• Latest
  • Trending
  • All
Fakta Kasus Pemerasan Penerimaan Mahasiswa Baru yang Melibatkan Rektor Unsoed

Fakta Kasus Pemerasan Penerimaan Mahasiswa Baru yang Melibatkan Rektor Unsoed

August 23, 2026
Letjen Iwan Setiawan Dilantik Sebagai Pangkostrad TNI

Letjen Iwan Setiawan Dilantik Sebagai Pangkostrad TNI

October 7, 2026
Sugiono Minta Menpora Hitung Bonus Tambahan untuk Atlet Peraih Emas

Sugiono Minta Menpora Hitung Bonus Tambahan untuk Atlet Peraih Emas

October 7, 2026
Kata Jenderal Maruli tentang Isu Calon Panglima TNI

Kata Jenderal Maruli tentang Isu Calon Panglima TNI

October 7, 2026
Jenderal Tri Budi Utomo Ditetapkan Sebagai Wakil KSAD

Jenderal Tri Budi Utomo Ditetapkan Sebagai Wakil KSAD

October 7, 2026
Taklimat di Istana, Prabowo Kumpulkan 800 Perwira Tinggi TNI dan Polri

Taklimat di Istana, Prabowo Kumpulkan 800 Perwira Tinggi TNI dan Polri

October 7, 2026
Emiten Bakrie Rencanakan Investasi Migas AS Sebesar Rp3,6 Triliun Bersama Danantara

Emiten Bakrie Rencanakan Investasi Migas AS Sebesar Rp3,6 Triliun Bersama Danantara

October 7, 2026
Blora Dukung Penerapan Sekolah Sisan Ngaji di Tingkat SMA

Blora Dukung Penerapan Sekolah Sisan Ngaji di Tingkat SMA

October 6, 2026
Penyerangan Aktivis BEM UI Dinilai Janggal, Ini Ciri-Ciri Pelakunya

Penyerangan Aktivis BEM UI Dinilai Janggal, Ini Ciri-Ciri Pelakunya

October 6, 2026
Prabowo Ingin Ubah Nama BNN dan Soroti Fenomena Kampung Narkoba

Prabowo Ingin Ubah Nama BNN dan Soroti Fenomena Kampung Narkoba

October 6, 2026
PKPU Izinkan Gibran Cawapres Meski Langgar Pemilu Jujur dan Adil

PKPU Izinkan Gibran Cawapres Meski Langgar Pemilu Jujur dan Adil

October 6, 2026
Ijazah Gibran Tidak Ada Menjadi Urusan Lembaga Lain yang Berhak

Ijazah Gibran Tidak Ada Menjadi Urusan Lembaga Lain yang Berhak

October 6, 2026
Ubah Perjanjian Low Tuck Kwong dengan Haji Isam, Saham Dilepas Bertambah!

Ubah Perjanjian Low Tuck Kwong dengan Haji Isam, Saham Dilepas Bertambah!

October 6, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Wednesday, October 7, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Health

Fakta Kasus Pemerasan Penerimaan Mahasiswa Baru yang Melibatkan Rektor Unsoed

by Hendri
August 23, 2026
in Health
0
Fakta Kasus Pemerasan Penerimaan Mahasiswa Baru yang Melibatkan Rektor Unsoed
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kasus dugaan pemerasan di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto mencuat ke publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penangkapan terhadap sejumlah pihak, termasuk rektor universitas tersebut. Pemberitaan mengenai kasus ini mengungkapkan skema kompleks yang melibatkan sejumlah uang dan pihak yang terlibat dalam penerimaan mahasiswa baru.

Dugaan pemerasan ini terjadi dalam proses penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri di Fakultas Kedokteran. Potensi korupsi ini menimbulkan keprihatinan mendalam mengenai integritas lembaga pendidikan dan ketidakadilan terhadap calon mahasiswa yang seharusnya mendapatkan akses yang adil ke pendidikan tinggi.

KPK, melalui Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan, juga menjelaskan bahwa kasus ini melibatkan mekanisme pemerasan yang sangat rumit, diklaim melibatkan jutaan rupiah. Penangkapan ini mencerminkan perlunya pengawasan lebih ketat terhadap proses penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi.

Rincian Kasus Dugaan Pemerasan di Unsoed

Dalam penjelasan lebih lanjut, juru bicara KPK mengungkapkan bahwa skema pemerasan di Unsoed melibatkan uang ratusan juta dan proses layering yang berlapis. Hal ini mengungkapkan adanya soal transparansi dan keadilan dalam penerimaan mahasiswa baru yang seharusnya tidak hambatan.

Di Fakultas Kedokteran, biaya yang dikenakan bagi mahasiswa mulai dari sekitar Rp7,1 juta hingga Rp17 juta untuk Uang Kuliah Tunggal (UKT), ditambah dengan Iuran Pengembangan Institusi (IPI) yang berkisar mulai dari Rp100 juta hingga Rp260 juta tergantung golongan. Namun, biaya tambahan yang tidak resmi ini membuat calon mahasiswa terpaksa membayar lebih.

