• Latest
  • Trending
  • All
Indikator Likuiditas dalam KSSK yang Sulit Dipahami

Indikator Likuiditas dalam KSSK yang Sulit Dipahami

June 26, 2026
Papua Tengah Bentuk Satgas Karhutla Tanggapi Ratusan Titik Panas Ditemukan

Papua Tengah Bentuk Satgas Karhutla Tanggapi Ratusan Titik Panas Ditemukan

August 23, 2026
Pembebasan Sanksi Pajak Kendaraan Sebelum 31 Agustus 2026 Cek Status Anda Sekarang

Pembebasan Sanksi Pajak Kendaraan Sebelum 31 Agustus 2026 Cek Status Anda Sekarang

August 23, 2026
Fakta Kasus Pemerasan Penerimaan Mahasiswa Baru yang Melibatkan Rektor Unsoed

Fakta Kasus Pemerasan Penerimaan Mahasiswa Baru yang Melibatkan Rektor Unsoed

August 23, 2026
Kebakaran pada Rumah Adat Sade di Lombok Tengah

Kebakaran pada Rumah Adat Sade di Lombok Tengah

August 23, 2026
5 Kebijakan Prabowo dalam Menangani Kebakaran Hutan dan Lahan

5 Kebijakan Prabowo dalam Menangani Kebakaran Hutan dan Lahan

August 23, 2026
Skema Pemangkasan Anak Usaha Telkom Dari 68 Menjadi 18

Skema Pemangkasan Anak Usaha Telkom Dari 68 Menjadi 18

August 23, 2026
Orang Tua Mahasiswa Dikejar KPK Terkait Kasus Rektor Unsoed

Orang Tua Mahasiswa Dikejar KPK Terkait Kasus Rektor Unsoed

August 22, 2026
Penyidikan Kasus TPPU Perlu Didahului oleh Tindak Pidana Asal

Penyidikan Kasus TPPU Perlu Didahului oleh Tindak Pidana Asal

August 22, 2026
335 Perusahaan di Kalimantan dan Sumatra Terancam Disegel Menurut Menteri LH

335 Perusahaan di Kalimantan dan Sumatra Terancam Disegel Menurut Menteri LH

August 22, 2026
Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri Berpotensi Menjadi Ladang Korupsi

Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri Berpotensi Menjadi Ladang Korupsi

August 22, 2026
Tito Dampingi Prabowo ke Palangka Raya Untuk Perkuat Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan

Tito Dampingi Prabowo ke Palangka Raya Untuk Perkuat Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan

August 22, 2026
Ciri-Ciri Orang Kelas Menengah Atas, Apakah Anda Termasuk Di Dalamnya?

Ciri-Ciri Orang Kelas Menengah Atas, Apakah Anda Termasuk Di Dalamnya?

August 22, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sunday, August 23, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Indikator Likuiditas dalam KSSK yang Sulit Dipahami

by Hendri
June 26, 2026
in Lifestyle
0
Indikator Likuiditas dalam KSSK yang Sulit Dipahami
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa indikator kecukupan likuiditas yang saat ini diterapkan dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan dianggap tidak mencerminkan kondisi nyata. Ia menyoroti bahwa ukuran seperti Loan to Deposit Ratio (LDR) dan Alat Likuid terhadap Non-Core Deposit (AL/NCD) tidak memberikan gambaran yang akurat tentang likuiditas di sektor perbankan.

Purbaya menjelaskan bahwa data yang ditunjukkan oleh indikator tersebut sering kali tidak relevan. Meskipun angka yang muncul terkesan baik, kenyataannya bisa berbeda; banyak bank mengalami kesulitan, dan ini menciptakan kesan yang tidak tepat mengenai situasi di lapangan.

Oleh karena itu, Purbaya menekankan pentingnya menggunakan indikator base money atau M0 sebagai pengukuran yang lebih jelas. Menurutnya, data uang primer ini lebih mampu mencerminkan kebijakan moneter dan kondisi likuiditas perbankan yang sesungguhnya.

“Kita perlu kembali ke teori sederhana dalam ekonomi moneter dengan memperhatikan base money. Itu adalah hal utama yang harus dilihat untuk memahami pengaruh kebijakan bank sentral terhadap perekonomian,” imbuh Purbaya.

Ia juga mencatat bahwa pendapat dari jajaran direksi perbankan sangat penting. Purbaya mengamati apakah bank-bank tersebut berada dalam kondisi tenang atau gaduh, yang menjadi tanda vital bagi kestabilan likuiditas.

Pentingnya Indikator yang Relevan dalam Ekonomi

Purbaya mengakui bahwa pemilihan indikator yang relevan sangat krusial bagi kebijakan keuangan. Ia merasa bahwa jika indikator yang digunakan tidak mencerminkan kenyataan, maka upaya untuk menjaga stabilitas ekonomi akan sia-sia. Tanpa data yang akurat, penilaian terhadap kondisi bank menjadi sangat sulit.

“Kita harus memahami bagaimana pengaruh likuiditas terhadap penyaluran kredit. Jika situasi tidak diatasi dengan baik, bisa berdampak pada pertumbuhan kredit yang turun drastis,” tegasnya.

