IPB University secara resmi telah mendirikan Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz), yang rencananya akan memulai operasionalnya pada tahun 2026. Ini menjadi langkah penting dalam menciptakan terobosan baru dalam dunia pendidikan kesehatan, yang mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu demi menciptakan solusi lebih efektif untuk masyarakat.
Pendirian FKGiz merupakan bagian dari visi IPB University untuk memperkuat bidang kesehatan melalui integrasi antara ilmu kedokteran dan gizi. Rektor IPB University, Dr. Alim Setiawan Slamet, menjelaskan bahwa langkah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi besar bagi pengembangan ilmu dan praktik dalam bidang kesehatan.
FKGiz akan mendekatkan pembelajaran kepada kebutuhan masyarakat, dengan menggabungkan pengetahuan dari Fakultas Kedokteran dan Departemen Gizi Masyarakat. Dengan pendekatan ini, diharapkan lulusan FKGiz akan mampu menghadapi tantangan kesehatan yang kompleks di masyarakat.
Tujuan Pendirian Fakultas Kedokteran dan Gizi FKGiz
Pendirian FKGiz bertujuan untuk mengintegrasikan ilmu kedokteran dengan keahlian di bidang gizi. Ini akan menjadi landasan untuk mendorong pengembangan pendidikan serta penelitian yang lebih berfokus pada kebutuhan masyarakat.
Dalam prosesnya, FKGiz juga akan menerapkan pendekatan berbasis biosains tropika, yang sangat relevan dengan kondisi dan kebutuhan kesehatan di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Rektor dalam siaran pers resminya.
Adanya Fakultas ini juga diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antar disiplin ilmu. Seiring berjalannya waktu, sinergi antara kedokteran dan gizi akan menghasilkan solusi lebih holistik bagi masalah kesehatan masyarakat.
Struktur dan Kurikulum yang Diterapkan di FKGiz
FKGiz akan menerapkan kurikulum yang mengedepankan pendekatan interdisipliner dalam pendidikan. Mahasiswa akan mendapatkan pemahaman mendalam tentang aspek-aspek gizi yang terkait dengan kesehatan dan kedokteran.
Kurikulum ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya kompeten dalam teori, tetapi juga dalam praktik. Dengan demikian, lulusan FKGiz diharapkan siap menghadapi dinamika kebutuhan di lapangan.
Lebih lanjut, program studi di dalam FKGiz akan dirancang secara komprehensif, mencakup aspek anatomis, fisiologis, serta nutrisi. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa dengan keterampilan praktis yang diperlukan dalam dunia kerja.
Konektivitas antara Fakultas dan Masyarakat
FKGiz tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga akan aktif dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Keterlibatan ini penting untuk menghubungkan teori yang dipelajari mahasiswa dengan praktik di lapangan.
Melalui program-program pengabdian, mahasiswa akan dapat menerapkan ilmu yang telah dipelajari untuk memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat. Ini menjadi bagian dari komitmen universitas untuk membangun kesehatan yang lebih baik.
Keberadaan FKGiz di IPB University diharapkan bisa menjawab tantangan kesehatan masyarakat yang khas di Indonesia. Dengan adanya koneksi yang lebih baik antara akademisi dan masyarakat, penanganan masalah kesehatan dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien.







