• Latest
  • Trending
  • All
Minim Dukungan, Relawan Karhutla Tanjung Puting Menghadapi Kesulitan

Minim Dukungan, Relawan Karhutla Tanjung Puting Menghadapi Kesulitan

October 12, 2026
Pejabat Kemenhut Dilantik Sebagai Kepala Badan Pengelola Gambut dan Mangrove

Pejabat Kemenhut Dilantik Sebagai Kepala Badan Pengelola Gambut dan Mangrove

October 12, 2026
5 Miliarder Asia dengan Penurunan Kekayaan Signifikan

5 Miliarder Asia dengan Penurunan Kekayaan Signifikan

October 12, 2026
Restitusi Total 83 Anak Korban Daycare Rp2,1 M

Restitusi Total 83 Anak Korban Daycare Rp2,1 M

October 12, 2026
Jejak Aries Syahbudin Dipuji Prabowo dalam Mengatasi Mudik Terbaik

Jejak Aries Syahbudin Dipuji Prabowo dalam Mengatasi Mudik Terbaik

October 12, 2026
Jalur MRT ke Kota Tua Segera Rampung

Jalur MRT ke Kota Tua Segera Rampung

October 12, 2026
Gencatan Energi Rusia-Ukraina Diumumkan Trump, Harga Minyak Justru Naik

Gencatan Energi Rusia-Ukraina Diumumkan Trump, Harga Minyak Justru Naik

October 12, 2026
Gebrakan Jenderal Suyudi Bersih-bersih Sarang Narkoba di Jakarta, Makassar, Medan

Gebrakan Jenderal Suyudi Bersih-bersih Sarang Narkoba di Jakarta, Makassar, Medan

October 12, 2026
Daerah di Jakarta dengan Jumlah Kasus Kebakaran Tertinggi Sepanjang 2026

Daerah di Jakarta dengan Jumlah Kasus Kebakaran Tertinggi Sepanjang 2026

October 12, 2026
Pemprov DKI Tingkatkan Akses Pendidikan dan Pekerjaan untuk Penyandang Difabel

Pemprov DKI Tingkatkan Akses Pendidikan dan Pekerjaan untuk Penyandang Difabel

October 12, 2026
Bareskrim Ciduk Bandar Penyuplai Narkoba ke Kampung Ambon dan Boncos

Bareskrim Ciduk Bandar Penyuplai Narkoba ke Kampung Ambon dan Boncos

October 12, 2026
IHSG Turun 1 Persen Ini Penyebabnya

IHSG Turun 1 Persen Ini Penyebabnya

October 12, 2026
Akses Sulit dan Krisis Air Ganggu Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Akses Sulit dan Krisis Air Ganggu Pemadaman Karhutla di Kalimantan

October 11, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Tuesday, October 13, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Tekno

Minim Dukungan, Relawan Karhutla Tanjung Puting Menghadapi Kesulitan

by Hendri
October 12, 2026
in Tekno
0
Minim Dukungan, Relawan Karhutla Tanjung Puting Menghadapi Kesulitan
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Situasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kian mengkhawatirkan. Terlebih lagi, relawan penanggulangan kebakaran dari Yayasan Orangutan Hijau Kalimantan (YOHK) dan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) baru-baru ini mengumumkan penarikan diri dari kegiatan pemadaman di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. Keputusan ini diambil setelah mereka merasa upaya yang dilakukan tidak mendapat dukungan maksimal dari pihak terkait.

Moncos, perwakilan YOHK-HPI Kobar, menyatakan bahwa penarikan ini didasarkan pada kekecewaan terhadap minimnya perhatian dari pemerintah. Dalam sebuah pernyataan yang viral di media sosial, ia menekankan, “Jika dilanjutkan, percuma karena tidak ada perubahan yang signifikan.”

Relawan memang telah bekerja keras, tetapi hasil yang diperoleh tidak sebanding dengan usaha dan sumber daya yang telah dikeluarkan. Dengan adanya ketidakpuasan ini, mereka berharap adanya langkah nyata dari pemerintah dalam menangani isu krusial ini.

Mengapa Relawan Memutuskan Mundur dari Pemadaman Kebakaran

Pemadaman yang dilakukan oleh relawan YOHK dan HPI selama ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk ketersediaan peralatan dan strategi yang tepat. Moncos menjelaskan bahwa upaya mereka belum menunjukkan hasil signifikan, yang menyebabkan frustasi di kalangan relawan. Mereka merasa tidak ada perubahan berarti meski telah berupaya semaksimal mungkin.

Tidak hanya itu, relawan juga merasakan beban yang semakin berat dalam memadamkan api di lahan yang luas. Mereka mempertimbangkan untuk kembali ke lapangan hanya jika ada dukungan yang lebih konkret dari pemerintah. Kekecewaan ini muncul setelah mereka menyaksikan bahwa perhatian terhadap kebakaran hutan masih minim.

