• Latest
  • Trending
  • All
Stafsus Yaqut Bantah Kesaksian Terkait US$1 Juta untuk Pansus Haji

Stafsus Yaqut Bantah Kesaksian Terkait US$1 Juta untuk Pansus Haji

September 30, 2026
Prediksi Hujan Lebat di Beberapa Kota Besar Menurut BMKG

Prediksi Hujan Lebat di Beberapa Kota Besar Menurut BMKG

September 30, 2026
Anak Kali Krukut Diperbaiki, Target Selesai 2028 Tanpa Penggusuran

Kali Krukut Ditata Mulai 2027 Selesai 2028

September 30, 2026
Mobil ASN di Pekalongan Viral Terobos Jalan yang Sedang Dicor

Mobil ASN di Pekalongan Viral Terobos Jalan yang Sedang Dicor

September 30, 2026
Anak Kali Krukut Diperbaiki, Target Selesai 2028 Tanpa Penggusuran

Anak Kali Krukut Diperbaiki, Target Selesai 2028 Tanpa Penggusuran

September 30, 2026
Hendro Martowardojo Beli 707 Ribu Saham DGIK dengan Harga Rp135-136

Hendro Martowardojo Beli 707 Ribu Saham DGIK dengan Harga Rp135-136

September 30, 2026
Pengurusan Pemblokiran Kendaraan Akibat Pelanggaran ETLE di Samsat

Pengurusan Pemblokiran Kendaraan Akibat Pelanggaran ETLE di Samsat

September 29, 2026
Jakarta Menduduki Peringkat 140 di Antara 1000 Kota Terbaik Dunia

Jakarta Menduduki Peringkat 140 di Antara 1000 Kota Terbaik Dunia

September 29, 2026
Mendagri Diskusikan Pembangunan 2200 Rumah di Papua Pegunungan dan Gentengisasi

Mendagri Diskusikan Pembangunan 2200 Rumah di Papua Pegunungan dan Gentengisasi

September 29, 2026
Mobil Pemadam Kebakaran Terbalik di Pangkep Sulsel Menyebabkan 2 Personel Tewas

Mobil Pemadam Kebakaran Terbalik di Pangkep Sulsel Menyebabkan 2 Personel Tewas

September 29, 2026
Buruh Kembali Ancam Demo Jelang Pengesahan RUU Ketenagakerjaan

Buruh Kembali Ancam Demo Jelang Pengesahan RUU Ketenagakerjaan

September 29, 2026
Bank Mulai Patuh Aturan Baru Insentif Likuiditas Menurut Destry

Dolar Capai Rp 18000, Apakah BI Rate Akan Naik Bulan Depan?

September 29, 2026
Hasil Audit Eksternal atas Kematian Winda Lorenza oleh LBH Medan

Hasil Audit Eksternal atas Kematian Winda Lorenza oleh LBH Medan

September 29, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Wednesday, September 30, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Travel

Stafsus Yaqut Bantah Kesaksian Terkait US$1 Juta untuk Pansus Haji

by Hendri
September 30, 2026
in Travel
0
Stafsus Yaqut Bantah Kesaksian Terkait US$1 Juta untuk Pansus Haji
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kasus dugaan korupsi yang melibatkan tokoh-tokoh penting di Indonesia kembali mencuri perhatian publik. Salah satu nama yang terlibat adalah Ishfah Abidal Azis, atau akrab dipanggil Gus Alex, yang memberikan bantahan terkait pernyataan seorang saksi dalam persidangan di Pengadilan Tipikor.

Dalam pernyataannya, Gus Alex mengklarifikasi isu tentang penyerahan uang yang diklaim mencapai 1 juta dolar AS. Ia menegaskan bahwa uang tersebut bukan dititipkan kepadanya, melainkan terkait dengan pertemuan yang melibatkan pejabat tinggi di DPR.

Pernyataan Gus Alex Mengenai Penyerahan Uang

Gus Alex memberikan penjelasan mengenai situasi tersebut dalam sidang yang berlangsung pada 29 Agustus. Ia mengungkapkan bahwa uang yang dibahas dititipkan kepada Komisaris Independen PT Sucofindo, Zainal Abidin, namun bukan untuk kepentingan pribadi.

Menurut Gus Alex, pertemuan ini bermula saat ia berhadapan dengan Ace Hasan Syadzily, yang kala itu menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI. Ia menegaskan bahwa semua tindakan yang diambilnya berdasarkan arahan dari Ace yang menyarankan agar dana tersebut dikelola dengan benar.

