• Latest
  • Trending
  • All
Hapus Minimum Harga Saham oleh BEI, IHSG Turun 1%

Hapus Minimum Harga Saham oleh BEI, IHSG Turun 1%

September 28, 2026
Investigasi Akhir KNKT Tentang Penyebab Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Investigasi Akhir KNKT Tentang Penyebab Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

September 28, 2026
Dampak El Niño Tingkatkan Risiko Kekeringan, Salurkan Air Bersih ke 80 Titik di Jawa dan Sumatera

Dampak El Niño Tingkatkan Risiko Kekeringan, Salurkan Air Bersih ke 80 Titik di Jawa dan Sumatera

September 28, 2026
Prabowo Bertemu Megawati untuk Sampaikan Duka atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra

Prabowo Bertemu Megawati untuk Sampaikan Duka atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra

September 28, 2026
146 Jemaah Lapor Dugaan Penipuan Modus Umrah Murah ke Polisi Jatim

146 Jemaah Lapor Dugaan Penipuan Modus Umrah Murah ke Polisi Jatim

September 28, 2026
Operasi SAR Kapal Virgo 29 September: 66 Jenazah Berhasil Ditemukan

Operasi SAR Kapal Virgo 29 September: 66 Jenazah Berhasil Ditemukan

September 28, 2026
Bank Mulai Patuh Aturan Baru Insentif Likuiditas Menurut Destry

Bank Mulai Patuh Aturan Baru Insentif Likuiditas Menurut Destry

September 28, 2026
Evakuasi Induk Orang Utan dan Trenggiling dari Kebakaran Hutan di Kotim

Evakuasi Induk Orang Utan dan Trenggiling dari Kebakaran Hutan di Kotim

September 28, 2026
Gibran ke Batang untuk Investigasi Dugaan Keracunan Dikebut

Gibran ke Batang untuk Investigasi Dugaan Keracunan Dikebut

September 28, 2026
Evakuasi Buaya Muara Lampung Setelah Dirawat 3 Tahun, Pemilik Menangis Histeris

Evakuasi Buaya Muara Lampung Setelah Dirawat 3 Tahun, Pemilik Menangis Histeris

September 28, 2026
Kronologi Kematian ASN Kemenekraf saat ikut Latsarmil Komcad di Halim

Kronologi Kematian ASN Kemenekraf saat ikut Latsarmil Komcad di Halim

September 28, 2026
Gibran ke Batang untuk Pastikan Penanganan Korban Keracunan di MBG

Gibran ke Batang untuk Pastikan Penanganan Korban Keracunan di MBG

September 28, 2026
Kebakaran di Kampung Muka Pademangan Hancurkan 20 Rumah dan Warga Mengungsi

Kebakaran di Kampung Muka Pademangan Hancurkan 20 Rumah dan Warga Mengungsi

September 27, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Tuesday, September 29, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Hapus Minimum Harga Saham oleh BEI, IHSG Turun 1%

by Hendri
September 28, 2026
in Lifestyle
0
Hapus Minimum Harga Saham oleh BEI, IHSG Turun 1%
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat ini mengalami penurunan yang signifikan, dengan catatan anjlok sebanyak 1% atau 62,19 poin hingga mencapai level 6.179,71 pada pukul 10.27 WIB. Penurunan ini mengikuti tren negatif yang terjadi sejak pembukaan di level 6.209,75, setelah sempat menyentuh level tertinggi harian di 6.227,90 pada sesi awal perdagangan hari ini.

Menurut informasi dari platform analisis pasar, aktivitas transaksi menunjukkan volume perdagangan mencapai 15,16 miliar saham, yang sedikit di bawah rata-rata harian sebesar 17,44 miliar saham. Total lot yang diperdagangkan mencapai 151,65 juta lot dengan nilai transaksi mencapai Rp3.437,17 miliar.

Penurunan IHSG ini terjadi bersamaan dengan perubahan kebijakan yang dikeluarkan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), yang mengubah batas harga minimum untuk perdagangan saham di pasar reguler dan pasar tunai. Kebijakan baru ini mulai berlaku pada 28 September 2026, di mana harga terendah yang sebelumnya ditetapkan Rp50 per lembar kini diturunkan menjadi Rp1 per lembar.

Dengan kebijakan ini, saham-saham yang sebelumnya terjebak di level Rp50 kini dapat diperdagangkan dengan harga yang lebih fleksibel. Hal ini dilakukan melalui mekanisme perdagangan di pasar reguler dan pasar tunai untuk memberikan variasi bagi investor.

Penyesuaian Kebijakan BEI yang Memengaruhi Pasar Saham

BEI juga melakukan penyesuaian pada batasan Auto Rejection (AR) untuk Efek Bersifat Ekuitas dan Dana Investasi Infrastruktur (DINFRA) yang diperdagangkan di pasar reguler. Perubahan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas penemuan harga dan likuiditas serta memberikan keleluasaan bagi pelaku pasar dalam mengelola portofolio investasinya.

