• Latest
  • Trending
  • All
Buruh Kembali Ancam Demo Jelang Pengesahan RUU Ketenagakerjaan

Buruh Kembali Ancam Demo Jelang Pengesahan RUU Ketenagakerjaan

September 29, 2026
Pengurusan Pemblokiran Kendaraan Akibat Pelanggaran ETLE di Samsat

Pengurusan Pemblokiran Kendaraan Akibat Pelanggaran ETLE di Samsat

September 29, 2026
Jakarta Menduduki Peringkat 140 di Antara 1000 Kota Terbaik Dunia

Jakarta Menduduki Peringkat 140 di Antara 1000 Kota Terbaik Dunia

September 29, 2026
Mendagri Diskusikan Pembangunan 2200 Rumah di Papua Pegunungan dan Gentengisasi

Mendagri Diskusikan Pembangunan 2200 Rumah di Papua Pegunungan dan Gentengisasi

September 29, 2026
Mobil Pemadam Kebakaran Terbalik di Pangkep Sulsel Menyebabkan 2 Personel Tewas

Mobil Pemadam Kebakaran Terbalik di Pangkep Sulsel Menyebabkan 2 Personel Tewas

September 29, 2026
Bank Mulai Patuh Aturan Baru Insentif Likuiditas Menurut Destry

Dolar Capai Rp 18000, Apakah BI Rate Akan Naik Bulan Depan?

September 29, 2026
Hasil Audit Eksternal atas Kematian Winda Lorenza oleh LBH Medan

Hasil Audit Eksternal atas Kematian Winda Lorenza oleh LBH Medan

September 29, 2026
Gangguan LRT Jabodebek Pagi Ini Sebabkan Perjalanan Lain Terlambat

Gangguan LRT Jabodebek Pagi Ini Sebabkan Perjalanan Lain Terlambat

September 29, 2026
172 Mahasiswa PPDS Unair Terkena Keracunan Massal, Sampel Makanan Dites di Laboratorium

172 Mahasiswa PPDS Unair Terkena Keracunan Massal, Sampel Makanan Dites di Laboratorium

September 29, 2026
Hasil Ekshumasi Sutrimo Pekerja Febrie Adriansyah Diumumkan Oleh Polisi Besok

Hasil Ekshumasi Sutrimo Pekerja Febrie Adriansyah Diumumkan Oleh Polisi Besok

September 29, 2026
Aparat Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi 29 September di Jakarta Sebanyak 17628 Orang

Aparat Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi 29 September di Jakarta Sebanyak 17628 Orang

September 29, 2026
IHSG Anjlok dan Rupiah Melemah, Apa yang Menyebabkan Ini?

IHSG Anjlok dan Rupiah Melemah, Apa yang Menyebabkan Ini?

September 29, 2026
Investigasi Akhir KNKT Tentang Penyebab Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Investigasi Akhir KNKT Tentang Penyebab Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

September 28, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Wednesday, September 30, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Edukasi

Buruh Kembali Ancam Demo Jelang Pengesahan RUU Ketenagakerjaan

by Hendri
September 29, 2026
in Edukasi
0
Buruh Kembali Ancam Demo Jelang Pengesahan RUU Ketenagakerjaan
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Ketua Umum Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Sunarno, menyatakan bahwa perwakilan buruh telah menyerahkan sebelas tuntutan terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Ketenagakerjaan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia. Meskipun sudah ada pengajuan, pihak DPR belum memberikan kepastian tentang apakah tuntutan tersebut akan diakomodasi menjadi undang-undang.

Dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Gedung DPR pada 29 September, Sunarno menjelaskan bahwa DPR RI belum bisa memberikan jawaban mengenai isu-isu penting yang diajukan oleh buruh. “Pihak DPR belum dapat memastikan 11 isu krusial yang kita bawa,” ujarnya penuh tanda tanya.

Sunarno juga merasa khawatir karena belum ada keputusan terkait RUU tersebut, yang masih berproses dan belum sampai tahap pengesahan. Jika hingga 6 Oktober tidak ada perubahan, buruh siap menggelar unjuk rasa kembali sebagai bentuk protes.

