• Latest
  • Trending
  • All
4 Wartawan Terkena Kekerasan saat Meliput Demo di Aceh, Polisi Berkomentar

4 Wartawan Terkena Kekerasan saat Meliput Demo di Aceh, Polisi Berkomentar

May 16, 2026
Kasus ISPA Meningkat, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September

Kasus ISPA Meningkat, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September

September 9, 2026
Investor Wajib Baca, S&P Global Berikan Berita Positif Tentang BBRI

Investor Wajib Baca, S&P Global Berikan Berita Positif Tentang BBRI

September 9, 2026
Kubu Febrie Heran Tersangka Diperiksa Menggunakan Rujukan Instansi Lain

Kubu Febrie Heran Tersangka Diperiksa Menggunakan Rujukan Instansi Lain

September 8, 2026
Pramono Ingatkan Warga Hati-hati Terhadap Risiko Kebakaran di Musim El Nino

Pramono Ingatkan Warga Hati-hati Terhadap Risiko Kebakaran di Musim El Nino

September 8, 2026
Percepat Bantuan Bencana NTT, Pemda Diminta Segera Bergerak

Percepat Bantuan Bencana NTT, Pemda Diminta Segera Bergerak

September 8, 2026
Tim Khusus Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Tim Khusus Cari 5 Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

September 8, 2026
Wamendagri Tekankan 26 Pemda Papua Untuk Pencairan Otsus Tahap II

Wamendagri Tekankan 26 Pemda Papua Untuk Pencairan Otsus Tahap II

September 8, 2026
Laba Melonjak 445%, SMGR Ungkap Strategi Bisnis Tahun Ini

Laba Melonjak 445%, SMGR Ungkap Strategi Bisnis Tahun Ini

September 8, 2026
Kantor Loker Bodong di Pasar Minggu Kembalikan Uang Tiga Korban

Kantor Loker Bodong di Pasar Minggu Kembalikan Uang Tiga Korban

September 8, 2026
Febrie Adriansyah Diperiksa Lagi dalam Kasus Asabri

Febrie Adriansyah Diperiksa Lagi dalam Kasus Asabri

September 8, 2026
Gunung Anak Krakatau Terus Meletus

Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali Sejak Dini Hari Sampai Pagi Ini

September 8, 2026
Banjir Rendam 16156 Rumah di Muratara Sumsel, 1 Balita Meninggal Dunia

Hujan Deras Sebabkan Banjir di Tiga Wilayah Sumut, Ribuan Warga Terimbas

September 8, 2026
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sunday, September 13, 2026
  • Login
Ademsari.co.id
  • News
  • Health
  • Tekno
  • Edukasi
  • Lifestyle
  • Travel
No Result
View All Result
Ademsari.co.id
No Result
View All Result
Home Edukasi

4 Wartawan Terkena Kekerasan saat Meliput Demo di Aceh, Polisi Berkomentar

by Hendri
May 16, 2026
in Edukasi
0
4 Wartawan Terkena Kekerasan saat Meliput Demo di Aceh, Polisi Berkomentar
492
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sejumlah jurnalis mengalami tindak intimidasi dan kekerasan saat meliput demonstrasi penolakan terhadap Pergub Aceh Nomor 2 Tahun 2026 mengenai Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) di Kantor Gubernur Aceh pada Rabu (13/5). Insiden ini tidak hanya mengguncang dunia jurnalistik, tetapi juga menimbulkan sorotan terhadap perlindungan media dalam menjalankan tugasnya di lapangan.

Di tengah kericuhan antara massa protes dan aparat, laporan menunjukkan bahwa empat jurnalis mengalami intimidasi dan perampasan alat kerja mereka. Ketegangan ini lantas memicu reaksi keras dari berbagai elemen masyarakat yang peduli akan kebebasan pers dan hak jurnalis.

Di antara korban dalam insiden ini adalah jurnalis bernama Dani Randi. Saat berusaha melindungi diri dari kericuhan, Dani menghadapi berbagai ancaman yang menghalangi tugasnya sebagai jurnalis.

Keputusan dan Intimidasi yang Dihadapi Jurnalis di Lapangan

Ketika aparat mulai menghalau massa, Dani berlari menuju Gedung Serbaguna Balee Meuseuraya Aceh (BMA) untuk mencari perlindungan. Di tempat tersebut, ia berupaya menulis laporan perkembangan situasi menggunakan tablet, sementara baterai ponselnya habis.

Namun, beberapa menit kemudian, aparat berpakaian preman mulai menyisir tempat perlindungan tersebut. Dani saat itu menunjukkan kartu identitas persnya, namun usaha tersebut tampaknya sia-sia karena aparat berada dalam kondisi emosional dan tidak menerima penjelasan dengan baik.

Menurut pengakuan Dani, aparat berusaha merampas tablet dan ponsel dari tangannya. Dalam keadaan terperangkap akibat gas air mata, ia kesulitan melihat siapa saja yang mengerumuninya, sebuah kondisi yang sangat rentan bagi seorang jurnalis.