Ketika orang tua calon mahasiswa baru diminta membayar Rp650 juta sebagai biaya tambahan, uang itu diharapkan menjadi jaminan. Namun, setelah pembayaran, anak-anak mereka justru dinyatakan tidak lulus seleksi, menggambarkan transparansi yang hilang dalam proses tersebut.

Jumlah Tersangka dan Proses Hukum yang Berjalan

Kasus ini melibatkan enam tersangka yang terdiri dari pihak internal Unsoed dan pihak swasta. Mereka termasuk rektor, wakil rektor, dan kepala bagian akademik, menunjukkan bagaimana praktik korupsi dapat merasuki lembaga pendidikan tinggi. Tindakan ini dinilai mencoreng nama baik institusi pendidikan tersebut.

Keenam tersangka dijerat dengan beberapa pasal dalam Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dan telah dilakukan penahanan selama 20 hari untuk menjalani proses hukum. Penahanan dalam kasus ini menunjukkan keseriusan KPK untuk menindaklanjuti setiap dugaan korupsi yang merugikan banyak pihak.

KPK juga menyayangkan bahwa praktik pemerasan tidak hanya terjadi di Fakultas Kedokteran, tetapi juga melibatkan fakultas lainnya, seperti Fakultas Hukum dan Perikanan, menggambarkan bahwa masalah ini lebih luas. Pengaturan yang tidak transparan dalam penerimaan mahasiswa baru menjadi permasalahan serius.

Dampak Terhadap Mahasiswa dan Universitas

Respon Unsoed terhadap kasus ini menunjukkan ketidakpastian dalam mengambil langkah selanjutnya. Juru bicara universitas menyatakan bahwa mereka belum sepenuhnya sadar aspek hukum di balik kejadian ini. Ketidakjelasan status hukum bagi mereka yang terlibat menjadi pihak universitas masih memikirkan langkah lebih lanjut dalam menentukan tindakan.

Di sisi lain, mahasiswa yang terlibat dalam kasus ini tidak akan terkena dampak hukum dalam proses belajar mengajar. Hal ini menandakan bahwa lembaga hukum tidak menginginkan mahasiswa menjadi korban dari kesalahan pihak pengelola. KPK meyakinkan bahwa proses perkuliahan tetap berlangsung normal.

Terdapat harapan bahwa penegakan hukum yang dilakukan dapat menjadi pelajaran bagi universitas lain untuk menjaga integritas dan kepercayaan publik. Keadilan bagi mahasiswa harus selalu menjadi prioritas, tanpa ada intimidasi dari pihak manapun.

Tugas Kementerian dan Uji Coba Kembali terhadap Proses Penerimaan Mahasiswa Baru

KPK juga menyerahkan evaluasi terhadap proses penerimaan mahasiswa kepada pihak rektorat dan Kementerian Pendidikan Tinggi. Tugas ini sangat penting untuk memastikan bahwa ke depan tidak ada lagi skema pemerasan serupa yang merugikan calon mahasiswa.

Universitas perlu melakukan reformasi dalam proses penerimaan mahasiswa baru. Hal ini mencakup transparansi dalam biaya, pengawasan ketat terhadap pihak-pihak yang terlibat, dan akses yang sama bagi semua calon mahasiswa tanpa perbedaan. Pihak universitas harus komitmen untuk mengedepankan kejujuran dalam setiap langkah.

Melalui upaya ini, diharapkan masyarakat dapat kembali percaya bahwa pendidikan tinggi di Indonesia dapat diakses secara adil dan merata tanpa adanya diskriminasi. Akuntabilitas dalam pengelolaan perguruan tinggi harus menjadi fokus agar pengalaman serupa tidak terulang di masa depan.

Tags: BaruFaktaKasusMahasiswaMelibatkanPemerasanPenerimaanRektorUnsoedyang
Share197Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kondisi Terbaru Anggota DPR Gus Hilman Setelah Kecelakaan Maut

Detik-detik Tabrak Lari dan Diamuk Massa di Jakbar

June 23, 2026
Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

May 16, 2026
Urgensi Pengesahan RUU KKS Menurut Akademisi dan DPR

Urgensi Pengesahan RUU KKS Menurut Akademisi dan DPR

May 12, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Letjen Iwan Setiawan Dilantik Sebagai Pangkostrad TNI

Letjen Iwan Setiawan Dilantik Sebagai Pangkostrad TNI

October 7, 2026
Sugiono Minta Menpora Hitung Bonus Tambahan untuk Atlet Peraih Emas

Sugiono Minta Menpora Hitung Bonus Tambahan untuk Atlet Peraih Emas

October 7, 2026
Kata Jenderal Maruli tentang Isu Calon Panglima TNI

Kata Jenderal Maruli tentang Isu Calon Panglima TNI

October 7, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In