• Latest
  • Trending
  • All
Pengusaha Yahudi Cari Nafkah dan Miliki Tanah di Indonesia

Pengusaha Yahudi Cari Nafkah dan Miliki Tanah di Indonesia

October 18, 2026
Alasan KPK Tidak Terapkan Ancaman Hukuman Mati untuk Tersangka Korupsi BNPB

Alasan KPK Tidak Terapkan Ancaman Hukuman Mati untuk Tersangka Korupsi BNPB

October 18, 2026
Tokoh NU KH Syukron Makmun Wafat

Tokoh NU KH Syukron Makmun Wafat

October 18, 2026
Prabowo Salurkan Rp15 M untuk Atasi Karhutla di Kotawaringin Timur

Prabowo Salurkan Rp15 M untuk Atasi Karhutla di Kotawaringin Timur

October 18, 2026
Pengasuh Ponpes Daarul Rahman KH Syukron Ma’mun Tutup Usia

Pengasuh Ponpes Daarul Rahman KH Syukron Ma’mun Tutup Usia

October 18, 2026
110 Pendaki Arjuno-Welirang Dievakuasi Karena Karhutla, Semua Selamat

110 Pendaki Arjuno-Welirang Dievakuasi Karena Karhutla, Semua Selamat

October 18, 2026
KRI Sriwijaya-100 Siap Bantu Penanganan Bencana

KRI Sriwijaya-100 Siap Bantu Penanganan Bencana

October 17, 2026
Sekjen PBB Bertemu Presiden Prabowo Setelah Tiba di Indonesia

Sekjen PBB Bertemu Presiden Prabowo Setelah Tiba di Indonesia

October 17, 2026
Bupati Klaten Hamenang Segera Dipecat Setelah Jadi Tersangka Korupsi

Bupati Klaten Hamenang Segera Dipecat Setelah Jadi Tersangka Korupsi

October 17, 2026
Kabut Asap Menghampiri Aceh dari Kalimantan dan Sumatera

Kabut Asap Menghampiri Aceh dari Kalimantan dan Sumatera

October 17, 2026
Aktivitas Sinabung Naik, Pemkab Karo Keluarkan Imbauan untuk Warga

Status Gunung Sinabung Turun dari Level Siaga ke Level Waspada

October 17, 2026
China Perluas Pasar Domestik untuk Menarik Investasi Secara Maksimal

China Perluas Pasar Domestik untuk Menarik Investasi Secara Maksimal

October 17, 2026
Penampakan Dugaan Korupsi Rp934 Juta oleh Bupati Klaten

Penampakan Dugaan Korupsi Rp934 Juta oleh Bupati Klaten

October 17, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sunday, October 18, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Pengusaha Yahudi Cari Nafkah dan Miliki Tanah di Indonesia

by Hendri
October 18, 2026
in Lifestyle
0
Pengusaha Yahudi Cari Nafkah dan Miliki Tanah di Indonesia
491
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jauh sebelum Indonesia menyatakan kemerdekaannya, seorang pria keturunan Yahudi bernama Leendert Miero menggali ceruk kehidupan yang semarak di Batavia, ibu kota Hindia Belanda. Miero, yang dulunya merupakan seorang prajurit kecil, bertransformasi menjadi seorang saudagar kaya dengan berbagai aset berharga seperti toko emas dan tanah luas di kawasan Pondok Gede.

Kisah perjalanan hidup Miero menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah Jakarta pada masa kolonial. Namanya dikenang sebagai sosok yang berkontribusi dalam merubah wajah kawasan Pondok Gede di perbatasan Jakarta Timur dan Bekasi.

Leendert Miero, asalnya bernama Jehoeve Leip Benjegiehel Snijder, adalah seorang Yahudi yang berasal dari Rusia dan datang ke Hindia Belanda pada tahun 1775. Tujuan kedatangan Miero adalah mengikuti tugasnya sebagai tentara di bawah naungan VOC.

Mengawali Karier Militer dengan Harapan Besar

Di awal kariernya sebagai prajurit, Miero menjalani kehidupan yang penuh dengan rutinitas menjaga keamanan. Dia tidak pernah mengira bahwa kesalahannya pada tahun 1778 akan mengubah hidupnya selamanya. Suatu hari, saat menjaga rumah megah milik pejabat VOC, Reiner de Klerk, dia tertidur hingga tidak menyadari situasi di sekitarnya.

Reiner, marah melihat kelalaian Miero, melayangkan hukuman yang sangat keras, yaitu memukuli Miero sebanyak lima puluh kali. Dalam keadaan yang penuh rasa sakit, Miero tanpa sadar mengucapkan sumpah yang membara, berjanji untuk membeli rumah dan tanah milik majikannya suatu hari nanti.