Ia juga menyoroti bahwa pernyataan-pernyataan dari pihak bank tentang pertumbuhan kredit yang positif perlu ditanggapi dengan hati-hati. Sangat mungkin bahwa angka-angka tersebut tidak mencerminkan kenyataan di lapangan.

Melalui evaluasi lebih mendalam terhadap indikator yang ada, Purbaya berharap dapat menciptakan kebijakan yang lebih efektif. Penggunaan base money sebagai indikator esensial bisa membantu pemerintah untuk lebih responsif terhadap perubahan situasi dalam dunia perbankan.

Dengan cara ini, harapannya adalah meningkatkan kondisi likuiditas secara keseluruhan. Kementerian Keuangan berkomitmen untuk mengatasi masalah yang ada dan menciptakan situasi yang lebih stabil bagi sektor perbankan.

Peran Kementerian Keuangan dalam Stabilitas Perbankan

Dalam pandangannya, Kementerian Keuangan juga perlu berperan aktif dalam menyalurkan likuiditas. Purbaya mengumumkan bahwa pemerintah telah memutuskan untuk mengalokasikan dana pemerintah yang tidak terpakai di Bank Indonesia hingga menjelang akhir tahun.

Jumlah yang dialokasikan adalah sekitar Rp 400 triliun, yang ditujukan untuk Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Dengan langkah ini, Purbaya berharap kondisi likuiditas di perbankan dapat cepat membaik.

“Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa perekonomian tetap tumbuh, terutama pada sektor perbankan. Dengan menyuntikkan likuiditas ini, diharapkan pertumbuhan ekonomi bisa dijaga di atas angka 5,5%,” terang Purbaya.

Namun, dia juga menekankan pentingnya pengelolaan cash flow yang baik. Dengan pengelolaan yang tepat, likuiditas yang disuplai dapat segera kembali ke sistem, sehingga tidak menganggu stabilitas ekonomi secara keseluruhan.

Dengan adanya alokasi dana ini, Kementerian Keuangan menunjukkan bahwa kebijakan yang diambil memiliki dampak signifikan terhadap perekonomian. Ini menjadi sinyal bagi dunia perbankan bahwa pemerintah siap mengambil langkah untuk mendukung pemulihan ekonomi.

Menjaga Stabilitas Ekonomi pada Masa Krisis

Purbaya mencatat bahwa tantangan yang dihadapi oleh sektor perbankan jauh dari sederhana. Banyak bank yang berjuang untuk mempertahankan likuiditas di tengah ketidakpastian ekonomi global. Oleh karena itu, pendekatan yang lebih pragmatis dalam pemantauan kondisi likuiditas sangat diperlukan.

Melalui komunikasi yang intensif dengan para pemimpin bank, Purbaya berusaha untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi. Ia tidak hanya mengandalkan angka yang ada, tetapi lebih kepada situasi nyata yang dialami oleh setiap bank.

Ini mencakup mendengar keluhan dan isu-isu yang dihadapi oleh perbankan. Dengan pemahaman yang lebih mendalam, pemerintah bisa mengambil tindakan yang lebih tepat terhadap masalah yang ada.

Inisiatif untuk menyuntikkan likuiditas pun dianggap sebagai langkah yang perlu untuk mencegah dampak negatif lebih lanjut. Purbaya yakin bahwa kebijakan ini akan membantu membangun kembali kepercayaan dalam sektor perbankan.

Dengan demikian, harapan untuk mencapai pertumbuhan yang stabil dan berkelanjutan dalam ekonomi nasional pun semakin terjangkau. Penanganan yang cepat dan tepat terhadap isu-isu likuiditas menjadi kunci dalam menciptakan reformasi yang diperlukan untuk perubahan yang lebih baik.

Tags: DalamDipahamiIndikatorKSSKLikuiditasSulityang
Share197Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kondisi Terbaru Anggota DPR Gus Hilman Setelah Kecelakaan Maut

Detik-detik Tabrak Lari dan Diamuk Massa di Jakbar

June 23, 2026
Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

May 16, 2026
Raperda Pelindungan Perempuan DKI dari Hulu ke Hilir Sedang Dibahas

Raperda Pelindungan Perempuan DKI dari Hulu ke Hilir Sedang Dibahas

May 21, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Papua Tengah Bentuk Satgas Karhutla Tanggapi Ratusan Titik Panas Ditemukan

Papua Tengah Bentuk Satgas Karhutla Tanggapi Ratusan Titik Panas Ditemukan

August 23, 2026
Pembebasan Sanksi Pajak Kendaraan Sebelum 31 Agustus 2026 Cek Status Anda Sekarang

Pembebasan Sanksi Pajak Kendaraan Sebelum 31 Agustus 2026 Cek Status Anda Sekarang

August 23, 2026
Fakta Kasus Pemerasan Penerimaan Mahasiswa Baru yang Melibatkan Rektor Unsoed

Fakta Kasus Pemerasan Penerimaan Mahasiswa Baru yang Melibatkan Rektor Unsoed

August 23, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In