• Latest
  • Trending
  • All
ART di Jaktim Diduga Cabuli Anak Majikan saat Video Call dengan Pria

Ibu Hajar dan Tendang Anak Kandung di Ketapang, Polisi Cari Pelaku

November 7, 2026
Bahlil Mengomentari Isu Munaslub untuk Menyelamatkan Golkar dari Geng Solo

Bahlil Mengomentari Isu Munaslub untuk Menyelamatkan Golkar dari Geng Solo

November 7, 2026
Jenazah Korban Helikopter MI-17 TNI AD Dipulangkan ke Klaten

Jenazah Korban Helikopter MI-17 TNI AD Dipulangkan ke Klaten

November 7, 2026
Gelaran Meriah Awards 2026 Sesi II

Gelaran Meriah Awards 2026 Sesi II

November 7, 2026
Bahlil Klaim Terlibat dalam Penyadapan oleh Listyo Sigit dan Rekan

Bahlil Klaim Terlibat dalam Penyadapan oleh Listyo Sigit dan Rekan

November 7, 2026
Ambisi Menjadikan Indonesia Pusat Manufaktur dan Perdagangan Emas Global

Ambisi Menjadikan Indonesia Pusat Manufaktur dan Perdagangan Emas Global

November 7, 2026
Kapolri Suyudi Mendapat Penghargaan atas Kepemimpinan dalam Reformasi Policing Komunitas

Kapolri Suyudi Mendapat Penghargaan atas Kepemimpinan dalam Reformasi Policing Komunitas

November 7, 2026
Tak Lagi Rata Enam Juta Rupiah per Hari

Dua Eks Pejabat KPK Mendapat Tugas Khusus di BGN

November 7, 2026
Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah Melebihi Target Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah Melebihi Target Nasional

November 7, 2026
Menhan Sjafrie Gumpulkan Pejabat Kementerian Pertahanan dan Tekankan Kewaspadaan

Menhan Sjafrie Gumpulkan Pejabat Kementerian Pertahanan dan Tekankan Kewaspadaan

November 7, 2026
Kebakaran di Blok M Square Jaksel, 4 Karyawan Terluka

Kebakaran di Blok M Square Jaksel, 4 Karyawan Terluka

November 7, 2026
Transaksi Dikuasai Beberapa Pihak, BEI Selidiki Tiga Saham Ini

Transaksi Dikuasai Beberapa Pihak, BEI Selidiki Tiga Saham Ini

November 7, 2026
Wamensos dan Tokoh Agama Bekali SDM Sekolah Rakyat dalam Mendidik Siswa

Wamensos dan Tokoh Agama Bekali SDM Sekolah Rakyat dalam Mendidik Siswa

November 6, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Saturday, November 7, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Tekno

Ibu Hajar dan Tendang Anak Kandung di Ketapang, Polisi Cari Pelaku

by Hendri
November 7, 2026
in Tekno
0
ART di Jaktim Diduga Cabuli Anak Majikan saat Video Call dengan Pria
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Baru-baru ini, masyarakat dihebohkan dengan sebuah kasus kekerasan terhadap anak yang melibatkan seorang ibu di Ketapang, Kalimantan Barat. Rekaman CCTV yang beredar di media sosial memperlihatkan tindakan kekerasan yang sangat mengejutkan, di mana seorang ibu menganiaya anak perempuan yang masih berusia empat tahun dengan cara yang brutal.

Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas bagaimana sang ibu menampar dan menendang anaknya hingga beberapa kali. Momen-momen tersebut menggambarkan betapa rentannya posisi anak yang tidak berdaya menghadapi kekerasan dari orang yang seharusnya melindunginya.

Peristiwa mengerikan ini terjadi di Kecamatan Nanga Tayap, di mana korban tampak sangat ketakutan dan menangis. Sang ibu bahkan terdengar melontarkan kata-kata kasar yang menambah penderitaan si anak, mencerminkan sebuah kondisi rumah tangga yang lebih kompleks dan menyedihkan.

Mengungkap Detail Kasus Kekerasan Terhadap Anak

Menurut informasi yang dihimpun, tindakan kekerasan itu berlangsung pada Rabu, 4 November, sekitar pukul 11.50 WIB. Kapolres Ketapang, AKBP Putra Pratama, mengonfirmasi bahwa peristiwa ini merupakan dugaan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga yang melibatkan ibu kandung.

