loading…
Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Kamis (5/2/2026). Rekam jejak pendidikannya pun menarik untuk diulas.
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto Kamis sore ini melantik Juda Agung sebagai Wamenkeu dan Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) di Istana Kepresidenan. Turut hadir dalam pelantikan Wapres Gibran Rakabuming Raka, menteri, wamen, dan lainnya.
Juda Agung diangkat berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 3/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Masa Jabatan Tahun 2024–2029.
Keppres yang ditetapkan Presiden Prabowo di Jakarta pada tanggal 5 Februari 2026 itu, dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Nanik Purwanti.
Juda Agung adalah sosok yang dikenal luas dalam kalangan pemerintahan dan kebijakan publik. Melalui latar belakang pendidikan yang kuat, ia berhasil menempuh perjalanan karier yang mengesankan sebelum menjabat sebagai Wamenkeu.
Kiprah Juda dalam dunia pendidikan dan keuangan mencerminkan dedikasi serta keahliannya yang tidak diragukan lagi. Dengan pengalaman yang kaya, ia diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan pada Kementerian Keuangan.
Profil dan Latar Belakang Pendidikan Juda Agung yang Menarik
Juda Agung mengawali pendidikan tinggi di Institut Pertanian Bogor (IPB), di mana ia meraih gelar sarjana di bidang ekonomi. Pendidikan di IPB memberikan landasan yang kuat dalam pemahaman ekonomi dan manajemen sumber daya yang diperlukan dalam tugasnya.
Selanjutnya, ia melanjutkan pendidikan pascasarjana di Universitas Birmingham di Inggris. Di sana, ia mendalami ilmu ekonomi yang lebih kompleks dan strategis, yang mempersiapkannya untuk peran penting di Kementerian Keuangan.
Dengan latar belakang pendidikan internasional tersebut, Juda membawa perspektif baru ke dalam kebijakan ekonomi Indonesia. Ia dianggap sebagai sosok yang dapat menjembatani antara teori dan praktik dalam dunia keuangan.
Kiprah Sebelum Menjadi Wakil Menteri Keuangan
Sebelum dilantik, Juda Agung telah memegang berbagai posisi strategis dalam pemerintahan. Pengalamannya di sejumlah lembaga keuangan membuatnya familiar dengan dinamika dan tantangan yang dihadapi sektor publik.
Juda juga pernah terlibat dalam berbagai proyek pengembangan kebijakan yang berdampak langsung pada perekonomian nasional. Hal ini menunjukkan bahwa ia memiliki kemampuan untuk merancang dan menerapkan kebijakan yang efektif dan efisien.
Kiprahnya yang mencolok telah menarik perhatian banyak pihak, sehingga tidak mengherankan jika ia akhirnya terpilih untuk menduduki posisi Wamenkeu. Harapannya, peran ini akan semakin memperkuat pengelolaan keuangan negara.
Tugas dan Tanggung Jawab sebagai Wakil Menteri Keuangan
Sebagai Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung memiliki tanggung jawab yang besar dalam merumuskan dan menerapkan kebijakan fiskal. Ia dituntut untuk bekerja sama dengan berbagai instansi untuk memastikan sinergi dalam pengelolaan keuangan negara.
Juda akan berfokus pada upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran. Hal ini penting untuk membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah.
Selain itu, ia juga diharapkan dapat membantu Menteri Keuangan dalam menangani isu-isu ekonomi yang kompleks, menghadapi tantangan global, serta berkontribusi dalam pengembangan kebijakan yang berkelanjutan. Ini termasuk upaya untuk menarik investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.