Sikap Komite Keselamatan Jurnalis dalam Menghadapi Kekerasan

Setelah situasi mereda, Dani sempat mendapatkan kembali alat kerjanya, namun ia tetap dipaksa untuk menghapus dokumen liputannya. Keberaniannya untuk tidak menghapus rekaman tersebut, membuatnya diminta meninggalkan gedung.

Jurnalis lainnya, seperti Hulwa Dzakira, Helena, dan Nora juga mengalami perlakuan serupa, di mana mereka dipaksa menghapus rekaman saat aparat menghalau massa. Situasi ini memicu kekhawatiran akan keselamatan dan kebebasan pers di Aceh.

Menanggapi insiden yang melibatkan jurnalis, Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Aceh mengutuk berbagai tindakan yang mengarah pada kekerasan terhadap jurnalis. Mereka menegaskan bahwa intimidasi dan perampasan alat kerja bertentangan dengan prinsip kemerdekaan pers yang harus dilindungi.

Pernyataan dari Pihak Kepolisian Mengenai Insiden Terkait Jurnalis

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Andi Kirana, mengambil langkah untuk menindaklanjuti laporan tersebut. Dalam pernyataannya, Andi menyatakan telah bertemu dengan jurnalis yang mengalami intimidasi dan berkomitmen untuk mengusut kasus ini lebih lanjut.

Andi meminta maaf atas kejadian tersebut, mengklaim bahwa kondisi pada saat itu telah tidak terkendali. Ia juga mencatat bahwa sejumlah tindakan oleh oknum aparat yang tidak sesuai prosedur perlu dievaluasi agar tidak terulang di masa mendatang.

Kapolresta menegaskan bahwa pihaknya telah memberikan arahan kepada seluruh personel untuk tidak melakukan tindakan intimidasi terhadap wartawan saat meliput berita, terutama di tengah situasi kericuhan.

Reaksi dan Aspirasi Masyarakat Terhadap Kebijakan Jaminan Kesehatan

Demonstrasi yang diadakan oleh Aliansi Rakyat Aceh (ARA) bertujuan untuk menuntut pencabutan Pergub Aceh Nomor 2 Tahun 2026 tentang JKA. Massa beranggapan bahwa regulasi ini merugikan masyarakat dan bertentangan dengan Qanun JKA.

Kericuhan terjadi ketika demonstran mencoba menembus barikade yang dibentuk aparat keamanan. Aksi saling dorong dan lemparan botol memicu polisi untuk menggunakan water cannon untuk membubarkan ikatan massa secara paksa.

Rasa frustrasi massa semakin meningkat ketika pihak kepolisian menembakkan gas air mata untuk memecah kerumunan. Tindakan ini memicu reaksi keras dari para demonstran, yang mempertahankan posisi mereka di depan kantor gubernur hingga larut malam.

Demonstrasi ini diwarnai dengan berbagai tuntutan, di antaranya menghapuskan kebijakan yang dianggap membatasi akses layanan kesehatan gratis bagi rakyat Aceh. Dalam kondisi ini, Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, menyatakan bahwa gubernur telah memerintahkan jajaran pemerintah untuk menerima kritik dan masukan dari masyarakat sebagai evaluasi terhadap kebijakan yang ada.

Keberadaan berbagai elemen masyarakat baik dari mahasiswa dan organisasi non-pemerintah tergabung dalam aksi ini menunjukkan pentingnya dialog antara pemerintah dan masyarakat demi kepentingan bersama. Kejadian ini diharapkan menjadi momentum untuk memperbaiki pengelolaan kebijakan kesehatan di Aceh.

Tags: AcehBerkomentarDemoKekerasanMeliputPolisiSaatTerkenaWartawan
Share197Tweet123
Hendri

Hendri

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kondisi Terbaru Anggota DPR Gus Hilman Setelah Kecelakaan Maut

Detik-detik Tabrak Lari dan Diamuk Massa di Jakbar

June 23, 2026
Raperda Pelindungan Perempuan DKI dari Hulu ke Hilir Sedang Dibahas

Raperda Pelindungan Perempuan DKI dari Hulu ke Hilir Sedang Dibahas

May 21, 2026
Urgensi Pengesahan RUU KKS Menurut Akademisi dan DPR

Urgensi Pengesahan RUU KKS Menurut Akademisi dan DPR

May 12, 2026
Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Pemerintah Janji Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian

0
Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Daftar 86 Nama Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

0
Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

Dudung Tanggapi Kritik Tentang Militerisasi Kabinet: Saya Sudah Pensiun

0
Kasus ISPA Meningkat, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September

Kasus ISPA Meningkat, Banten Perpanjang PJJ Hingga 11 September

September 9, 2026
Investor Wajib Baca, S&P Global Berikan Berita Positif Tentang BBRI

Investor Wajib Baca, S&P Global Berikan Berita Positif Tentang BBRI

September 9, 2026
Kubu Febrie Heran Tersangka Diperiksa Menggunakan Rujukan Instansi Lain

Kubu Febrie Heran Tersangka Diperiksa Menggunakan Rujukan Instansi Lain

September 8, 2026
Ademsari.co.id

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home

Copyright © 2026 Ademsari.co.id.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In