loading…
SMA Labschool Jakarta kembali menyelenggarakan kegiatan tahunan Trip Observasi (TO) ke-53 yang diikuti oleh 291 siswa di Desa Sumurugul, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 16-20 Oktober 2025, dan diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga bagi seluruh siswa.
Tema tahun ini sangat menarik, yaitu “Implementasi Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Melalui Kegiatan Trip Observasi untuk Membangun Generasi Unggul, Cerdas, dan Berwawasan Global.” Melalui tema ini, diharapkan siswa dapat menginternalisasi nilai-nilai kebiasaan baik yang akan membentuk karakter mereka.
Trip Observasi merupakan program kokurikuler yang bertujuan untuk mengembangkan kecakapan hidup siswa. Dengan melakukan observasi di desa, peserta didik dapat belajar langsung dari lingkungan dan masyarakat setempat.
Pengalaman Berharga dalam Belajar di Lingkungan Desa
Kegiatan ini memberi kesempatan kepada siswa untuk menikmati kehidupan pedesaan yang mungkin jauh berbeda dari kehidupan sehari-hari mereka. Dengan berinteraksi langsung dengan masyarakat, siswa dapat belajar tentang budaya dan tradisi lokal.
Melalui observasi ini, siswa diberikan tugas untuk mengamati dan menganalisis berbagai aspek kehidupan masyarakat. Hal ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan analitis dan empati mereka terhadap kondisi sosial di sekitar.
Proses observasi ini dilakukan secara terpadu, yang memungkinkan siswa mempraktikkan berbagai jenis kecakapan. Mereka tidak hanya belajar teori tetapi juga praktik langsung di lapangan.
Peningkatan Keterampilan Sosial dan Personal Siswa
Dalam kegiatan ini, siswa dilatih untuk berkomunikasi dengan efektif dan berkolaborasi dengan teman-teman mereka. Interaksi dengan warga desa memberikan ruang bagi mereka untuk belajar tentang toleransi dan kerja sama.
Selain itu, siswa juga dihadapkan pada tantangan yang memerlukan solusi kreatif. Dengan cara ini, mereka dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan inovatif.
Pengalaman di lapangan ini akan membantu siswa untuk lebih siap menghadapi tantangan di masa depan, baik di lingkungan akademik maupun sosial. Dengan keterampilan baru ini, mereka diharapkan dapat berkontribusi secara positif pada masyarakat.
Refleksi dan Evaluasi Setelah Kegiatan
Setelah kegiatan Trip Observasi, siswa diminta untuk melakukan refleksi tentang apa yang telah mereka pelajari. Proses ini penting untuk menginternalisasi pengalaman dan pengetahuan yang didapat selama observasi.
Refleksi ini juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk menyampaikan pendapat dan ide-ide mereka tentang perbaikan lingkungan sekitar. Hal ini menjadikan pengalaman belajar mereka lebih bermakna dan aplikatif.
Selain itu, evaluasi juga dilakukan untuk menilai efektivitas kegiatan. Masukan dari siswa akan digunakan untuk perbaikan kegiatan di masa yang akan datang, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih optimal.






