loading…
BINUS University melalui Program Studi Psikologi, Faculty of Humanities, kembali menegaskan perannya sebagai pelopor pengembangan Digital Psychology di Indonesia. Forum ini diadakan untuk mengeksplorasi lebih jauh potensi psikologi digital dalam masyarakat.
Acara ini, yang berlangsung di BINUS @Bandung, Dago Campus, mengundang banyak pakar untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai konsep Digital Psychology. Tema yang diangkat adalah “Digital Psychology: Introducing and Exploration in Indonesia”, yang sangat relevan dengan perkembangan teknologi saat ini.
Esther Widhi Andangsari, selaku Head of Program Psikologi BINUS University, menegaskan bahwa forum ini adalah langkah strategis untuk membangun keilmuan dan praktik Digital Psychology di Indonesia. Keberadaan Digital Psychology Forum 2025 diharapkan dapat memberikan inspirasi dan wawasan baru bagi para peserta.
Peran BINUS University dalam Mengembangkan Psikologi Digital di Indonesia
Psikologi Digital berfokus pada interaksi antara manusia dan teknologi, terutama dalam konteks kesehatan mental dan kesejahteraan. Dengan banyaknya aplikasi dan perangkat digital, penting untuk memahami bagaimana psikologi dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas penggunaannya.
BINUS University berkomitmen untuk menjadi pionir dalam pengembangan bidang ini dengan menekankan pentingnya pendekatan etis dan humanis. Konferensi ini menjadi wadah untuk berdiskusi dan berbagi praktik terbaik di lapangan.
Dengan mengundang akademisi, peneliti, dan praktisi industri, BINUS University menciptakan ruang kolaborasi yang berdampak. Peserta diharapkan dapat mengembangkan ide-ide baru yang relevan dengan konteks lokal.
Pentingnya Kolaborasi Antara Akademisi dan Praktisi dalam Psikologi Digital
Kolaborasi antara akademisi dan praktisi sangat penting dalam mengembangkan pendekatan yang efektif dalam psikologi digital. Diskusi yang diadakan dapat menghasilkan wawasan berharga mengenai bagaimana teknologi dapat digunakan secara optimal untuk kepentingan psikologi.
Forum ini menciptakan peluang bagi peserta untuk bertukar ide, pengalaman, dan strategi di bidang psikologi digital. Dengan demikian, ide-ide inovatif dapat muncul dari interaksi tersebut.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan para praktisi dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam pekerjaan mereka. Selain itu, akademisi juga dapat memperkaya penelitian mereka berdasarkan pengalaman praktis yang ada.
Tantangan dan Peluang dalam Pengembangan Digital Psychology di Era Modern
Di era digital yang semakin maju, tantangan dalam pengembangan psikologi digital tentu ada. Salah satu tantangan utama adalah memastikan bahwa teknologi tidak mengalienasi pengguna, tetapi justru memberikan dukungan yang diperlukan.
Namun, di balik tantangan tersebut, terdapat berbagai peluang untuk meningkatkan kesejahteraan mental masyarakat. Dengan pendekatan yang tepat, teknologi dapat menjadi alat yang efektif dalam memberikan intervensi psikologis.
Setiap kesempatan untuk berdiskusi dan mengembangkan praktik baru sangat penting. Dengan mengidentifikasi tantangan dan peluang ini melalui forum, para peserta dapat merumuskan solusi yang lebih baik untuk diimplementasikan dalam masyarakat.






