• Latest
  • Trending
  • All
Ekonom Asing Prediksi Kapan Dolar AS Kembali ke Rp17.000 per US Dollar

Ekonom Asing Prediksi Kapan Dolar AS Kembali ke Rp17.000 per US Dollar

July 30, 2026
Kasus ISPA Meningkat, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September

Kasus ISPA Meningkat, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September

September 9, 2026
Investor Wajib Baca, S&P Global Berikan Berita Positif Tentang BBRI

Investor Wajib Baca, S&P Global Berikan Berita Positif Tentang BBRI

September 9, 2026
Kubu Febrie Heran Tersangka Diperiksa Menggunakan Rujukan Instansi Lain

Kubu Febrie Heran Tersangka Diperiksa Menggunakan Rujukan Instansi Lain

September 8, 2026
Pramono Ingatkan Warga Hati-hati Terhadap Risiko Kebakaran di Musim El Nino

Pramono Ingatkan Warga Hati-hati Terhadap Risiko Kebakaran di Musim El Nino

September 8, 2026
Percepat Bantuan Bencana NTT, Pemda Diminta Segera Bergerak

Percepat Bantuan Bencana NTT, Pemda Diminta Segera Bergerak

September 8, 2026
Tim Khusus Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Tim Khusus Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

September 8, 2026
Wamendagri Tekankan 26 Pemda Papua Untuk Pencairan Otsus Tahap II

Wamendagri Tekankan 26 Pemda Papua Untuk Pencairan Otsus Tahap II

September 8, 2026
Laba Melonjak 445%, SMGR Ungkap Strategi Bisnis Tahun Ini

Laba Melonjak 445%, SMGR Ungkap Strategi Bisnis Tahun Ini

September 8, 2026
Kantor Loker Bodong di Pasar Minggu Kembalikan Uang Tiga Korban

Kantor Loker Bodong di Pasar Minggu Kembalikan Uang Tiga Korban

September 8, 2026
Febrie Adriansyah Diperiksa Lagi dalam Kasus Asabri

Febrie Adriansyah Diperiksa Lagi dalam Kasus Asabri

September 8, 2026
Gunung Anak Krakatau Terus Meletus

Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali Sejak Dini Hari Sampai Pagi Ini

September 8, 2026
Banjir Rendam 16156 Rumah di Muratara Sumsel, 1 Balita Meninggal Dunia

Hujan Deras Sebabkan Banjir di Tiga Wilayah Sumut, Ribuan Warga Terimbas

September 8, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Monday, September 21, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Ekonom Asing Prediksi Kapan Dolar AS Kembali ke Rp17.000 per US Dollar

by Hendri
July 30, 2026
in Lifestyle
0
Ekonom Asing Prediksi Kapan Dolar AS Kembali ke Rp17.000 per US Dollar
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bank DBS Indonesia memprediksi nilai tukar rupiah akan berada dalam kisaran Rp17.800 hingga Rp18.000 terhadap dolar Amerika Serikat pada akhir tahun ini. Proyeksi ini disampaikan oleh Senior Economist DBS Bank, Radhika Rao, yang menyatakan bahwa angka tersebut dapat direvisi sesuai dengan keputusan kebijakan suku bunga yang diambil oleh bank sentral AS, Federal Reserve.

Rao menekankan bahwa, meskipun terdapat ketidakpastian di pasar, mata uang rupiah kemungkinan besar akan tetap berada di atas level Rp18.000. Ia menyatakan keyakinan bahwa tidak ada faktor yang cukup kuat untuk menyebabkan pelemahan tajam dalam nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dalam waktu dekat.

Menurut Rao, untuk terjadinya penurunan signifikan, diperlukan beberapa faktor negatif yang mempengaruhi pasar. Saat ini, ia percaya bahwa potensi pelemahan terbesar hanya berasal dari kebijakan global, terutama yang dikeluarkan oleh The Fed, yang dapat memberikan dampak besar pada perekonomian Indonesia.

Analisis Pergerakan Nilai Tukar Rupiah di Pasar Global

Rao menjelaskan bahwa saat ini sentimen risiko di pasar masih cukup tinggi, yang membuat investor asing cenderung berhati-hati dalam melakukan investasi. Jika investor memilih untuk mengalihkan investasinya ke negara lain, seperti Korea, hal ini dapat mempengaruhi posisi investasi di Indonesia secara signifikan.

