loading…
Jejak pendidikan dan karier Vokalis band Element, Lucky Widja, meninggal dunia pada Minggu (25/1/2026) pukul 22.26 WIB di RS Halim, Jakarta. Penyanyi berbakat ini meninggalkan banyak kenangan bagi penggemarnya, terutama dalam dunia musik dan akting.
Dengan latar belakang pendidikan di bidang Arsitektur, Lucky memilih untuk berkarier di dunia hiburan. Pilihan ini membawa dirinya ke jalur yang sangat berbeda, tetapi passion-nya pada seni tak terbantahkan.
Lucky mengembuskan napas terakhir di usia 49 tahun setelah berjuang melawan penyakit tuberkulosis (TB) ginjal yang dideritanya sejak empat tahun terakhir. Berjuang melawan sakit ini menjadi bagian dari perjalanan hidup yang penuh makna.
Pendidikan dan Awal Karier Lucky Widja yang Inspiratif
Lucky Widja adalah sosok yang menunjukkan bahwa pendidikan tidak selalu menentukan jalur karier seseorang. Meskipun berlatar belakang Arsitektur, cintanya terhadap musik membawanya ke banyak panggung.
Ia memulai karier musiknya bersama band Element, yang dengan cepat mendapatkan perhatian publik. Dalam setiap penampilannya, ia selalu berhasil menyuguhkan karya yang berkualitas.
Kariernya tidak hanya terbatas pada musik; Lucky juga menjajal dunia akting. Terlibat dalam beberapa proyek film, bakatnya dalam berakting menunjukkan bahwa ia adalah seniman serba bisa.
Perjuangan Melawan Penyakit yang Menghantuinya
Kondisi kesehatan Lucky Widja diketahui terus menurun dalam tiga tahun terakhir. Penyakit tuberkulosis ginjal yang diidapnya menjadi perjalanan yang sangat berat.
Menurut penjelasannya dalam sebuah podcast, penyakit ini tidak hanya menyerang satu titik, melainkan telah menyebar ke berbagai bagian tubuhnya. Hal ini menambah beban yang harus ditanggungnya dalam perjuangan melawan sakit.
Deteksi awal penyakit ini terjadi saat Lucky tiba-tiba pingsan di tahun 2022. Ketika itu, ia tidak menyangka bahwa kondisi fisiknya sudah parah.
Reaksi Masyarakat terhadap Kepergian Lucky Widja
Kabar meninggalnya Lucky Widja menjadi duka yang mendalam bagi banyak pihak. Keluarga, sahabat, dan penggemar merasa kehilangan sosok yang telah memberikan banyak warna dalam dunia musik.
Ungkapan belasungkawa datang dari berbagai kalangan, termasuk rekan-rekannya di dunia musik. Ferdy Tahier, drummer Element, mengungkapkan rasa dukanya di akun media sosialnya.
Banyak penggemar dan sahabat yang mengenang karyanya serta menyampaikan betapa besar pengaruhnya di industri musik Indonesia. Kepergiannya meninggalkan luka yang dalam di hati banyak orang.