Situasi Ketidakpastian dalam Pembahasan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Sunarno merujuk pada informasi yang menyatakan bahwa RUU Perlindungan Ketenagakerjaan dijadwalkan untuk disahkan pada 6 Oktober. Ia menegaskan bahwa jika tuntutan mereka tidak dipenuhi, massa buruh akan kembali turun ke jalan untuk mengawal proses pengesahan itu. “Kita akan hadir di sini lagi untuk mengawal hasilnya,” tegasnya.

Pernyataan tersebut diperkuat dengan kesaksian dari Wakil Ketua DPR, yang menerima massa buruh dalam diskusi di depan gedung tersebut. Saan Mustopa dan Cucun Ahmad Syamsurijal berinteraksi langsung dengan para massa yang menuntut agar suara mereka didengar.

Sunarno menjelaskan bahwa substansi RUU yang saat ini dibahas tidak jauh berbeda dengan Undang-Undang Cipta Kerja yang sudah diberlakukan sebelumnya. Hal ini semakin menguatkan keraguan buruh terhadap perubahan yang diharapkan dari RUU Perlindungan Ketenagakerjaan ini.

Pentingnya Memperjuangkan Hak-Hak Buruh di Tengah Krisis Ketenagakerjaan

Salah satu tuntutan utama buruh adalah mengenai pembatasan sistem kerja kontrak, yang dianggapnya mirip dengan bentuk perbudakan. Buruh merasa bahwa praktik ini tidak adil dan merugikan mereka secara sistematis. Dianggapnya, pekerja kontrak seolah tidak memiliki kepastian masa depan.

Selain itu, terdapat pula tuntutan untuk melakukan pembatasan terhadap praktik pekerjaan magang yang saat ini banyak dilakukan. Sunarno menilai bahwa banyak pekerja yang menjadi korban PHK kini terpaksa beralih menjadi pekerja magang, sehingga mengarah pada eksploitasi, bukan pengalaman kerja.

“Banyak pekerja yang dipaksa bekerja dalam kondisi yang merugikan,” ungkap Sunarno, menyoroti bahwa kondisi ini membuat mereka terjebak dalam situasi yang tidak menguntungkan. Ia menegaskan bahwa semua tuntutan ini didasari oleh keinginan untuk melindungi hak-hak buruh yang selama ini terabaikan.

Komitmen Buruh untuk Memperjuangkan Keadilan dan Kesejahteraan

Dengan segala tuntutan yang diajukan, buruh berharap akan ada kesadaran lebih dari
pihak DPR dan pemerintah. Mereka ingin agar pemerintah memperhatikan nasib dan kesejahteraan pekerja, terutama di tengah tantangan ekonomi saat ini. Buruh merasa hak mereka tidak sepenuhnya dilindungi.

Sunarno menekankan pentingnya pemerintahan untuk menjawab tuntutan tersebut sebagai bentuk komitmen terhadap kesejahteraan rakyat. “Kami di sini bukan hanya untuk menuntut, tetapi untuk memperjuangkan hak yang seharusnya kami miliki,” tuturnya.

Aksi unjuk rasa yang telah dilaksanakan ini menggambarkan situasi yang semakin mendesak, di mana kelompok buruh ingin agar suara mereka didengar dan dicermati. Mereka berjanji akan terus berjuang hingga adanya jawaban dan tindakan nyata dari pihak pemerintah.

Tags: AncamBuruhDemoJelangKembaliKetenagakerjaanPengesahanRUU
Share196Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

May 16, 2026
Kondisi Terbaru Anggota DPR Gus Hilman Setelah Kecelakaan Maut

Detik-detik Tabrak Lari dan Diamuk Massa di Jakbar

June 23, 2026
Oki dan Laksono Tetap Masuk Bursa Direksi BEI Meski Jadi Bos INA

Oki dan Laksono Tetap Masuk Bursa Direksi BEI Meski Jadi Bos INA

May 22, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Pengurusan Pemblokiran Kendaraan Akibat Pelanggaran ETLE di Samsat

Pengurusan Pemblokiran Kendaraan Akibat Pelanggaran ETLE di Samsat

September 29, 2026
Jakarta Menduduki Peringkat 140 di Antara 1000 Kota Terbaik Dunia

Jakarta Menduduki Peringkat 140 di Antara 1000 Kota Terbaik Dunia

September 29, 2026
Mendagri Diskusikan Pembangunan 2200 Rumah di Papua Pegunungan dan Gentengisasi

Mendagri Diskusikan Pembangunan 2200 Rumah di Papua Pegunungan dan Gentengisasi

September 29, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In