“Kami tidak ingin menyudahi upaya kami, tetapi kami juga merasa tidak ada gunanya jika tidak ada dukungan yang nyata,” lanjut Moncos. Pengecekan dan evaluasi yang lebih baik dari pemerintah juga diharapkan seiring dengan penarikan diri mereka.

Perlu Tindakan Konkrit untuk Menangani Karhutla

Relawan menyatakan bahwa penghentian sementara kegiatan pemadaman bukan berarti kebakaran sudah berakhir. Sebaliknya, mereka mengharapkan pemerintah segera mengambil langkah strategis dan konkret. Mereka meminta perangkat yang lebih baik, termasuk perlunya dukungan dari udara untuk mempercepat pemadaman.

Desakan untuk menggunakan teknologi water bombing menjadi salah satu solusi yang diajukan oleh relawan. Dengan menggunakan metode ini, mereka berharap dapat menjangkau titik-titik api yang sangat sulit dijangkau. Moncos menekankan, “Kebutuhan utama kami saat ini adalah pemadaman dari udara.” Keberadaan dukungan udara dapat membuat perbedaan besar dalam menangani situasi ini.

Sementara itu, relawan juga berharap bahwa pemerintahan akan lebih proaktif dalam menangani inventaris titik api dan mengoordinasikan dukungan dari berbagai instansi terkait. Beberapa dukungan yang dibutuhkan termasuk penanganan titik api dan kesiapan transportasi untuk mendukung pemadaman secara efektif.

Luas Wilayah Terdampak Kebakaran Hutan dan Tantangan yang Dihadapi

Menurut informasi yang diperoleh, luas wilayah terdampak kebakaran hutan diperkirakan mencapai sekitar 54 ribu hektare. Namun, angka ini masih bersifat perkiraan dan perlu diverifikasi lebih lanjut. Moncos mencatat bahwa jumlah ini bisa saja bertambah jika tidak segera ditangani.

Relawan pun menyatakan bahwa keberadaan titik api di zona inti kawasan hutan menjadi tantangan tersendiri. Lokasi tersebut sulit diakses, sehingga memperlambat proses pemadaman yang efektif. Hal ini menambah urgensi bagi upaya pemerintah untuk segera bertindak.

Selama ini, keterbatasan sumber daya menjadi kendala yang cukup signifikan bagi relawan. Moncos mengungkapkan rasa sakit hati melihat usaha mereka yang maksimal tidak diimbangi dengan dukungan yang memadai. Dia menekankan bahwa kerja sama antara pemerintah dan para relawan sangat penting agar solusi yang lebih baik dapat ditemukan.

Pentingnya Kesadaran dan Tindakan Kolaboratif dalam Penanganan Karhutla

Isu kebakaran hutan bukanlah masalah yang bisa diselesaikan secara instan, melainkan memerlukan kesadaran dan tindakan kolaboratif dari berbagai pihak. Relawan meminta agar masyarakat juga berperan aktif dalam mengawasi dan menjaga lingkungan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Sensibilitas yang tinggi terhadap perubahan iklim dan dampaknya pada kebakaran hutan perlu ditumbuhkan dalam diri setiap individu. Dengan adanya kerja sama yang solid antara pemerintah, relawan, dan masyarakat, potensi untuk mengurangi risiko kebakaran dapat ditingkatkan. Kerja sama ini mestinya menjadi prioritas dalam pengelolaan sumber daya alam.

Hanya dengan melalui kerja sama yang efektif, masalah karhutla dapat ditangani dengan lebih baik. Pendekatan yang holistik akan membuka peluang bagi terciptanya kebijakan yang berkelanjutan dalam pengelolaan hutan dan lingkungan. Upaya ini tidak hanya untuk kepentingan saat ini, tetapi juga untuk generasi mendatang.

Tags: DukunganKarhutlaKesulitanMenghadapiMinimPutingRelawanTanjung
Share196Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

May 16, 2026
Kondisi Terbaru Anggota DPR Gus Hilman Setelah Kecelakaan Maut

Detik-detik Tabrak Lari dan Diamuk Massa di Jakbar

June 23, 2026
Oki dan Laksono Tetap Masuk Bursa Direksi BEI Meski Jadi Bos INA

Oki dan Laksono Tetap Masuk Bursa Direksi BEI Meski Jadi Bos INA

May 22, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Pejabat Kemenhut Dilantik Sebagai Kepala Badan Pengelola Gambut dan Mangrove

Pejabat Kemenhut Dilantik Sebagai Kepala Badan Pengelola Gambut dan Mangrove

October 12, 2026
5 Miliarder Asia dengan Penurunan Kekayaan Signifikan

5 Miliarder Asia dengan Penurunan Kekayaan Signifikan

October 12, 2026
Restitusi Total 83 Anak Korban Daycare Rp2,1 M

Restitusi Total 83 Anak Korban Daycare Rp2,1 M

October 12, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In