Perusahaan tambang milik negara baru saja mengumumkan perubahan signifikan dalam jajaran Direksi dan Komisarisnya. Pergantian ini merupakan hasil dari keputusan yang diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang berlangsung baru-baru ini, di mana berbagai langkah strategis untuk perkembangan perusahaan didiskusikan dan disepakati.
Keputusan ini diambil dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja perusahaan sebagai salah satu entitas vital di industri pertambangan. Langkah ini diharapkan dapat mendongkrak potensi perusahaan dan memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham serta masyarakat luas.
Dalam rapat tersebut, pemegang saham memutuskan untuk mengangkat Arini Kasmira sebagai Direktur Keuangan yang baru, menggantikan Arianto Sabtonugroho Rudjito. Selain itu, Aryanto Wibowo juga dilantik sebagai Komisaris baru menggantikan M. Rudy Salahuddin Ramto, yang menandai perubahan strategis dalam kepemimpinan perusahaan.
Pembagian Dividen yang Menguntungkan untuk Pemegang Saham
Salah satu poin penting dalam rapat tersebut adalah persetujuan pembagian dividen sebesar Rp5,04 triliun. Jumlah ini setara dengan Rp210 per saham, yang mencerminkan komitmen perusahaan untuk memberi imbal hasil kepada para pemegang saham dari laba yang diperoleh tahun lalu.
Dividen ini merupakan 70% dari laba bersih yang dicatat pada tahun buku 2025, menunjukkan bahwa perusahaan tetap berkomitmen untuk membagi keuntungan yang dihasilkan. Angka ini juga menunjukkan besarnya dividend yield, yaitu sekitar 7,63% berdasarkan harga saham per 10 Juni 2026 yang tercatat di Rp2.750 per saham.
Dengan adanya dividen yang cukup besar ini, pemegang saham dapat merasa lebih optimis terhadap kinerja perusahaan ke depan. Hal ini juga diharapkan dapat menarik investor baru yang ingin berpartisipasi dalam pertumbuhan perusahaan.
Perubahan Nomenklatur Jabatan Direksi dan Komisaris
Pada Rapat Umum Pemegang Saham, selain pengangkatan jajaran baru, juga disepakati adanya perubahan nomenklatur jabatan untuk Direksi perusahaan. Ini dilakukan untuk menciptakan struktur manajemen yang lebih ramping dan efisien, yang dapat merespons perubahan pasar dengan lebih cepat.
Direksi baru nantinya akan bertanggung jawab atas berbagai aspek strategis perusahaan. Mereka diharapkan dapat membawa perspektif baru yang segar dan inovatif dalam rangka mengoptimalkan sumber daya yang ada.
Berikut adalah susunan terbaru dari Direksi dan Komisaris perusahaan yang telah disetujui dalam rapat tersebut. Ini adalah langkah penting dalam mempertegas arah kebijakan perusahaan ke depan.
Susunan Jajaran Direksi dan Komisaris Terbaru
Direktur Utama perusahaan dijabat oleh Untung Budiharto, sementara Hartono menjabat Direktur Pengelolaan Sumber Daya Mineral. Ini adalah posisi strategis penting yang akan mempengaruhi kebijakan operasional perusahaan di masa mendatang.
Direktur untuk bidang strategis dan operasi hilir dipercayakan kepada I Dewa Bagus Sugata Wirantaya, sementara Handi Sutanto akan menangani direktorat strategi korporasi dan pengembangan usaha. Jabatan Direktur Keuangan diisi oleh Arini Kasmira, yang diharapkan dapat membawa pembaharuan dalam pengelolaan keuangan perusahaan.
Di sisi lain, posisi Sumber Daya Manusia dan Transformasi Korporasi dijabat oleh Ratih Dewihandajani Lindawardhani Amri, yang memiliki pengalaman dan keahlian di bidangnya. Semua jabatan ini diharapkan dapat saling bersinergi demi mencapai visi dan misi perusahaan.
Untuk jajaran Komisaris, posisi Komisaris Utama dipegang oleh Irwandy Arif, yang juga menjabat sebagai Komisaris Independen. Elen Setiadi, Ridwan, Rudy Sufahriadi, Aryanto Wibowo, dan Pius Lustrilanang melengkapi susunan komisaris yang baru. Dengan kombinasi pengalaman dan latar belakang yang beragam, mereka diharapkan dapat memberikan pengawasan dan masukan yang konstruktif untuk perusahaan.






