Sumpah tersebut menjadi cita-cita yang mengubah arah kehidupan Miero. Untuk mencapai impiannya, dia memutuskan untuk berhenti dari karier sebagai tentara dan berpindah menjadi pengusaha. Peralihan ini adalah langkah awalnya untuk mendaki tangga kekayaan yang menjanjikan.

Pindah dari Militer ke Dunia Perdagangan

Setelah memutuskan untuk mengundurkan diri, Miero mulai berjualan emas dan membuka lapaknya di sekitar Glodok. Keahliannya dalam berdagang membuatnya cepat berkembang dalam industri ini. Tak lama kemudian, dia juga mulai menjajakan pinjaman sebagai rentenir, meningkatkan kekayaannya dengan cara ini.

Seiring dengan perjuangan dan determinasi yang kuat, Miero berhasil mengumpulkan kekayaan yang tidak sedikit. Pendekatan dan mentalitas bisnisnya membawanya pada kesuksesan yang luar biasa, dan dia menjadi salah satu orang terkaya di Batavia pada masanya. Mimpi yang semula tampak jauh kini berada dalam genggamannya.

Dengan keberhasilannya, Miero mampu membeli berbagai aset termasuk tokonya sendiri, tanah, dan banyak rumah yang telah dia inginkan. Dia tak hanya sekadar seorang pedagang, tetapi juga seorang juragan dengan pengaruh yang signifikan.

Kisah Balas Dendam yang Menginspirasi

Setelah meraih kesuksesan, Miero mengetahui bahwa majikannya, Reiner, telah wafat dan hanya tersisa istrinya. Tanpa membuang waktu, Miero mengambil keputusan untuk membeli seluruh rumah dan properti milik mantan majikannya pada tahun 1818. Ini adalah langkah yang dicap sebagai balas dendam, sekaligus menandai kebangkitan status sosialnya.

Setelah menguasai rumah tersebut, Miero kerap mengadakan perayaan meriah untuk mengenang hari ketika dia dianiaya. Ini adalah momen yang dikemas dalam simbolisme kekuatan dan kemenangan, menggambarkan perjalanan hidupnya dari seorang prajurit biasa menjadi sosok yang dihormati dan kaya.

Beralih ke rumah baru, Miero juga memperluas investasinya dengan membeli tanah luas yang terletak 25 kilometer di selatan Batavia, milik pejabat Belanda. Di tanah yang sekarang dikenal dengan nama ‘Pondok Gede,’ dia mendirikan rumah besar yang menjadi simbol prestisenya.

Pondok Gede dan Warisan yang Diteruskan

Kehidupan Miero sebagai seorang juragan tanah memperlihatkan dinamika sosial dan ekonomi di Batavia masa itu. Selama berpuluh tahun, dia menikmati hasil kerjanya, membangun warisan yang tak terhapuskan. Namun, semua itu harus berakhir pada 10 Mei 1834 ketika Miero menghembuskan napas terakhir.

Setelah kepergiannya, seluruh kekayaannya dipegang oleh anak-anaknya. Tanah dan rumah yang dahulu menjadi saksi bisu perjalanan hidupnya kini berubah menjadi bagian integral dari kawasan Pondok Gede yang berkembang pesat di Jakarta Timur.

Warisan Miero tidak hanya terlihat dari aset yang dimiliki, tetapi juga dari durasi cerita yang diceritakan tentang hidupnya. Keberhasilannya menjadi inspirasi bagi banyak orang, membuktikan bahwa dengan tekad dan kerja keras, seseorang bisa berubah dari posisi yang tertekan menjadi sosok yang dihormati dalam masyarakat.

Tags: CaridanIndonesiaMilikiNafkahPengusahaTanahYahudi
Share196Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kondisi Terbaru Anggota DPR Gus Hilman Setelah Kecelakaan Maut

Detik-detik Tabrak Lari dan Diamuk Massa di Jakbar

June 23, 2026
Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

May 16, 2026
Urgensi Pengesahan RUU KKS Menurut Akademisi dan DPR

Urgensi Pengesahan RUU KKS Menurut Akademisi dan DPR

May 12, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Alasan KPK Tidak Terapkan Ancaman Hukuman Mati untuk Tersangka Korupsi BNPB

Alasan KPK Tidak Terapkan Ancaman Hukuman Mati untuk Tersangka Korupsi BNPB

October 18, 2026
Tokoh NU KH Syukron Makmun Wafat

Tokoh NU KH Syukron Makmun Wafat

October 18, 2026
Prabowo Salurkan Rp15 M untuk Atasi Karhutla di Kotawaringin Timur

Prabowo Salurkan Rp15 M untuk Atasi Karhutla di Kotawaringin Timur

October 18, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In