Penyesuaian utama dari kebijakan ini adalah pergeseran batasan harga terendah dari Rp50 menjadi Rp1. Dengan demikian, saham yang berada di bawah ambang harga tersebut kini memiliki peluang untuk diperdagangkan lebih leluasa. Hal ini diharapkan dapat mendatangkan lebih banyak investor ke pasar.

Menurut keterangan resmi BEI, perubahan ini merupakan langkah signifikan untuk memperbaiki dinamika pasar dan memastikan bahwa saham-saham yang berpotensi tetap dapat dijangkau oleh investor. Melalui mekanisme ini, pelaku pasar diharapkan dapat lebih aktif dalam melakukan transaksi.

Dampak Penurunan IHSG di Pasar Keuangan

Di sisi lain, kondisi pasar keuangan Indonesia turut mengalami tekanan pada pekan lalu. Banyak para analis mencatat bahwa ketidakpastian global serta kekhawatiran mengenai suku bunga yang berpotensi tetap tinggi menjadi faktor penekan utama. Situasi ini menciptakan ketidakpastian bagi para investor lokal dan asing.

IHSG ditutup dengan kinerja yang kurang memuaskan pada akhir pekan lalu, dengan penurunan sebesar 0,90% atau 56,71 poin, menetapkan posisinya di level 6.241,89. Hal ini menyebabkan kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia jatuh menjadi Rp10.929 triliun.

Ketidakpastian ini ditambah lagi dengan tekanan dari investor asing, yang mencatatkan penjualan bersih atau net sell sebesar Rp559,08 miliar pada perdagangan akhir pekan. Sepanjang pekan lalu, total net sell asing mencapai Rp3,16 triliun, angka yang lebih besar dibandingkan dengan pekan sebelumnya yang tercatat Rp2,96 triliun.

Reaksi Terhadap Penyesuaian Kebijakan dan Proyeksi Pasar

Dengan penyesuaian kebijakan yang dilakukan oleh BEI, banyak pelaku pasar yang berharap adanya peningkatan likuiditas dan minat investasi. Kebijakan ini diharapkan dapat mendukung pergerakan positif bagi saham-saham yang sebelumnya terganjal oleh batasan harga. Investor pun diharapkan lebih percaya diri dalam melakukan transaksi.

Namun, banyak juga yang meragukan seberapa cepat pasar akan pulih dari tekanan saat ini. Hal ini diakibatkan oleh ketidakpastian global yang masih terus berjalan, serta kekhawatiran terkait dengan proyeksi suku bunga ke depan. Pelaku pasar diharap tetap waspada terhadap perkembangan selanjutnya.

Sementara itu, dari sisi mata uang, rupiah juga mengalami tekanan paling dalam di Asia pada pekan lalu. Meskipun rupiah memperlihatkan penguatan 0,03% pada perdagangan akhir pekan, secara keseluruhan rupiah melemah sebesar 0,85% dalam periode tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa nilai mata uang Garuda masih rentan terhadap dinamika pasar global.

Kesimpulan Mengenai Kondisi Pasar Saat Ini

Secara keseluruhan, situasi pasar saat ini mencerminkan ketidakpastian yang tinggi akibat berbagai kondisi. Penurunan IHSG dan kebijakan baru yang diterapkan oleh BEI menunjukkan adanya kebutuhan untuk penyesuaian yang lebih luas agar pasar dapat berfungsi dengan baik. Investor diharapkan dapat melihat peluang di tengah tantangan yang ada.

Banyak analis menyarankan agar investor tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan. Setiap langkah harus diperhitungkan secara matang, mengingat bahwa kondisi pasar bisa berubah dengan cepat. Dengan tetap menganalisis setiap perkembangan yang ada, diharapkan investor dapat meraih hasil yang optimal.

Seiring dengan berjalannya waktu, diharapkan adanya perbaikan dalam dinamika pasar yang kini sedang berlangsung. Dengan kebijakan yang tepat dan kesadaran dari masing-masing pelaku pasar, situasi saat ini dapat diatasi dan pasar kembali stabil dalam waktu dekat.

Tags: BEIHapusHargaIHSGMinimumOlehSahamTurun
Share196Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

May 16, 2026
Kondisi Terbaru Anggota DPR Gus Hilman Setelah Kecelakaan Maut

Detik-detik Tabrak Lari dan Diamuk Massa di Jakbar

June 23, 2026
Raperda Pelindungan Perempuan DKI dari Hulu ke Hilir Sedang Dibahas

Raperda Pelindungan Perempuan DKI dari Hulu ke Hilir Sedang Dibahas

May 21, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Investigasi Akhir KNKT Tentang Penyebab Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Investigasi Akhir KNKT Tentang Penyebab Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

September 28, 2026
Dampak El Niño Tingkatkan Risiko Kekeringan, Salurkan Air Bersih ke 80 Titik di Jawa dan Sumatera

Dampak El Niño Tingkatkan Risiko Kekeringan, Salurkan Air Bersih ke 80 Titik di Jawa dan Sumatera

September 28, 2026
Prabowo Bertemu Megawati untuk Sampaikan Duka atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra

Prabowo Bertemu Megawati untuk Sampaikan Duka atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra

September 28, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In