loading…
Kemendikdasmen akan melanjutkan pelaksanaan TKA pada 2026 untuk jenjang SD dan SMP. Foto/BKHM.
JAKARTA – Tes Kemampuan Akademik (TKA) akan dilanjutkan pada 2026 untuk jenjang SD /MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat. Berikut ini jadwal lengkapnya.
Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Toni Toharudin, menjelaskan bahwa pelaksanaan TKA SD dan SMP 2026 bertujuan untuk memperkuat fondasi pembelajaran sejak usia dini. Dengan langkah ini, pemerintah berharap dapat mendorong peningkatan mutu pendidikan secara sistematik dan berkelanjutan.
Baca juga: Hasil TKA 2025 Sudah Bisa Diakses, Sertifikat Dibagikan Mulai 5 Januari 2026
Berikut ini adalah jadwal rencana TKA 2026 untuk jenjang SD-SMP yang disampaikan Toni dalam Taklimat Media TKA yang diadakan beberapa waktu lalu.
Jadwal TKA 2026 yang Ditetapkan oleh BSKAP
Pendaftaran untuk TKA 2026 akan berlangsung dari 19 Januari hingga 28 Februari 2026. Jadwal tersebut diharapkan memberi waktu yang cukup bagi calon peserta dalam mempersiapkan diri.
Simulasi TKA juga akan diselenggarakan sebagai bagian dari persiapan. Simulasi untuk SMP dijadwalkan berlangsung dari 23 Februari hingga 1 Maret 2026.
Sementara itu, simulasi untuk SD akan dilakukan dari 2 Maret hingga 8 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang pelaksanaan TKA sesungguhnya.
Pentingnya TKA untuk Pendidikan di Indonesia
TKA memiliki peran vital dalam mengukur kemampuan akademik peserta didik. Dengan adanya TKA, pemerintah dapat mengevaluasi kualitas pendidikan yang diterima oleh siswa di berbagai jenjang.
Hal ini juga memberi kesempatan bagi siswa untuk mengetahui potensi mereka dalam bidang akademik. Melalui hasil TKA, siswa dapat memperoleh informasi yang berguna untuk perencanaan pendidikan ke depan.
Dengan demikian, TKA bukan hanya sekadar ujian, tetapi juga alat untuk pengembangan diri setiap siswa. Hasil dari TKA dapat menjadi acuan bagi sekolah dalam menyusun program pembelajaran yang lebih baik.
Persiapan Peserta TKA yang Harus Diperhatikan
Penting bagi siswa untuk mempersiapkan diri sebelum mengikuti TKA. Mereka perlu memahami materi yang akan diujikan agar dapat memberikan performa terbaik saat ujian.
Selain belajar dari buku, siswa juga disarankan untuk mengikuti simulasi yang diadakan. Simulasi ini dapat membantu mereka familiar dengan jenis soal dan waktu yang tersedia saat ujian sesungguhnya.
Orangtua juga memiliki peran penting dalam mendukung persiapan anak. Dengan memberikan motivasi dan sumber belajar yang memadai, anak dapat lebih siap menghadapi TKA.
Dampak Positif TKA Terhadap Kualitas Pendidikan Nasional
Melalui pelaksanaan TKA, pemerintah dapat memantau dan mengevaluasi sistem pendidikan di seluruh Indonesia. TKA memberikan data yang akurat terkait hasil belajar siswa.
Dari hasil evaluasi tersebut, pemerintah dapat mengambil kebijakan untuk perbaikan sistematis. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di seluruh daerah, termasuk daerah terpencil.
Dengan demikian, TKA tidak hanya berkontribusi pada perkembangan individu siswa, tetapi juga pada perbaikan pendidikan secara keseluruhan. Ini menunjukkan bagaimana pendidikan bisa menjadi lebih berkualitas dan merata.
Mengantisipasi Tantangan dalam Pelaksanaan TKA
Pelaksanaan TKA tentu tidak lepas dari tantangan. Salah satu tantangan yang sering dihadapi adalah kesenjangan pendidikan antara daerah maju dan daerah terpencil.
Pemerintah perlu mengembangkan strategi yang tepat untuk memastikan bahwa setiap siswa mendapatkan kesempatan yang sama. Hal ini bisa meliputi penguatan infrastruktur pendidikan di daerah yang kurang berkembang.
Selain itu, aspek teknis pelaksanaan seperti akses teknologi juga perlu dipertimbangkan. Dengan memastikan semua siswa dapat mengakses informasi terbaru, pelaksanaan TKA bisa berjalan lebih efektif.






