Di balik dinding rumah sakit yang terletak di Aceh Tamiang, upaya penyelamatan hidup terus dilakukan tanpa henti. Meski bencana alam sempat menimbulkan kekacauan dalam akses dan infrastruktur, RSUD Muda Sedia tetap menjadi harapan bagi masyarakat sekitarnya.
Dalam kondisi yang serba sulit, kolaborasi dari berbagai sektor sangat dibutuhkan agar layanan kesehatan tetap berlanjut. Situasi ini menggambarkan betapa pentingnya kerja sama untuk memulihkan kembali layanan yang telah terhenti.
Menurut Dr. Andika Putra, Direktur RSUD Muda Sedia, proses pemulihan pascabencana sangat bergantung pada kestabilan energi dan pasokan air bersih. Untuk memastikan rumah sakit berfungsi dengan baik, dua hal ini harus menjadi prioritas utama dalam pemulihan.
“Kecepatan dan kepastian dalam mengaktifkan kembali layanan medis sangat penting,” ujar Dr. Andika. Beliau menambahkan bahwa tanpa listrik, peralatan medis tidak dapat beroperasi dengan baik, sehingga dukungan dari berbagai pihak menjadi sangat berharga.
Peran Energi dalam Penanganan Bencana Kesehatan
Dalam fase pemulihan pascabencana, kestabilan listrik menjadi hal yang sangat krusial. Listrik dapat dianggap sebagai ‘nyawa’ bagi rumah sakit, karena berbagai alat medis memerlukan tenaga listrik untuk beroperasi secara optimal.
Dr. Andika mengaku sangat menghargai dukungan dalam hal pasokan bahan bakar untuk generator listrik. Hal ini penting untuk menjaga pasokan listrik rumah sakit agar tetap berjalan 24 jam tanpa terputus.
Tanpa pasokan energi yang stabil, rumah sakit tidak dapat memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada pasien. Oleh karena itu, kerjasama dengan penyedia energi menjadi salah satu kunci dalam memulihkan layanan kesehatan.
Tantangan Pasokan Air Bersih Pasca Bencana
Keterbatasan pasokan air bersih juga merupakan masalah yang tidak bisa diabaikan. Infrastruktur publik yang rusak akibat bencana membuat akses terhadap air bersih menjadi sukar.
Untuk mengatasi hal tersebut, pihak rumah sakit berkolaborasi dengan berbagai instansi untuk memastikan pasokan air bersih tetap tersedia. Setiap hari, pasokan air bersih dikirimkan untuk memenuhi kebutuhan sanitasi dan sterilitas pasien.
Dalam kondisi darurat, kebutuhan air bersih sangat mendesak, mengingat sanitasi yang baik merupakan bagian penting dalam perawatan medis. Oleh karena itu, pihak rumah sakit terus berupaya untuk menjaga ketersediaan air bersih.
Respon Tanggap Darurat dan Pemulihan Layanan Kesehatan
Sejak dibuka kembali pada 9 Desember, RSUD Muda Sedia telah berhasil memberikan layanan kepada berbagai pasien. Angka pasien rawat inap, rawat jalan, serta tindakan medis menunjukkan bahwa rumah sakit ini berusaha keras untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat.
Hingga akhir tahun 2025, lebih dari 500 pasien sudah mendapatkan layanan rawat inap. Ini menunjukkan bahwa meskipun menghadapi banyak kesulitan, rumah sakit berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan yang optimal.
Pihak rumah sakit berharap dukungan untuk pasokan air dan energi terus mengalir hingga situasi kembali normal. Seiring dengan meningkatnya jumlah pasien, setiap dukungan akan sangat membantu dalam menjaga kualitas layanan kesehatan.
Sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, pihak tertentu memberikan bantuan dalam hal logistik dan perbaikan infrastruktur. Hal ini bertujuan agar layanan medis dapat berjalan dengan baik dan optimal dalam menanggulangi keadaan darurat.
Pemenuhan nutrisi yang baik bagi tenaga medis dan pasien juga diperhatikan dengan menyediakan dukungan makanan bergizi. Dengan cara ini, keberlangsungan perawatan pasien dapat tetap terjaga.
Selain itu, pemulihan aspek sanitasi juga menjadi fokus dalam upaya menjaga kesehatan pasien dan tenaga medis. Segala upaya ini dilakukan agar fokus utama tetap berada pada penyembuhan pasien, tanpa terbebani oleh masalah logistik.
Dalam situasi darurat, kehadiran dukungan dari berbagai pihak adalah salah satu kunci untuk menjalankan kembali aktivitas rumah sakit. Dengan kolaborasi yang baik, harapan untuk memulihkan kondisi kesehatan masyarakat dapat terwujud.
Dengan demikian, peran serta masyarakat dan instansi terkait menjadi penting dalam membantu pemulihan layanan kesehatan di daerah yang terkena bencana. Setiap langkah kecil yang dilakukan memiliki dampak besar bagi kelangsungan kesehatan masyarakat.
“Energi dan air bukan hanya sekadar kebutuhan fisik, tetapi juga harapan untuk kehidupan yang lebih baik,” ungkap salah satu narasumber. Hal ini mencerminkan betapa pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak dalam situasi ini.







