Pangeran Abdul Mateen dari Brunei Darussalam resmi menjadi ayah pada 8 Februari 2026. Kelahiran anak pertama mereka disambut gembira oleh keluarga kerajaan dan masyarakat luas, menjadi momen bersejarah bagi pasangan ini.
Isu kebahagiaan ini juga meluas melalui berbagai platform media sosial, di mana pengumuman tersebut disampaikan oleh lembaga penyiaran publik nasional. Kelahiran seorang putri ini semakin memperkuat ikatan keluarga dalam konteks tradisi dan budaya Brunei.
Menariknya, saat mengumumkan kelahiran, pihak kerajaan melaksanakan tradisi dengan melepaskan 17 kali tembakan meriam. Ini adalah salah satu cara untuk merayakan momen bahagia ini yang mengangkat semangat masyarakat Brunei.
Proses Kelahiran yang Dikenang Keluarga Kerajaan
Pangeran Abdul Mateen menginginkan momen unik ini terabadikan dalam sejarah keluarga kerajaan. Istrinya, Anisha Rosnah, melahirkan putri mereka dengan tepat waktu yang telah direncanakan, menambah kebahagiaan di Istana Nurul Iman.
Pengumuman resmi kelahiran disampaikan dengan maklumat yang diambil langsung dari Sultan Haji Hassanal Bolkiah. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya momen tersebut bagi keseluruhan keluarga dan kerajaan Brunei.
Proses kelahiran yang berlangsung dengan penuh kesan positif ini menjadi harapan baru bagi masa depan keluarga. Anak perempuan ini diharapkan membawa keberuntungan dan kebahagiaan bagi Brunei Darussalam.
Penantian Bahagia yang Diumumkan di Media Sosial
Pangeran Mateen dan Anisha sebelumnya telah mengumumkan kehamilan mereka pada Oktober 2025 melalui akun Instagram resmi. Dengan foto sederhana namun penuh makna, keduanya mengekspresikan kegembiraannya menyambut anggota baru dalam keluarga.
Foto hitam putih yang mereka bagikan menjadi viral dan menuai beragam komentar positif dari publik. Momen ini tak hanya sekadar kabar bahagia tetapi juga menunjukkan kedekatan pasangan dalam menjalani kehidupan bersama.
Reaksi dari berbagai pihak terutama selebriti, semakin menambah kesan keceriaan. Ucapan selamat dari aktor ternama juga menambah kehangatan dalam momen spesial ini.
Tradisi dan Kesenian Budaya Brunei dalam Merayakan Kelahiran
Kelahiran anak pertama Pangeran Abdul Mateen menjadi refleksi budaya Brunei yang kaya akan tradisi. Tembakan meriam adalah simbol merayakan momen-momen penting yang dipertahankan selama bertahun-tahun.
Selain itu, cara pengumuman tradisional melalui media resmi menegaskan betapa seriusnya keluarga kerajaan dalam menghormati adat istiadat. Momen ini bukan hanya sekadar perayaan pribadi, tetapi melibatkan seluruh masyarakat.
Cara masyarakat menyambut kelahiran ini dengan suka cita menggambarkan rasa kebersamaan. Ini menunjukkan bahwa tradisi tetap hidup lebih dari sekadar ritual, tetapi juga sebagai perayaan kehidupan yang membawa orang-orang lebih dekat satu sama lain.







