• Latest
  • Trending
  • All
Rekomendasi Komisi Reformasi Polri untuk Prabowo Tidak Konsisten

Rekomendasi Komisi Reformasi Polri untuk Prabowo Tidak Konsisten

May 7, 2026
Kebakaran Mengakibatkan Savana Gunung Bromo Menghitam

Kebakaran Mengakibatkan Savana Gunung Bromo Menghitam

August 8, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Polisi Tangerang Selidiki Kasus Penganiayaan Karyawan Bank oleh Rekan Kerja

Korban Pemukulan Melapor ke Polda Sumbar oleh Direskrimum Kombes TF

August 8, 2026
Anak di Mamuju Sulbar Diperkosa oleh 15 Orang Termasuk 2 Paman Korban

Anak di Mamuju Sulbar Diperkosa oleh 15 Orang Termasuk 2 Paman Korban

August 8, 2026
Target 150 Ribu Anak Masuk Sekolah Rakyat pada 2027 oleh Mensos

Target 150 Ribu Anak Masuk Sekolah Rakyat pada 2027 oleh Mensos

August 8, 2026
Strategi Bank Jatim untuk Sinergi KUB yang Menguntungkan BPD

Strategi Bank Jatim untuk Sinergi KUB yang Menguntungkan BPD

August 8, 2026
Kejagung Periksa Nurman Herin Selain Febrie di Kasus TPPU Kemarin

Kejagung Periksa Nurman Herin Selain Febrie di Kasus TPPU Kemarin

August 8, 2026
Kejagung Klarifikasi Mengenai Febrio dalam Kasus Kematian Sutrimo

Kejagung Klarifikasi Mengenai Febrio dalam Kasus Kematian Sutrimo

August 8, 2026
Polisi Investigasi Bigmo Terkait Ajak Anak Promosi Vape Senin Pekan Depan

Polisi Investigasi Bigmo Terkait Ajak Anak Promosi Vape Senin Pekan Depan

August 8, 2026
Macet Panjang Dua Pekan di Jalintim Sumatra Palembang dan Jambi

Macet Panjang Dua Pekan di Jalintim Sumatra Palembang dan Jambi

August 8, 2026
Kebangsaan Jaga Jakarta di Monas Hari Ini

Kebangsaan Jaga Jakarta di Monas Hari Ini

August 8, 2026
Prabowo Ingin Tingkatkan Buku SD-SMA, Bandingkan dengan Malaysia dan Kamboja

Prabowo Ingin Tingkatkan Buku SD-SMA, Bandingkan dengan Malaysia dan Kamboja

August 8, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Saturday, August 8, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Tekno

Rekomendasi Komisi Reformasi Polri untuk Prabowo Tidak Konsisten

by Hendri
May 7, 2026
in Tekno
0
Rekomendasi Komisi Reformasi Polri untuk Prabowo Tidak Konsisten
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Setelah sekian lama, rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) telah disampaikan kepada Presiden RI, Prabowo Subianto. Namun, banyak pengamat yang mempertanyakan efektivitas dan keaslian dari rekomendasi tersebut, menyerukan saran-saran yang lebih substansial.

Bambang Rukminto, seorang pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), menilai bahwa rekomendasi yang disampaikan KPRP lebih bersifat simbolis dan tidak memenuhi ekspektasi masyarakat. Menurutnya, respons ini mencerminkan adanya ketidakpuasan yang mendalam terhadap apa yang dianggap sekadar perubahan yang tidak menyentuh inti masalah.

Lebih lanjut, Bambang menegaskan bahwa sejumlah poin yang terdapat dalam rekomendasi tersebut justru menguatkan pandangan publik bahwa reformasi yang dilakukan oleh Polri selama ini hanya sekadar seremonial. Hal ini turut menyentuh aspek struktur organisasi Polri yang dinilai belum mengalami perubahan fundamental.

Di sisi lain, Bambang mencermati adanya potensi penarikan kembali Polri ke dalam politik. Dengan prosedur pengangkatan Kapolri yang masih melibatkan persetujuan Presiden dan DPR, peluang intervensi politik dalam jalannya kepolisian masih sangat besar. Inilah yang memicu skeptisisme masyarakat terhadap keseriusan reformasi yang digagas.

Rekomendasi KPRP dan Harapan Masyarakat

KPRP telah menyusun enam poin rekomendasi yang menggarisbawahi kedudukan kelembagaan Polri di bawah Presiden. Dalam pandangan beberapa pihak, ini menunjukkan bahwa kontrol politik atas Polri tidak akan berkurang signifikan meskipun ada gagasan untuk memperkuat posisi Kompolnas.

