• Latest
  • Trending
  • All
Risiko Gagal Bayar Meningkat dan Beban Bunga Tinggi, RI Perlu Disiplin dalam Utang

Risiko Gagal Bayar Meningkat dan Beban Bunga Tinggi, RI Perlu Disiplin dalam Utang

November 6, 2026
Wamensos dan Tokoh Agama Bekali SDM Sekolah Rakyat dalam Mendidik Siswa

Wamensos dan Tokoh Agama Bekali SDM Sekolah Rakyat dalam Mendidik Siswa

November 6, 2026
Pramono Dukung Liga Aspal, RPTRA Jadi Lokasi Pertandingan yang Potensial

Pramono Dukung Liga Aspal, RPTRA Jadi Lokasi Pertandingan yang Potensial

November 6, 2026
Penjelasan Jokowi tentang Font Times New Roman di Skripsi UGM 1985

UGM Klarifikasi Kesaksian Jokowi di Sidang Tudingan Ijazah Palsu

November 6, 2026
Peran 4 Jenderal dalam Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Peran 4 Jenderal dalam Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

November 6, 2026
Hercules Menjawab Tudingan Terkait Penyadapan oleh Listyo dan Rekan-rekan

Hercules Menjawab Tudingan Terkait Penyadapan oleh Listyo dan Rekan-rekan

November 6, 2026
Gunung Bromo Erupsi Mengeluarkan Abu Hingga Ketinggian 500 Meter

Gunung Bromo Erupsi Mengeluarkan Abu Hingga Ketinggian 500 Meter

November 6, 2026
Sosok Irjen Slamet Uliandi Tersangka Baru Kasus Penyadapan Prabowo

Sosok Irjen Slamet Uliandi Tersangka Baru Kasus Penyadapan Prabowo

November 6, 2026
Usai Sidang Ijazah Palsu Jokowi Minta Keadilan

Usai Sidang Ijazah Palsu Jokowi Minta Keadilan

November 6, 2026
Dokter Tifa Menolak Kesaksian Jokowi dalam Sidang Kasus Ijazah

Dokter Tifa Menolak Kesaksian Jokowi dalam Sidang Kasus Ijazah

November 6, 2026
Jokowi Diperiksa di Sidang Ijazah: Apakah Pernah Lakukan Rekonstruksi Wajah?

Jokowi Diperiksa di Sidang Ijazah: Apakah Pernah Lakukan Rekonstruksi Wajah?

November 6, 2026
Batalkan Saham Tresuri dan Buyback, Inilah Efeknya bagi Investor

Batalkan Saham Tresuri dan Buyback, Inilah Efeknya bagi Investor

November 6, 2026
Sultan Sebut 152 Anggota DPD Mewakili 80 Juta Warga Daerah

Sultan Sebut 152 Anggota DPD Mewakili 80 Juta Warga Daerah

November 5, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Friday, November 6, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Risiko Gagal Bayar Meningkat dan Beban Bunga Tinggi, RI Perlu Disiplin dalam Utang

by Hendri
November 6, 2026
in Lifestyle
0
Risiko Gagal Bayar Meningkat dan Beban Bunga Tinggi, RI Perlu Disiplin dalam Utang
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kepala Ekonom PT Bank Danamon Tbk., Irman Faiz, mengungkapkan bahwa peningkatan premi risiko gagal bayar atau credit default swap (CDS) di Indonesia tidak dapat dipandang dari satu sisi saja. Menurutnya, ada sejumlah faktor yang berkontribusi, dengan isu geopolitik sebagai yang paling dominan di antara semua penyebab tersebut.

Pernyataan ini disampaikannya dalam sesi tanya jawab pada acara Media Briefing Bank Indonesia di awal November 2026. Ia mengingatkan pentingnya bagi pemerintah untuk tetap waspada dalam mengelola utang jangka panjang dan menjaga defisit anggaran demi menekan biaya pinjaman yang semakin tinggi.

Irman menyebutkan bahwa ketidakpastian yang disebabkan oleh penilaian Morgan Stanley Capital International (MSCI) turut memengaruhi peningkatan CDS, meskipun itu bukan satu-satunya alasan. Ia menjelaskan bahwa situasi geopolitik yang memburuk juga sangat berpengaruh terhadap persepsi investor.

“CDS yang terus meningkat ini dipengaruhi beberapa faktor, dan yang paling signifikan adalah masalah geopolitik,” ujarnya tegas. Dalam pandangannya, jika ketidakpastian yang berkaitan dengan MSCI tetap ada hingga awal tahun 2027, tetapi situasi geopolitik membaik, maka premi risiko secara keseluruhan dapat menurun.

Bagi Irman, meskipun terdapat peluang untuk penurunan CDS dan yield, perhatian pemerintah dalam pengelolaan utang harus tetap diwujudkan. Menurutnya, sikap berhati-hati dalam manajemen utang merupakan suatu keharusan yang harus diterapkan saat ini.

