loading…
Pada tanggal 21 Oktober 2025, Institut Teknologi Bandung (ITB) dan PT Multipolar Technology Tbk resmi menandatangani nota kesepahaman untuk membangun Applied AI & Data Science Lab. Kolaborasi ini menjadi sebuah inisiatif strategis yang menggabungkan potensi akademis dan riset teknis yang unggul di Indonesia.
Tujuan utama dari kemitraan ini adalah untuk menarik manfaat dari kecerdasan buatan dan data science, yang memiliki potensi besar dalam berbagai sektor, termasuk perbankan, kesehatan, dan pendidikan. Ini bukan hanya sekadar kerja sama biasa, tetapi merupakan langkah krusial dalam menjembatani dunia akademis dengan industri.
Rektor ITB, Prof Tatacipta Dirgantara, menyatakan bahwa kolaborasi ini akan memastikan bahwa riset dan talenta yang dimiliki oleh ITB dapat berkontribusi dan diterapkan secara langsung untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Dengan penggabungan berbagai disiplin ilmu, ini merupakan kesempatan penting bagi kedua belah pihak.
Membangun Laboratorium AI dan Data Science di ITB
Dalam upaya untuk menghadapi tantangan yang ada, laboratorium ini dirancang untuk menjadi pusat penelitian yang fokus pada penerapan nyata kecerdasan buatan. ITB, sebagai lembaga pendidikan tinggi terkemuka, berkomitmen untuk menghasilkan riset yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Kemitraan ini memungkinkan Multipolar Technology untuk mengintegrasikan hasil riset ITB ke dalam layanan dan produk mereka. Dengan demikian, inovasi yang dihasilkan dapat langsung dimanfaatkan oleh sektor-sektor yang memerlukan solusi berbasis AI.
Di dalam laboratorium ini, berbagai penelitian dan eksperimen akan dilakukan untuk mengeksplorasi potensi AI dalam meningkatkan efisiensi operasional. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan solusi yang praktis dan siap digunakan oleh berbagai perusahaan.
Peran Multipolar Technology dalam Transformasi Digital
Multipolar Technology memainkan peran kunci sebagai penggerak utama dalam adopsi kecerdasan buatan di Indonesia. Dengan pengalaman dan keahlian di bidang teknologi, mereka siap untuk membawa inovasi yang dihasilkan oleh ITB ke pasar dengan lebih cepat.
Perusahaan ini juga bertindak sebagai penyedia teknologi dan orkestrator dalam proyek-proyek yang relevan. Mereka memiliki jaringan luas yang dapat menjangkau 50 juta pelanggan di sembilan sektor yang berbeda.
Inisiatif ini diharapkan tidak hanya memperkuat posisi Multipolar Technology sebagai pemimpin di industri, tetapi juga memberi dampak positif bagi perekonomian. Transformasi digital yang dipimpin oleh perusahaan ini berpotensi untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru serta mendorong pertumbuhan sektor teknologi di tanah air.
Manfaat Bagi Sektor Industri dan Pendidikan
Dari segi industri, kolaborasi ini diharapkan dapat membawa manfaat langsung yang signifikan. Banyak sektor yang dapat mengadopsi teknologi canggih seperti AI untuk meningkatkan daya saing dan efisiensi operasional mereka.
Selain itu, para mahasiswa dan peneliti di ITB akan mendapatkan pengalaman langsung dalam pengembangan teknologi yang mutakhir. Keterlibatan mereka dalam proyek nyata akan memperkaya pengetahuan dan keterampilan yang mereka miliki.
Inisiatif ini juga menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara institusi pendidikan dan sektor industri bisa menghasilkan inovasi yang bermanfaat. Hal ini memperlihatkan pentingnya sinergi dalam menciptakan ekosistem yang mendukung perkembangan teknologi di Indonesia.







