kegiatan unjuk rasa tetap berlangsung aman dan kondusif.

Sementara itu, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, memberikan peringatan kepada mahasiswa agar tetap mengenali setiap anggota kelompok mereka. Hal ini dimaksudkan agar mereka tidak mudah terprovokasi atau diprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Peringatan tersebut mencerminkan bahwa setiap unjuk rasa berpotensi menarik perhatian pihak-pihak yang ingin menciptakan kericuhan. Oleh karena itu, mahasiswa diimbau untuk tetap menjaga fokus pada tujuan tindakan mereka.

Di samping itu, anggota kepolisian juga mengingatkan agar peserta aksi tidak melakukan tindakan yang bisa merugikan diri sendiri atau orang lain. Pihak kepolisian berkomitmen untuk memberikan perlindungan pada hak berekspresi masyarakat selama aksi berlangsung.

Pentingnya Keterlibatan Masyarakat dalam Proses Kebijakan

Melihat dinamika yang berkembang, penting untuk memahami bahwa kehadiran mahasiswa dalam berbagai demonstrasi seperti ini tidak hanya untuk menyuarakan kepentingan mereka sebagai pelajar. Lebih dari itu, mereka berperan aktif dalam menyuarakan aspirasi rakyat yang merasa terpinggirkan.

Partisipasi masyarakat dalam proses kebijakan publik menjadi fundamental untuk terciptanya pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Tanpa adanya partisipasi tersebut, potensi kesenjangan antara kebijakan yang diambil pemerintah dan kebutuhan masyarakat dapat semakin melebar.

Diskusi dan dialog antara pemerintah dan elemen masyarakat juga perlu ditingkatkan. Hal ini agar kebijakan yang diambil tidak hanya berorientasi pada kepentingan politik semata, tetapi benar-benar dapat membawa manfaat bagi rakyat.

Dengan anggaran negara yang terbatas, jelas dibutuhkan pemangkasan dan efisiensi di banyak sektor. Ini merupakan tanggung jawab bersama, baik pemerintah maupun masyarakat untuk memastikan bahwa setiap anggaran dialokasikan dengan bijak dan tepat sasaran.

Dalam konteks ini, mahasiswa telah memberikan contoh konkret bagaimana suara mereka dapat memengaruhi kebijakan publik. Setiap aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa dapat memberikan tekanan moral pada pemerintah untuk mendengarkan dan menanggapi aspirasi masyarakat.

Tags: AksidanDemoKabinetKebijakanMahasiswaMakassarMBGTuntut
Share197Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kondisi Terbaru Anggota DPR Gus Hilman Setelah Kecelakaan Maut

Detik-detik Tabrak Lari dan Diamuk Massa di Jakbar

June 23, 2026
Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

May 16, 2026
Oki dan Laksono Tetap Masuk Bursa Direksi BEI Meski Jadi Bos INA

Oki dan Laksono Tetap Masuk Bursa Direksi BEI Meski Jadi Bos INA

May 22, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Telah Meninggal Dunia

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Telah Meninggal Dunia

November 5, 2026
Momen Ziarah Megawati mengenang 40 hari wafat Guruh

Momen Ziarah Megawati mengenang 40 hari wafat Guruh

November 5, 2026
Sidang Militer, Sertu Rafy Tembak Pratu F di Palembang Jarak Dekat

Sidang Militer, Sertu Rafy Tembak Pratu F di Palembang Jarak Dekat

November 5, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In