Ia lebih lanjut menyoroti bahwa, saat ini, perbandingan investasi tidak hanya terjadi antar negara-negara Asia, tetapi juga antar negara berkembang secara global. Hal ini menekankan pentingnya bagi Indonesia untuk tetap kompetitif di pasar internasional untuk menarik minat investasi asing.

Rao juga membahas mengenai perbedaan imbal hasil antara aset Indonesia dan imbal hasil bebas risiko yang ditawarkan oleh AS. Ia mencatat bahwa dengan imbal hasil di kisaran 4,5%-4,6%, selisih sekitar 2%-2,5% mungkin belum cukup untuk mengimbangi risiko investasi di Indonesia, yang membangun keraguan di kalangan investor asing.

Peran Kebijakan Moneter dalam Stabilitas Rupiah

Meskipun ada tantangan dari faktor-faktor eksternal, Rao menilai bahwa kebijakan stabilitas yang diterapkan oleh Bank Indonesia sangat tepat. Kebijakan ini terlihat dari keputusan Bank Indonesia untuk menaikkan suku bunga acuan sebanyak 100 basis poin di sepanjang tahun ini, yang bertujuan untuk menstabilkan pasar keuangan.

Langkah-langkah non-suku bunga yang diambil Bank Indonesia juga dinilai berkontribusi positif terhadap stabilisasi pasar. Rao percaya bahwa kebijakan tersebut berhasil menjaga pasar obligasi dan secara psikologis mempengaruhi kepercayaan investor di dalam negeri.

Adanya langkah-langkah proaktif ini menunjukkan komitmen Bank Indonesia untuk menciptakan kondisi perekonomian yang stabil dan mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan. Hal ini menjadi penting untuk menjaga alat-alat investasi dan keuangan tetap menarik bagi para investor.

Outlook Ekonomi dan Mata Uang di Tahun Mendatang

Dalam pandangannya, kembalinya nilai tukar rupiah ke angka Rp17.000 per dolar AS masih mungkin terjadi, namun sangat tergantung pada kekuatan dolar AS itu sendiri. Rao mengindikasikan bahwa diperlukan lompatan signifikan dalam nilai tukar dolar untuk menggerakkan rupiah ke arah yang lebih kuat.

Ia menegaskan bahwa stabilisasi ini tidak hanya bergantung pada faktor domestik, tetapi juga interaksi pasar dalam konteks global yang lebih luas. Setiap perubahan kebijakan moneter yang terjadi baik di Indonesia maupun AS akan berpengaruh besar terhadap nilai tukar ini.

Rao pun memperingatkan bahwa investor harus memperhatikan berbagai risiko yang ada. Keputusan yang diambil oleh Bank Indonesia dan pergerakan kebijakan moneter AS akan sangat menentukan arah pergerakan nilai tukar, dan investor harus memproyeksikan skenario yang mungkin terjadi dalam jangka pendek maupun panjang.

Tags: AsingDolarDollarEkonomKapanKembaliPrediksiRp17.000
Share197Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kondisi Terbaru Anggota DPR Gus Hilman Setelah Kecelakaan Maut

Detik-detik Tabrak Lari dan Diamuk Massa di Jakbar

June 23, 2026
Raperda Pelindungan Perempuan DKI dari Hulu ke Hilir Sedang Dibahas

Raperda Pelindungan Perempuan DKI dari Hulu ke Hilir Sedang Dibahas

May 21, 2026
Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

Penyesuaian Operasional Transjakarta di 22 Rute Khusus Hari Minggu Besok

May 16, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Kasus ISPA Meningkat, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September

Kasus ISPA Meningkat, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September

September 9, 2026
Investor Wajib Baca, S&P Global Berikan Berita Positif Tentang BBRI

Investor Wajib Baca, S&P Global Berikan Berita Positif Tentang BBRI

September 9, 2026
Kubu Febrie Heran Tersangka Diperiksa Menggunakan Rujukan Instansi Lain

Kubu Febrie Heran Tersangka Diperiksa Menggunakan Rujukan Instansi Lain

September 8, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In