Poin kedua dari rekomendasi tersebut adalah penguatan Kompolnas, yang menurut KPRP sejalan dengan posisi Polri. Namun, pertanyaan yang muncul adalah, apakah ini cukup membawa perubahan positif bagi pengawasan terhadap Polri oleh masyarakat?

Menurut Bambang, penguatan posisi Kompolnas semestinya tidak memerlukan waktu lama apabila benar-benar serius untuk direalisasikan. Janji yang diberikan KPRP dianggap tidak sejalan dengan langkah konkrit yang diharapkan masyarakat. Tanpa langkah cepat, kepercayaan publik akan semakin menipis.

Poin ketiga dalam rekomendasi yang membahas tentang mekanisme pengangkatan Kapolri tetap dipandang sebagai hambatan. Hal ini karena proses yang sekarang selama ini tidak cukup menjamin independensi dan kebebasan Polri dari campur tangan politik yang berbahaya.

Analisis Kritis Mengenai Struktur Organisasi Polri

Beberapa pengamat menekankan bahwa reformasi yang ditawarkan KPRP harusnya berani menyoal struktur dasar Polri. Mengubah struktur organisasi yang sudah ada sejak lama adalah hal yang sangat penting agar Polri dapat lebih adaptif terhadap perubahan zaman.

Hasil rekomendasi yang menyatakan bahwa personel di luar struktur Polri sebatas dibatasi dan bukan dilarang, menjadi sorotan. Pembatasan ini dianggap tidak cukup jika tujuan reformasi adalah untuk menciptakan Polri yang lebih profesional dan transparan.

Bambang menambahkan bahwa masalah kehadiran anggota Polri di luar kepolisian tidak hanya memerlukan regulasi lebih lanjut tetapi juga perlu dikaji ulang agar tidak menjadi celah penyalahgunaan wewenang dalam menjalankan tugas kepolisian.

Poin terakhir merujuk pada revisi sejumlah peraturan perundang-undangan terkait Polri. Meski ada niatan untuk melakukan revisi, harapan akan perubahan yang efektif masih perlu dibuktikan melalui langkah-langkah nyata.

Pentingnya Keterlibatan Publik dalam Reformasi Polri

Keterlibatan publik dalam proses reformasi Polri sangatlah penting. Publik harus diberikan ruang untuk berpartisipasi dalam pengawasan dan penilaian terhadap kinerja Polri. Ini akan memperkuat legitimasi dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga ini.

Kompolnas sendiri sebagai lembaga pengawas perlu diberdayakan untuk lebih berfungsi efektif dalam melawan potensi penyalahgunaan kekuasaan yang ada di internal Polri. Reformasi harus melibatkan masyarakat sebagai mitra agar hasilnya dianggap valid.

Transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas kepolisian akan menjadi faktor kunci dalam memenangkan kembali kepercayaan publik. Perubahan yang berorientasi pada partisipasi masyarakat bisa menjadi faktor penggerak dalam mencapai reformasi yang diinginkan.

Oleh sebab itu, setiap rekomendasi yang diajukan KPRP harus dicermati dan diimplementasikan dengan serius. Kinerja Polri yang baik tidak hanya menguntungkan lembaga itu sendiri tetapi juga berdampak positif bagi masyarakat luas.

Tags: KomisiKonsistenPolriPrabowoReformasiRekomendasiTidakuntuk
Share197Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

May 16, 2026
Raperda Pelindungan Perempuan DKI dari Hulu ke Hilir Sedang Dibahas

Raperda Pelindungan Perempuan DKI dari Hulu ke Hilir Sedang Dibahas

May 21, 2026
KY Selidiki Dugaan Pelanggaran Etik pada Sidang Kasus Andrie Yunus

KY Selidiki Dugaan Pelanggaran Etik pada Sidang Kasus Andrie Yunus

May 13, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Kebakaran Mengakibatkan Savana Gunung Bromo Menghitam

Kebakaran Mengakibatkan Savana Gunung Bromo Menghitam

August 8, 2026
Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

Wamenpar Hadiri Festival Lembah Baliem Sebelum Terjadi Insiden Penembakan

August 8, 2026
Polisi Tangerang Selidiki Kasus Penganiayaan Karyawan Bank oleh Rekan Kerja

Korban Pemukulan Melapor ke Polda Sumbar oleh Direskrimum Kombes TF

August 8, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In