Pentingnya Disiplin dalam Pengelolaan Utang Negara

“Prudent behavior dalam manajemen utang saat ini sangat krusial,” ungkap Irman. Ia menjelaskan bahwa penting untuk menjaga komitmen fiskal dengan batasan defisit maksimum 3% agar tidak ada masalah di kemudian hari.

Kebijakan pengelolaan utang yang baik bertujuan untuk mengurangi perhatian lembaga pemeringkat terhadap risiko Indonesia. Irman juga mengingatkan akan peringatan dari S&P, yang menyoroti beban bunga yang telah melebihi 15% dari penerimaan negara.

Jika dalam dua tahun rasio ini tidak turun di bawah 15%, dia memperingatkan tentang kemungkinan adanya pemangkasan peringkat. “Kami harus berupaya menjaga biaya pinjaman agar turun perlahan, salah satunya adalah dengan mengendalikan defisit fiskal,” lanjutnya.

Ia menekankan bahwa menjaga biaya utang yang rendah adalah langkah penting bagi stabilitas ekonomi, agar investor memiliki kepercayaan lebih. Dalam konteks ini, iramanya harus seimbang agar perkiraan positif tentang ekonomi Indonesia tetap terjaga.

Prospek Pasar Obligasi dan Investor Asing

Irman memprediksi bahwa yield Surat Berharga Negara (SBN) dapat mengalami penurunan menjadi 7,2% dalam tahun depan, jika yield obligasi AS juga turun hingga mencapai 4,2%. Menurutnya, selisih imbal hasil yang seharusnya diupayakan antara 240 hingga 270 basis poin.

Penting untuk menjaga agar pasar obligasi domestik tetap menarik, sehingga investor asing merasa percaya untuk menanamkan modal. Keberadaan arus dolar sangat vital untuk membiayai impor, terlebih lagi di tengah defisit transaksi berjalan yang harus dihadapi.

Irman juga menggarisbawahi bahwa pasar saham saat ini tidak dapat diandalkan sepenuhnya setelah masalah MSCI muncul. “Ketika kita membutuhkan dolar, pasar ekuitas tidak bisa diharapkan,” tambahnya, menekankan bahwa pasar obligasi adalah harapan utama sebagai sumber pembiayaan.

Dengan mempertimbangkan semua faktor ini, langkah-langkah yang diambil akan sangat berpengaruh terhadap prospek ekonomi jangka panjang Indonesia. Dalam situasi yang dinamis ini, perlunya kerjasama antara kebijakan fiskal dan moneter menjadi semakin jelas.

Menjaga Kepercayaan Investor dalam Ekonomi Nasional

Dalam situasi ekonomi global yang penuh ketidakpastian, menjaga kepercayaan investor menjadi krusial untuk stabilitas ekonomi Indonesia. Irman menyatakan bahwa kejelasan dalam kebijakan pemerintah dan disiplin keuangan sangat penting untuk mempertahankan arus investasi.

Pengelolaan utang yang lebih transparan dan akuntabel bukan hanya akan memberikan sinyal positif kepada pasar, tetapi juga akan meningkatkan posisi tawar Indonesia di mata dunia. Stabilitas dan keberlanjutan ekonomi merupakan syarat mutlak untuk mencapai tujuan jangka panjang.

Dia menekankan perlu ada sinergi antara semua pemangku kepentingan untuk memperkuat iklim investasi. Dengan kesepahaman dan kolaborasi tersebut, diharapkan Indonesia dapat menghadapi tantangan global dan membangun ekonomi yang lebih berkelanjutan.

Oleh karena itu, penting untuk terus melakukan evaluasi dan penyesuaian kebijakan yang adaptif terhadap perkembangan yang ada. Langkah strategis dalam bidang fiskal dan moneter akan menentukan bagaimana Indonesia bisa beradaptasi dan tetap kompetitif di kancah internasional.

Tags: BayarBebanBungaDalamdanDisiplinGagalMeningkatPerluRisikoTinggiUtang
Share196Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kondisi Terbaru Anggota DPR Gus Hilman Setelah Kecelakaan Maut

Detik-detik Tabrak Lari dan Diamuk Massa di Jakbar

June 23, 2026
Oki dan Laksono Tetap Masuk Bursa Direksi BEI Meski Jadi Bos INA

Oki dan Laksono Tetap Masuk Bursa Direksi BEI Meski Jadi Bos INA

May 22, 2026
Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

May 16, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Wamensos dan Tokoh Agama Bekali SDM Sekolah Rakyat dalam Mendidik Siswa

Wamensos dan Tokoh Agama Bekali SDM Sekolah Rakyat dalam Mendidik Siswa

November 6, 2026
Pramono Dukung Liga Aspal, RPTRA Jadi Lokasi Pertandingan yang Potensial

Pramono Dukung Liga Aspal, RPTRA Jadi Lokasi Pertandingan yang Potensial

November 6, 2026
Penjelasan Jokowi tentang Font Times New Roman di Skripsi UGM 1985

UGM Klarifikasi Kesaksian Jokowi di Sidang Tudingan Ijazah Palsu

November 6, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In