Lebih lanjut, Gus Alex menyebutkan bahwa keterlibatan Ace Hasan dan ketua pansus lainnya, Nusron Wahid, merupakan bagian dari serangkaian pengaturan yang harus dilakukan. Menurutnya, semua itu sudah terkonfirmasi sebelum pengaturan penyerahan uang dilakukan.

Keterangan Saksi dan Bantahan yang Diberikan

Zainal Abidin, saksi yang menyatakan bahwa Gus Alex mencoba menitipkan uang tersebut, juga hadir dalam persidangan. Ia mengungkapkan bahwa Ace Hasan menolak untuk menerima uang yang ditawarkan Gus Alex tersebut, yang menyebabkan peralihan rencana untuk menyerahkannya.

Khususnya, Zainal menceritakan pengalamannya saat mendiskusikan hal ini dengan Gus Alex, yang terus mencari cara untuk menyampaikan dana tersebut. Di sisi lain, Gus Alex merasa optimis bahwa pengaturan ini sudah sesuai dengan arahan yang diberikan Ace.

Gus Alex mengaku bahwa ada interaksi penting dengan sosok seperti Khomsin, yang dikenalnya melalui Zainal, yang diharapkan bisa membantu mengelola penyerahan dana tersebut. Keyakinan ini pun tumbuh setelah Zainal memperkenalkan Khomsin sebagai orang dekat Nusron Wahid.

Proses yang Terjadi Dalam Kasus ini

Dalam pembicaraan lebih lanjut, Gus Alex mengungkapkan keyakinan bahwa pengaturan yang dilakukan adalah untuk kepentingan yang lebih luas dari Pansus Haji 2024. Ia mengkarakterisasi situasi ini sebagai respons yang wajar dalam konteks hubungan antara tokoh politik dan pengaturan birokrasi.

Saksi Zainal juga menjelaskan bahwa penyerahan dana belum sampai ke tahap finalisasi, dan saat itu mereka masih dalam tahap diskusi. Hal ini menunjukkan betapa rumitnya proses yang harus dilalui sebelum dana tersebut bisa benar-benar diserahkan.

Setelah beberapa percobaan yang gagal, Gus Alex akhirnya memutuskan untuk kembali menghubungi Zainal, menegaskan urgensi situasi yang ia hadapi. Ia merasa terdesak untuk mencari solusi agar dana tersebut dapat diproses dengan baik.

Hubungan antara Gus Alex, Zainal, dan Khomsin yang Dipertanyakan

Ketika sidang berlanjut, hakim mengajukan beberapa pertanyaan yang menyoroti hubungan antara Gus Alex, Zainal, dan Khomsin. Zainal menyatakan bahwa Khomsin adalah sosok yang dipercaya, meski hubungan mereka hanya sebatas teman.

Namun, saat ditanya lebih lanjut, Zainal tidak bisa menjelaskan rincian lebih jauh mengenai status Khomsin, yang dikenal sebagai anggota kepolisian. Ketidakpastian ini mengundang keheranan di antara peserta sidang.

Zainal juga mengaku tidak mengetahui rincian posisi atau unit kerja Khomsin di kepolisian, meskipun ia percaya sepenuhnya bahwa Khomsin adalah orang yang dapat dipercaya. Hal ini menjadi salah satu titik perhatian hakim untuk menggali lebih dalam tentang kehandalan pengelolaan dana ini.

Tags: BantahHajiJutaKesaksianPansusStafsusterkaituntukUS1Yaqut
Share196Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

May 16, 2026
Kondisi Terbaru Anggota DPR Gus Hilman Setelah Kecelakaan Maut

Detik-detik Tabrak Lari dan Diamuk Massa di Jakbar

June 23, 2026
Oki dan Laksono Tetap Masuk Bursa Direksi BEI Meski Jadi Bos INA

Oki dan Laksono Tetap Masuk Bursa Direksi BEI Meski Jadi Bos INA

May 22, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Stafsus Yaqut Bantah Kesaksian Terkait US$1 Juta untuk Pansus Haji

Stafsus Yaqut Bantah Kesaksian Terkait US$1 Juta untuk Pansus Haji

September 30, 2026
Prediksi Hujan Lebat di Beberapa Kota Besar Menurut BMKG

Prediksi Hujan Lebat di Beberapa Kota Besar Menurut BMKG

September 30, 2026
Anak Kali Krukut Diperbaiki, Target Selesai 2028 Tanpa Penggusuran

Kali Krukut Ditata Mulai 2027 Selesai 2028

September 30, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In