Mengakhiri tur dunia mereka dengan penuh emosi, BLACKPINK menutup babak perjalanan yang luar biasa di Hong Kong pada 26 Januari 2026. Momen tersebut tidak hanya menjadi penutup, tetapi juga memicu berbagai spekulasi di kalangan penggemar dan media mengenai masa depan grup legendaris ini.
Hari-hari setelah penutupan tur ini, suara-suara dari para penggemar semakin meluas, mengekspresikan keprihatinan mereka tentang kemungkinan pembubaran grup. Dalam kekhawatiran ini, berbagai berita mulai beredar dan menyoroti tanda tanya besar yang mengintai di benak banyak orang.
Salah satu artikel tepat setelah tur berakhir ditulis oleh Forbes, yang menyebutkan bahwa pertanyaan utama kini bukan lagi pencapaian yang diraih oleh BLACKPINK, melainkan langkah mereka selanjutnya. Inilah saatnya bagi keempat anggota untuk mengambil keputusan penting berkenaan dengan karier mereka di industri musik ini.
Dikabarkan bahwa meskipun anggota grup telah memperbarui kontrak kolektif mereka dengan YG Entertainment pada Desember 2023, situasinya berbeda pada tingkat individu. Mereka malah memilih untuk mendirikan label independen masing-masing, menunjukkan keinginan untuk mengeksplorasi karier solo mereka lebih dalam.
Perubahan Kontrak dan Langkah Menuju Mandiri
Dalam periode transisi ini, masing-masing anggota memiliki pendekatan yang unik terkait karier mereka. Jennie, misalnya, telah memulai Odd Atelier, yang menandakan keinginannya untuk memberikan lebih banyak warna dalam karya seninya. Ini bukan hanya tentang musik, tetapi juga tentang ekspresi diri yang lebih luas.
Lisa tidak kalah ambisius, dengan meluncurkan Lloud sebagai label miliknya sendiri. Langkah ini menunjukkan bahwa ia ingin mengeksplorasi bakat-bakat baru dan memberi platform bagi seniman-seniman muda. Keputusan ini menunjukkan daya tarik Lisa bukan hanya sebagai penyanyi, melainkan juga sebagai seorang produser.
Sementara itu, Jisoo membuka Blissoo, yang diharapkan akan menjadi wadah bagi karyanya di dunia seni. Inisiatif ini mencerminkan kecintaannya terhadap seni dan fashion, memungkinkan dia untuk menjelajahi di luar ranah musik. Apa yang kita lihat adalah keinginan kuat untuk mengukir jalannya sendiri.
Rosé, di sisi lain, memilih untuk menandatangani kontrak dengan The Black Label, anak perusahaan YG. Ini menunjukkan bahwa meskipun ia menjelajahi karier solo, ia tetap terhubung dengan rumah yang membesarkan namanya. Rosé menunjukkan kecerdasan secara strategis dalam memadukan pengalaman grup dan eksplorasi individu.
Tanda Tanya Besar di Industri K-pop
Dengan semua perkembangan ini, masa depan BLACKPINK menjadi salah satu tanda tanya terbesar di industri K-pop. Beberapa pengamat industri menilai bahwa keputusan ini membuka peluang baru namun juga mengandung risiko bagi keberlanjutan grup. Sangat wajar jika banyak yang mempertanyakan apakah mereka bisa tetap bersatu di tengah berbagai proyek solo yang beragam.
Disisi lain, keputusan untuk mendirikan label independen menunjukkan kekuatan kreatif masing-masing anggota. Ini adalah langkah penting untuk mengasi dan mengelola karier mereka sendiri, yang semakin menjadi tren di kalangan artis K-pop saat ini. Terlebih, dengan keterlibatan langsung dalam produksi, mereka bisa lebih mengontrol visi artistik yang ingin dicapai.
Waktu menjadi penting, dengan berbagai spekulasi tentang negosiasi ulang yang diperkirakan akan terjadi pada paruh kedua tahun 2026. Banyak yang berpikir bahwa ini adalah momen krusial yang dapat menentukan apakah BLACKPINK akan melanjutkan sebagai kelompok atau masing-masing akan mengejar karier solo sepenuhnya.
Media juga mencatat bahwa BLACKPINK telah menaikkan standar bagi grup K-pop lainnya dengan kesuksesan internasional mereka. Pertanyaannya kini adalah, apakah mereka bisa mempertahankan momentum tersebut sambil mengejar kebebasan kreatif yang mereka inginkan?
Respons Penggemar dan Harapan ke Depan
Reaksi penggemar terhadap berita ini sangat beragam, dengan sebagian merasa khawatir tetapi banyak juga yang memberikan dukungan penuh. Penggemar BLACKPINK menunjukkan loyalitas yang luar biasa, mencintai setiap langkah yang diambil oleh anggota dalam karier mereka. Identitas grup bukan hanya tentang musik, tetapi tentang hubungan yang telah terjalin dengan penggemar selama bertahun-tahun.
Meski berbagai spekulasi bermunculan, harapan untuk BLACKPINK tetap tinggi. Banyak yang percaya bahwa apapun yang terjadi di kemudian hari, keempat anggota akan saling mendukung satu sama lain. Kesuksesan mereka dalam tur dunia hanya menegaskan komitmen mereka terhadap seni dan menciptakan kenangan padanya.
Kita harus ingat bahwa dunia hiburan terus berubah dan para artis memiliki hak untuk menjelajahi jalur yang berbeda. BLACKPINK kini berada di persimpangan penting yang dapat menentukan arah karier mereka. Daya tarik dan kekuatan mereka terletak pada kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan.
Sementara waktu berlalu dan keputusan penting diambil, satu hal yang pasti—BLACKPINK akan tetap menjadi ikon yang inspiratif di industri musik. Para penggemar, media, dan seluruh dunia K-pop akan terus mengawasi setiap langkah mereka di masa depan.