Korban diketahui berusia empat tahun, sedangkan terlapor memiliki inisial RO. Pihak kepolisian saat ini sedang melakukan upaya pencarian terhadap ibu tersebut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Berdasarkan laporan, tindakan penganiayaan yang terekam dalam CCTV itu menggambarkan kekerasan fisik yang tidak hanya menyakiti secara fisik tetapi juga mental si anak. Penanganan kekerasan dalam rumah tangga seperti ini memerlukan perhatian khusus dan kebijakan yang lebih proaktif dari pemerintah.

Peran Masyarakat dalam Menghadapi Kekerasan Terhadap Anak

Dalam kasus ini, masyarakat berperan penting untuk tidak hanya melaporkan tindakan kekerasan, tetapi juga memberi dukungan kepada korban dan keluarga. Pendidikan mengenai perlindungan anak harus ditingkatkan untuk mencegah kasus serupa di masa depan.

Peraturan yang ada harus ditegakkan secara tegas, namun di saat bersamaan, perlu ada program rehabilitasi dan konseling bagi pelaku kekerasan. Hal ini penting agar bisa mengurangi kemungkinan terulangnya perbuatan tersebut dan memulihkan hubungan dalam keluarga.

Kesadaran akan pentingnya kesehatan mental bagi anak, serta pengasuhan yang baik perlu menjadi bagian dari edukasi masyarakat. Dengan pendekatan yang holistik, diharapkan bisa tercipta lingkungan yang lebih aman bagi anak-anak.

Menyiapkan Langkah Ke Depan dalam Perlindungan Anak

Mendorong pemerintah untuk lebih aktif dalam merancang kebijakan perlindungan anak sebagai langkah proaktif. Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan akses terhadap layanan psikologis dan sosial bagi anak-anak yang menjadi korban kekerasan.

Pendidikan kepada masyarakat mengenai dampak psikologis dari kekerasan juga menjadi bagian penting. Harus ada kesadaran bersama bahwa anak adalah investasi masa depan bangsa yang harus dijaga dan dilindungi dari segala bentuk kekerasan.

Selain itu, program pencegahan sudah seharusnya dilaksanakan di tingkat sekolah dan komunitas. Melibatkan orang tua dalam kegiatan edukasi ini dapat meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya kesejahteraan anak dalam hunian yang aman dan nyaman.

Case ini menjadi pengingat bahwa kekerasan dalam rumah tangga tidak hanya terjadi di tempat yang tidak terduga, tapi juga di tempat yang seharusnya aman, yaitu rumah. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa anak-anak mendapatkan perlindungan yang layak.

Dialog terbuka dan partisipasi aktif dari lapisan masyarakat perlu dikedepankan dalam menyikapi masalah ini. Diharapkan ke depannya, insiden serupa dapat diminimalkan melalui kerjasama berbagai pihak dan penerapan kebijakan yang efektif. Case ini harus menjadi pelajaran berharga bagi banyak orang tentang pentingnya menjaga dan melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan.

Tags: AnakCaridanHajarIbuKandungKetapangPelakuPolisiTendang
Share196Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kondisi Terbaru Anggota DPR Gus Hilman Setelah Kecelakaan Maut

Detik-detik Tabrak Lari dan Diamuk Massa di Jakbar

June 23, 2026
Oki dan Laksono Tetap Masuk Bursa Direksi BEI Meski Jadi Bos INA

Oki dan Laksono Tetap Masuk Bursa Direksi BEI Meski Jadi Bos INA

May 22, 2026
Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

May 16, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Bahlil Mengomentari Isu Munaslub untuk Menyelamatkan Golkar dari Geng Solo

Bahlil Mengomentari Isu Munaslub untuk Menyelamatkan Golkar dari Geng Solo

November 7, 2026
Jenazah Korban Helikopter MI-17 TNI AD Dipulangkan ke Klaten

Jenazah Korban Helikopter MI-17 TNI AD Dipulangkan ke Klaten

November 7, 2026
Gelaran Meriah Awards 2026 Sesi II

Gelaran Meriah Awards 2026 Sesi II

November 7, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In